5 Kesalahan Orang Tua saat Menggunakan Selimut untuk Bayi

Foto: Amax Photo/istockphoto
Selimut bayi menjadi perlengkapan penting untuk menjaga tubuh si kecil tetap hangat dan nyaman. Namun, penggunaan selimut yang kurang tepat justru bisa membuat bayi merasa tidak nyaman, bahkan menimbulkan risiko tertentu.
Banyak orang tua menggunakan selimut berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa mengetahui cara yang benar. Padahal, bayi memiliki kebutuhan suhu tubuh yang berbeda dengan orang dewasa. Dengan memahami kesalahan umum saat menggunakan selimut, kamu bisa memberikan kenyamanan sekaligus keamanan terbaik untuk si kecil.
Kesalahan Orang Tua saat Menggunakan Selimut untuk Bayi
Menggunakan selimut memang terlihat sederhana, tetapi ada beberapa hal yang sering luput dari perhatian. Kesalahan-kesalahan ini sering terjadi karena keinginan orang tua untuk membuat bayi tetap hangat. Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari agar bayi tetap aman dan nyaman:
1. Menyelimuti Bayi Terlalu Tebal
Banyak orang tua berpikir semakin tebal selimut, maka bayi akan semakin nyaman. Padahal, selimut yang terlalu tebal bisa membuat bayi kepanasan dan berkeringat berlebihan.
Kondisi ini bisa membuat bayi menjadi rewel dan sulit tidur. Selimut tipis dengan bahan breathable sudah cukup untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap stabil.
2. Menutupi Wajah atau Leher Bayi dengan Selimut
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menutupi wajah bayi dengan selimut. Hal ini sangat berbahaya karena bisa mengganggu pernapasan. Selimut sebaiknya hanya menutupi tubuh sampai batas dada. Dengan membiarkan area wajah dan leher terbuka, sirkulasi udara tetap terjaga dengan baik.
3. Tetap Menggunakan Selimut Meski Cuaca Panas
Foto: Pekic/istockphoto
Walaupun cuaca terasa hangat, sebagian orang tua tetap menggunakan selimut karena takut bayi kedinginan. Padahal, suhu ruangan harus menjadi acuan utama.
Kalau suhu ruangan sudah cukup hangat, cukup gunakan pakaian tidur yang nyaman tanpa tambahan selimut. Cara ini membantu mencegah bayi kegerahan saat tidur.
4. Tidak Mengecek Suhu Tubuh Bayi Secara Berkala
Banyak orang tua hanya fokus melihat selimut, tapi lupa memeriksa kondisi tubuh bayi. Seharusnya kamu rutin mengecek bagian leher atau punggung bayi untuk memastikan suhunya normal. Kalau bayi mulai berkeringat atau terasa terlalu hangat, selimut perlu segera dilepas. Perhatian kecil ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan bayi.
5. Menggunakan Selimut dengan Bahan yang Tidak Sesuai
Tidak semua bahan selimut cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Selimut dengan bahan kasar atau tidak menyerap keringat bisa membuat kulit bayi iritasi. Pilih bahan yang lembut, ringan, dan breathable agar bayi tetap nyaman. Bahan yang tepat membantu menjaga kualitas tidur bayi setiap malam.
Rekomendasi Blanket untuk Bayi
Memilih selimut bayi yang tepat sangat penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan si kecil. Selimut dengan bahan lembut, ringan, serta memiliki sirkulasi udara yang baik sangat direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari.





