Sering Pegal & Gerah Saat Menyusui? Coba Atur Bra Menyusu Seperti Ini

Foto: michellegibson/istockphoto
Masa menyusui seharusnya jadi momen hangat antara ibu dan bayi, tapi kenyataannya banyak ibu justru merasa pegal dan gerah saat menyusui. Rasa tidak nyaman ini sering muncul karena bra menyusui yang kurang pas atau cara pemakaian yang belum tepat.
Padahal, pemilihan dan pengaturan bra menyusui punya peran besar dalam menjaga kenyamanan tubuh ibu sepanjang hari. Apalagi untuk ibu yang menyusui cukup sering, baik siang maupun malam. Dengan pengaturan bra menyusu yang tepat, aktivitas menyusui bisa terasa jauh lebih ringan dan menyenangkan.
1. Pilih Ukuran yang Benar dan Tidak Terlalu Ketat
Ukuran bra yang terlalu kecil atau ketat bisa menekan payudara dan area sekitar bahu, sehingga memicu rasa pegal. Banyak ibu masih memakai ukuran lama sebelum melahirkan, padahal ukuran payudara biasanya berubah saat menyusui. Pastikan kamu mengukur ulang lingkar dada dan cup agar bra bisa menopang dengan baik tanpa menekan.
Bra yang pas akan membantu distribusi beban payudara lebih merata, sehingga punggung dan bahu tidak cepat lelah. Selain itu, ukuran yang tepat juga membuat sirkulasi udara lebih baik dan mengurangi rasa gerah.
2. Gunakan Bra Tanpa Kawat untuk Aktivitas Sehari-hari
Bra berkawat memang terlihat lebih membentuk, tapi untuk ibu menyusui, kawat justru bisa jadi sumber tidak nyaman. Kawat yang menekan berisiko membuat dada terasa nyeri, terutama saat produksi ASI sedang banyak.
Bra tanpa kawat lebih fleksibel mengikuti bentuk tubuh dan pergerakan kamu. Selain itu, model ini juga lebih aman digunakan dalam waktu lama, termasuk saat tidur malam. Dengan bra tanpa kawat, kamu bisa menyusui lebih rileks tanpa takut dada terasa tertekan.
3. Perhatikan Bahan Bra agar Tidak Menyebabkan Gerah
Bahan bra sangat berpengaruh pada kenyamanan, terutama di cuaca panas atau saat tubuh mudah berkeringat. Pilih bahan yang lembut, ringan, dan mudah menyerap keringat agar area dada tetap kering.
Bahan yang terlalu tebal atau tidak breathable bisa membuat kulit lembap dan memicu iritasi. Bra dengan sirkulasi udara yang baik akan membantu kamu tetap nyaman meski harus menyusui berkali-kali dalam sehari. Dengan bahan yang tepat, rasa gerah bisa berkurang secara signifikan.
4. Atur Tali dan Penyangga dengan Benar
Tali bra yang terlalu longgar atau terlalu kencang bisa menyebabkan posisi payudara tidak seimbang. Kalau terlalu kencang, bahu akan cepat pegal dan meninggalkan bekas merah. Sebaliknya, tali yang terlalu longgar membuat bra tidak menopang dengan baik.
Atur tali bra agar pas di bahu, tidak melorot, tapi juga tidak menekan. Penyesuaian sederhana ini sering kali terlewat, padahal efeknya besar untuk kenyamanan tubuh kamu.
5. Gunakan Bra Menyusui yang Mudah Dibuka Tutup
Bra menyusui sebaiknya memudahkan kamu saat bayi ingin menyusu, terutama di malam hari. Pengait yang praktis membuat kamu tidak perlu banyak bergerak atau mengubah posisi tubuh.
Dengan begitu, risiko pegal karena posisi menyusui yang salah bisa dikurangi. Bra yang mudah diatur juga membantu kamu tetap merasa nyaman meski menyusui dalam waktu lama. Praktis tidak hanya soal kemudahan, tapi juga soal menjaga postur tubuh tetap baik.
6. Rekomendasi Bra Menyusui yang Nyaman
Kalau kamu sedang mencari bra menyusui yang nyaman, ringan, dan cocok untuk penggunaan sehari-hari, Momiasi - Bra BH Wanita Menyusui bisa jadi pilihan.
Bra ini dirancang tanpa busa dan kawat, sehingga lebih fleksibel dan tidak menekan area dada. Modelnya juga mendukung kenyamanan ibu menyusui, terutama untuk aktivitas panjang dari pagi sampai malam.


