5 Tips Memilih Ukuran Playmat Bayi Sesuai Luas Ruangan di Rumah

Foto: Stefan Tomic/istockphoto
Memilih playmat bayi tidak bisa asal besar atau kecil. Ukuran playmat yang tepat akan membuat bayi lebih nyaman bermain sekaligus menjaga rumah tetap rapi. Banyak orang tua tergoda memilih playmat besar tanpa mempertimbangkan luas ruangan, padahal hal ini bisa membuat area rumah terasa sempit.
Sebaliknya, playmat yang terlalu kecil juga membatasi ruang gerak bayi saat aktif berguling atau merangkak. Supaya tidak salah pilih, penting untuk menyesuaikan ukuran playmat dengan kondisi rumah dan kebutuhan bayi.
Berikut ini beberapa tips praktis yang bisa kamu terapkan sebelum membeli playmat bayi.
1. Ukur Area Bermain Bayi Terlebih Dahulu
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengukur area tempat playmat akan diletakkan. Pastikan kamu mengetahui panjang dan lebar ruangan agar playmat tidak terlalu memakan tempat.
Sisakan ruang di sekeliling playmat supaya bayi tetap aman saat bergerak dan orang dewasa bisa berlalu-lalang dengan nyaman. Dengan pengukuran yang tepat, playmat akan menyatu dengan tata ruang rumah. Cara ini juga membantu menghindari pembelian playmat yang ukurannya tidak terpakai maksimal.
2. Sesuaikan Ukuran Playmat dengan Aktivitas Bayi
Aktivitas bayi akan berkembang seiring waktu, mulai dari tummy time, belajar duduk, hingga merangkak. Untuk bayi yang sudah aktif bergerak, playmat berukuran sedang hingga besar akan lebih ideal.
Namun kalau bayi masih kecil dan ruang terbatas, ukuran yang lebih compact sudah cukup untuk aktivitas dasar. Memilih ukuran sesuai fase tumbuh kembang membuat playmat lebih fungsional. Kamu pun tidak perlu sering mengganti alas bermain dalam waktu singkat.
3. Pertimbangkan Playmat Lipat untuk Ruangan Terbatas
Kalau rumahmu tidak terlalu luas, playmat lipat bisa menjadi solusi praktis. Playmat jenis ini mudah dibuka saat digunakan dan dilipat kembali setelah selesai bermain.
Ukurannya fleksibel sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi ruangan setiap hari. Selain hemat tempat, playmat lipat juga memudahkan penyimpanan. Ruangan pun tetap terlihat rapi meski bayi memiliki area bermain sendiri.
4. Pilih Ukuran yang Aman dan Tidak Terlalu Mepet Furnitur
Playmat sebaiknya tidak ditempatkan terlalu dekat dengan sofa, meja, atau lemari. Jarak yang cukup akan mengurangi risiko bayi terbentur saat bergerak aktif.
Ukuran playmat yang pas akan menciptakan zona aman khusus untuk bayi. Hal ini juga membuat orang tua lebih tenang saat mengawasi bayi bermain. Keamanan selalu menjadi prioritas utama dalam memilih perlengkapan bayi.
5. Sesuaikan dengan Fungsi Jangka Panjang
Playmat yang ukurannya tepat bisa digunakan dalam jangka waktu lama, bahkan hingga anak balita. Pilih ukuran yang masih relevan saat bayi mulai belajar berdiri atau bermain bersama orang tua.
Dengan begitu, playmat tidak hanya dipakai sebentar lalu disimpan. Investasi ini akan terasa lebih hemat dan praktis. Playmat juga bisa dimanfaatkan sebagai alas bermain keluarga atau area belajar anak.
Rekomendasi Membeli Playmat Bayi
Memilih ukuran playmat bayi sesuai luas ruangan akan membuat aktivitas bermain lebih nyaman dan aman. Berikut beberapa rekomendasinya:
Supaya tidak bingung memilih, Kawankuy bisa langsung beli playmat bayi lewat KuyBeli.
Di KuyBeli, kamu akan mendapatkan rekomendasi produk sesuai kebutuhan, tinggal klik dan langsung diarahkan ke toko resminya. Praktis, aman, dan lebih hemat waktu buat para orang tua.




