Piyama Bayi untuk Kulit Sensitif, Begini Cara Memilih yang Tepat

Foto: Tassii/istockphoto
Kulit bayi dikenal jauh lebih tipis dan rentan iritasi, apalagi kalau si kecil memiliki kulit sensitif. Maka dari itu, memilih piyama yang tepat bukan hanya soal motif lucu atau model menggemaskan, tetapi juga kenyamanan dan keamanan bahan yang menyentuh kulitnya.
Piyama yang salah bisa menyebabkan ruam, gatal, sampai membuat tidur bayi jadi tidak nyenyak. Karena itu, penting buat kamu mengetahui cara memilih piyama yang benar agar si kecil tetap nyaman sepanjang hari.
Cara Memilih Piyama yang Tepat untuk Si Kecil
Memilih piyama untuk kulit sensitif sebenarnya tidak sulit kalau kamu paham hal-hal dasarnya. Banyak orang tua hanya fokus pada desainnya saja, padahal bahan dan detail kecil pada pakaian dapat sangat memengaruhi kenyamanan bayi.
Selain itu, setiap bayi memiliki kebutuhan berbeda tergantung usia, aktivitas, dan kondisi kulit. Jadi, semakin kamu memahami ciri-ciri piyama yang aman, semakin mudah kamu menentukan mana yang cocok untuk si kecil.
1. Pilih bahan yang lembut dan breathable
Piyama dengan bahan seperti katun atau rayon lebih ramah untuk kulit sensitif. Kedua bahan ini cenderung lembut, tidak mudah panas, dan mengurangi risiko iritasi. Selain itu, bahan yang breathable membantu sirkulasi udara sehingga kulit bayi tidak mudah lembap, terutama saat tidur. Kalau bahan terlalu tebal atau kasar, kulit bayi bisa cepat merah atau timbul bentol.
2. Cari label hypoallergenic dan bebas pewarna sintetis
Untuk kulit sensitif, pilih piyama yang tidak menggunakan pewarna keras. Banyak pakaian bayi yang sekarang sudah mencantumkan label hypoallergenic sebagai tanda aman di kulit.
Pewarna sintetis dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian bayi, sehingga penting membaca label sebelum membeli. Piyama yang aman biasanya terasa lebih lembut dan tidak berbau kimia kuat.
3. Perhatikan detail jahitan dan potongan
Jahitan yang kasar atau potongan yang terlalu ketat dapat menggesek kulit bayi hingga menimbulkan luka halus. Pilih piyama dengan jahitan rapi, halus, dan tidak menekan area sensitif seperti ketiak atau leher.
Hindari juga model yang terlalu banyak aksen seperti renda atau payet karena bisa membuat kulit bayi iritasi. Piyama simpel biasanya jauh lebih aman untuk kulit sensitif.
4. Sesuaikan ukuran dengan perkembangan bayi
Ukuran yang terlalu kecil bisa membuat bayi tidak bebas bergerak dan membuat kulit tertekan, sedangkan ukuran terlalu besar bisa membuatnya mudah kedinginan.
Pilih ukuran yang pas, sedikit longgar, dan memberi ruang gerak yang nyaman. Ukuran yang tepat juga membantu bayi tidur lebih nyenyak karena tidak merasa terganggu oleh pakaian yang terlalu ketat.
5. Utamakan kemudahan dipakai dan dilepas
Piyama yang nyaman untuk kulit sensitif harus mudah dipakai agar tidak terlalu sering menarik-narik kulit bayi saat penggantian pakaian.
Pilih model dengan kancing aman atau resleting lembut yang tidak langsung menyentuh kulit. Semakin mudah dilepas, semakin kecil risiko kulit bayi teriritasi karena gesekan berulang saat mengganti pakaian.
Rekomendasi Piyama untuk Bayi
Sebelum masuk ke rekomendasi, penting buat kamu tahu bahwa kenyamanan bayi tidak hanya berasal dari bahan, tapi juga dari kualitas keseluruhan produk. Banyak produk di pasaran yang menawarkan berbagai fitur, namun tidak semuanya cocok untuk bayi dengan kulit sensitif. Karena itu, kamu perlu benar-benar memilih yang sudah terbukti nyaman dan aman digunakan.




