Ini 5 Waktu Terbaik Memotong Kuku Bayi agar Tidak Rewel

Foto: SrdjanPav/istockphoto
Memotong kuku bayi sering terdengar sepele, tapi kenyataannya bisa jadi momen yang cukup menegangkan bagi orang tua. Kuku bayi tumbuh cepat, tipis, dan tajam sehingga mudah melukai wajah atau tubuhnya sendiri. Di sisi lain, bayi juga mudah kaget dan rewel kalau kukunya dipotong di waktu yang kurang tepat.
Karena itu, memilih waktu yang pas jadi kunci utama agar proses memotong kuku berjalan aman dan minim drama. Dengan timing yang tepat, kamu bisa merapikan kuku bayi tanpa membuatnya menangis atau gelisah.
Waktu Terbaik Memotong Kuku Bayi
Menentukan waktu yang tepat untuk memotong kuku bayi sama pentingnya dengan memilih alat yang aman. Bayi cenderung lebih kooperatif di kondisi tertentu, terutama saat tubuh dan pikirannya sedang rileks. Kalau dilakukan di waktu yang salah, bayi bisa kaget, banyak bergerak, bahkan menangis.
Sebaliknya, memotong kuku di momen yang tepat akan membuat prosesnya lebih cepat dan aman. Berikut lima waktu terbaik yang bisa kamu coba agar bayi tidak rewel saat kukunya dirapikan.
1. Saat Bayi Sedang Terlelap Tidur
Waktu paling ideal untuk memotong kuku bayi adalah saat ia tidur nyenyak. Di kondisi ini, refleks gerakan tangan bayi sangat minim sehingga risiko tersentak bisa dihindari.
Kamu juga bisa lebih fokus dan tenang saat memotong kuku satu per satu. Pastikan pencahayaan cukup agar kuku terlihat jelas. Dengan cara ini, proses memotong kuku biasanya selesai tanpa bayi menyadarinya.
2. Setelah Bayi Menyusu
Bayi yang baru selesai menyusu biasanya berada dalam kondisi kenyang dan lebih rileks. Suasana hatinya cenderung lebih tenang dibanding saat lapar atau mengantuk. Ini bisa jadi momen yang tepat untuk memotong kuku sebelum bayi kembali aktif.
Pastikan posisi bayi nyaman, misalnya digendong atau dibaringkan. Dengan perut kenyang, bayi biasanya tidak mudah rewel.
3. Setelah Mandi Air Hangat
Air hangat membantu melembutkan kuku bayi sehingga lebih mudah dipotong. Selain itu, mandi juga membuat bayi lebih santai dan rileks. Setelah mandi, bayi biasanya tidak terlalu aktif bergerak.
Ini memudahkan kamu untuk memegang jari-jari kecilnya dengan stabil. Memotong kuku di waktu ini juga mengurangi risiko kuku terpotong terlalu dalam.
4. Saat Bayi Sedang Mengantuk tapi Belum Tidur
Kondisi mengantuk membuat bayi cenderung lebih tenang dan tidak terlalu banyak bergerak. Kamu bisa memanfaatkan momen ini sebelum bayi benar-benar tertidur. Pastikan kamu bergerak perlahan agar bayi tidak terkejut.
Gunakan alat potong kuku yang aman dan nyaman di tangan. Dengan timing yang pas, prosesnya bisa selesai tanpa tangisan.
5. Saat Bayi Sibuk dengan Distraksi Ringan
Foto: hxyume/istockphoto
Kalau bayi sudah agak besar, kamu bisa memotong kuku saat ia terdistraksi oleh mainan atau suara lembut. Distraksi ringan membantu bayi fokus ke hal lain sehingga tidak terlalu memperhatikan tangannya.
Cara ini cocok untuk bayi yang sudah lebih aktif dan sulit diam. Pastikan distraksinya tidak membuat bayi terlalu banyak bergerak. Dengan begitu, kuku tetap bisa dipotong dengan aman.
Rekomendasi Alat Potong Kuku Bayi yang Aman
Selain memilih waktu yang tepat, alat potong kuku juga sangat berpengaruh pada kenyamanan bayi. Mom Angel BABY CARE NAIL KIT SET bisa jadi pilihan praktis karena berisi perlengkapan perawatan kuku bayi yang lengkap dalam satu set. Untuk kamu yang ingin alat multifungsi, Sugarbaby 2in1 Baby Nail Clippers & Scissors Set menawarkan gunting dan pemotong kuku dengan desain khusus bayi. Sementara itu, MOMI HOMI Baby Nail Trimmer 03 Gunting Kuku Bayi Elektrik Dengan LED Electric Set 6 in 1 Menicure Pedicure cocok untuk kamu yang ingin cara lebih modern dan minim risiko, karena membantu merapikan kuku tanpa memotong terlalu dalam.
