7 Cara Memilih Kursi Makan Bayi yang Aman dan Nyaman

Foto: travelism/istockphoto
Memasuki fase MPASI adalah salah satu momen penting dalam tumbuh kembang bayi. Di tahap ini, kursi makan bayi menjadi perlengkapan yang sangat membantu agar sesi makan lebih rapi dan teratur. Namun, memilih kursi makan bayi tidak bisa dilakukan sembarangan karena menyangkut keamanan dan kenyamanan si kecil.
Banyak orang tua masih bingung memilih kursi yang tepat karena banyaknya pilihan model di pasaran. Dengan memahami cara memilih yang benar, kamu bisa memberikan pengalaman makan yang lebih menyenangkan sekaligus aman untuk bayi.
Cara Memilih Kursi Makan Bayi yang Aman dan Nyaman
Sebelum membeli kursi makan bayi, penting untuk mengetahui fitur apa saja yang harus diperhatikan. Kursi yang tepat tidak hanya membuat bayi nyaman, tapi juga memudahkan orang tua saat memberi makan. Berikut beberapa cara yang bisa kamu jadikan panduan:
1. Perhatikan Fitur Keamanan yang Lengkap
Kursi makan bayi harus memiliki sabuk pengaman yang kuat dan kokoh. Pilih kursi yang dilengkapi safety belt minimal 3 titik atau 5 titik pengaman.
Fitur ini membantu menjaga bayi tetap duduk dengan stabil dan tidak mudah tergelincir. Selain itu, pastikan bagian kaki kursi memiliki penyangga anti slip agar tidak mudah bergeser. Fitur keamanan yang lengkap sangat penting untuk mencegah risiko jatuh atau terguling.
2. Pilih Bahan yang Nyaman dan Mudah Dibersihkan
Bayi yang sedang belajar makan biasanya membuat area sekitar menjadi berantakan. Oleh karena itu, pilih kursi dengan bahan dudukan yang empuk tapi mudah dibersihkan.
Material seperti kulit sintetis atau plastik berkualitas lebih praktis untuk dibersihkan dari sisa makanan. Dengan bahan yang tepat, kamu tidak perlu khawatir soal kebersihan setelah sesi makan selesai.
3. Pilih Kursi dengan Kaki yang Stabil dan Kokoh
Stabilitas kursi adalah faktor penting untuk menjaga keamanan bayi saat makan. Kursi dengan kaki yang kokoh dan tidak mudah goyang akan memberikan rasa aman untuk bayi.
Cek apakah struktur rangka kursi terasa kuat saat disentuh. Kursi yang stabil juga memudahkan bayi untuk belajar duduk dengan posisi yang benar.
4. Perhatikan Ukuran dan Tinggi Kursi
Foto: petrunjela istockphoto
Setiap bayi memiliki postur tubuh yang berbeda, jadi penting untuk memilih kursi dengan ukuran yang sesuai. Pilih kursi yang tinggi dudukannya bisa disesuaikan agar sejajar dengan meja makan.
Hal ini membuat bayi terbiasa dengan posisi makan yang baik bersama keluarga. Kursi yang ukurannya pas juga membantu bayi duduk dengan nyaman tanpa merasa tertekan.
5. Pilih Meja Makan atau Tray yang Bisa Dilepas
Kursi makan bayi sebaiknya memiliki tray atau meja kecil di bagian depan. Pilih tray yang bisa dilepas agar mudah dibersihkan setelah makan.
Dengan tray yang praktis, kamu bisa menjaga kebersihan area makan bayi dengan lebih cepat. Selain itu, tray yang bisa dilepas memudahkan bayi saat ingin naik atau turun dari kursi.
6. Pertimbangkan Model yang Mudah Dilipat dan Disimpan
Foto: BbenPhotographer/istockphoto
Untuk rumah dengan ruang terbatas, kursi makan yang bisa dilipat adalah pilihan praktis. Model ini memudahkan kamu menyimpan kursi saat tidak digunakan.
Selain hemat tempat, kursi lipat juga lebih mudah dibawa saat bepergian. Dengan begitu, kamu tetap bisa membawa kenyamanan kursi makan bayi ke mana saja.
7. Periksa Sertifikasi Keamanan Produk
Sebelum membeli, sebaiknya cek apakah kursi makan memiliki standar keamanan tertentu. Sertifikasi ini menjamin bahwa produk sudah diuji kelayakan dan keamanannya.
Memilih produk yang tersertifikasi membuat kamu lebih tenang saat menggunakannya. Hal ini sangat penting untuk menjaga keselamatan bayi selama proses belajar makan.
Rekomendasi Produk Kursi Makan Bayi yang Aman dan Nyaman
Memilih kursi makan bayi yang tepat akan membuat aktivitas makan jadi lebih nyaman dan aman untuk si kecil. Kursi yang stabil, mudah dibersihkan, dan memiliki fitur keamanan lengkap sangat disarankan untuk penggunaan sehari-hari.




