5 Tips Membaca Label Snack Bayi Supaya Tidak Salah Pilih

Foto: urbazon/istockphoto
Snack bayi memang praktis dan sering jadi penyelamat saat si kecil mulai aktif dan suka ngemil. Tapi sebelum kamu memasukkan produk ke dalam keranjang, penting banget untuk baca labelnya dengan teliti.
Banyak orang tua yang fokus pada rasa atau bentuknya saja, padahal komposisi dan informasi pada label lebih menentukan apakah snack tersebut aman. Selain itu, setiap bayi punya kebutuhan berbeda, jadi memilihnya perlu perhatian ekstra. Nah, biar kamu nggak salah pilih, berikut tips penting yang bisa kamu ikuti.
Tips Membaca Label Snack Bayi Supaya Tidak Salah Pilih
Memahami label makanan bayi adalah langkah awal supaya si kecil tetap aman dan kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi. Label bukan hanya soal rasa atau ukuran, tapi juga keseluruhan kandungannya.
Foto: SolStock/istockphoto
Dengan membaca label secara benar, kamu bisa menghindari bahan-bahan yang berpotensi mengganggu pencernaan atau memicu alergi. Selain itu, membaca label juga bantu kamu memilih snack yang memang sesuai dengan usia bayi. Berikut tips yang bisa kamu perhatikan:
1. Perhatikan Kandungan Gula Tambahan
Bayi sebenarnya tidak membutuhkan tambahan gula dalam makanan sehari-harinya. Kandungan gula berlebih bisa sebabkan si kecil cepat lapar atau lebih rewel.
Kamu bisa cek di label apakah ada tambahan seperti sucrose, glucose syrup, atau fructose. Pilih snack yang kadar gulanya rendah atau tanpa tambahan gula sama sekali.
2. Cek Bahan-bahan Pewarna, Perasa, dan Pengawet
Snack bayi idealnya minim bahan tambahan. Perhatikan apakah snack mengandung bahan buatan seperti pewarna sintetik atau pengawet tertentu.
Bahan-bahan ini bisa memicu alergi atau iritasi pada sebagian bayi. Usahakan pilih snack dengan komposisi alami dan sederhana.
3. Pastikan Tekstur Sesuai Usia Bayi
Setiap tahap tumbuh kembang membutuhkan tekstur yang berbeda. Bayi usia 6–8 bulan biasanya butuh tekstur lembut, sementara bayi usia 9 bulan ke atas bisa coba yang sedikit lebih crunchy. Label biasanya mencantumkan anjuran usia, jadi pastikan kamu membaca bagian tersebut sebelum membeli.
4. Pilih Snack dengan Kandungan Nutrisi Tambahan
Beberapa snack bayi diperkaya zat gizi seperti zat besi, kalsium, atau vitamin B. Nutrisi tambahan ini bisa membantu menambah asupan harian bayi. Namun tetap pastikan tidak ada bahan tambahan yang berlebihan, terutama pada bagian komposisi.
5. Lihat Tanggal Kedaluwarsa dan Info Kemasan
Ini sering disepelekan, padahal sangat penting. Pastikan snack masih segar dan tidak berada dalam kemasan yang rusak atau menggembung. Kemasan yang baik menjaga tekstur snack tetap aman dikonsumsi.
Rekomendasi Snack untuk Bayi
Bagian ini merupakan referensi yang membantu kamu memilih snack berkualitas tanpa perlu bingung. Snack bayi yang baik biasanya punya bahan yang lebih sederhana, tekstur aman, dan nutrisi yang sesuai. Di bawah ini ada rekomendasi snack yang bisa kamu pertimbangkan supaya ngemil si kecil tetap aman dan nyaman.





