Pilihan PHEV baru hadir di GIIAS Makassar
JETOUR T2 i-DM adalah SUV plug-in hybrid yang memadukan tenaga motor listrik dan mesin bensin untuk perjalanan harian maupun jarak jauh. Di GIIAS Makassar 2026, JETOUR Sales Indonesia memperkenalkannya sebagai pilihan elektrifikasi bagi warga Sulawesi Selatan, dengan harga JETOUR T2 i-DM Rp705 juta OTR Makassar. Pameran berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center. Kehadiran SUV PHEV Makassar ini menarik bukan semata karena label elektrifikasinya, melainkan karena pendekatan yang cukup praktis: berkendara dengan tenaga listrik untuk rutinitas, tanpa bergantung sepenuhnya pada pengisian daya saat perjalanan makin panjang. Namun, angka jangkauan dan efisiensi yang disampaikan merupakan klaim pabrikan; calon pembeli sebaiknya menilainya sebagai gambaran awal, bukan jaminan hasil yang sama dalam semua kondisi.

Tenaga besar, jangkauan listrik untuk rutinitas
Spesifikasi JETOUR T2 mengandalkan sistem Intelligent Dual Mode (i-DM), yang menggabungkan mesin hibrida ACTECO generasi kelima 1.5 TGDI, transmisi hibrida khusus tiga percepatan, dan dua motor listrik. Kombinasi itu menghasilkan tenaga hingga 360 PS dan torsi maksimum 610 Nm. Angka tersebut menjanjikan respons kuat, meski kebutuhan sehari-hari kemungkinan lebih banyak ditentukan oleh kenyamanan, kemudahan pengisian, serta kondisi rute. Baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh diklaim mampu membawa mobil hingga 90 km dengan tenaga listrik. Jangkauan ini berpotensi mencukupi banyak perjalanan lokal apabila baterai rutin diisi. Untuk calon pembeli, pertanyaan pentingnya bukan hanya seberapa jauh mobil bisa berjalan tanpa bensin, tetapi apakah tersedia kebiasaan dan akses pengisian yang sesuai. Tanpa itu, keunggulan berkendara listrik mungkin tidak termanfaatkan secara maksimal.

Klaim lebih dari 1.200 km memberi keluwesan
Untuk perjalanan lebih jauh, mesin bensin bekerja bersama motor listrik, dengan klaim jarak tempuh gabungan lebih dari 1.200 km. Perpaduan ini menjadi daya tarik utama T2 i-DM: tenaga listrik dapat dimanfaatkan dalam mobilitas harian, sementara mesin bensin mengurangi kekhawatiran soal jangkauan ketika bepergian antarkota. Inilah alasan angka gabungan bisa lebih relevan bagi keluarga yang tidak ingin merencanakan seluruh perjalanan berdasarkan lokasi pengisian daya. Tetap perlu diingat bahwa klaim jarak tempuh JETOUR bukan berarti setiap perjalanan akan mencapai angka tersebut. Gaya mengemudi, kondisi jalan, muatan, dan penggunaan sistem kendaraan dapat memengaruhi hasil nyata. Pengisian cepat DC disebut mampu mengisi baterai dari 30% hingga 80% dalam sekitar 27 menit. Fitur Vehicle-to-Load 3,3 kW juga dapat memasok listrik bagi perlengkapan perjalanan, sebuah nilai tambah bagi pengguna yang kerap beraktivitas di luar kota.

Harga perlu ditimbang bersama fitur dan kebutuhan
Dengan harga Rp705 juta OTR Makassar, T2 i-DM menawarkan paket yang menggabungkan kemampuan listrik, fleksibilitas mesin bensin, dan tenaga tinggi. Perlengkapan keselamatannya mencakup 15 fitur ADAS Level 2, enam airbag, serta 540° Surround Vision untuk membantu pengemudi memantau sekitar kendaraan. Fitur-fitur itu menambah daya tarik, terutama bagi pemakaian keluarga dan manuver di area parkir atau lalu lintas padat. Meski begitu, harga bukan satu-satunya dasar keputusan. Calon pembeli sebaiknya mencocokkan jarak listrik dengan pola perjalanan hariannya, mempertimbangkan akses pengisian, dan menilai seberapa sering mereka menempuh rute jauh. Pengunjung GIIAS Makassar dapat melihat lini kendaraan JETOUR dan mencoba test drive selama pameran. Kesempatan tersebut penting untuk menguji kenyamanan dan karakter berkendara secara langsung, bukan hanya mengandalkan spesifikasi di atas kertas.

Kesimpulan: menarik bagi pengguna dengan pola perjalanan beragam
JETOUR T2 i-DM menawarkan argumen yang jelas: jarak listrik hingga 90 km untuk kebutuhan lokal, tenaga gabungan 360 PS, dan klaim jangkauan gabungan lebih dari 1.200 km untuk perjalanan panjang. Kombinasi itu membuatnya patut dipertimbangkan oleh pembeli yang menginginkan pengalaman berkendara listrik tanpa melepas keluwesan mesin bensin. Namun, daya tarik tersebut paling terasa jika pemilik dapat mengisi baterai secara teratur dan memang membutuhkan kendaraan yang mampu melayani perjalanan beragam. Harga Rp705 juta OTR Makassar menempatkannya sebagai keputusan pembelian yang perlu ditimbang terhadap penggunaan nyata, bukan sekadar angka performa atau jarak tempuh. Kesimpulannya, T2 i-DM menjanjikan kompromi elektrifikasi yang praktis, tetapi kecocokannya tetap bergantung pada rutinitas, akses pengisian, dan pengalaman test drive calon pemilik.






