5 Tips Memilih Ukuran Popok yang Tepat Sesuai Usia Bayi, Moms Wajib Tahu!

Foto: Artfoliophoto/istockphoto
Memilih ukuran popok yang tepat adalah salah satu hal penting dalam perawatan bayi. Popok yang terlalu kecil bisa membuat bayi tidak nyaman, sedangkan popok yang terlalu besar berisiko bocor. Banyak orang tua masih bingung menentukan ukuran yang pas, terutama saat bayi sedang dalam masa pertumbuhan cepat.
Padahal, ukuran popok yang sesuai bisa membantu menjaga kulit bayi tetap sehat dan membuat aktivitasnya lebih nyaman. Dengan memahami cara memilih ukuran yang tepat, kamu bisa menghindari masalah seperti ruam dan kebocoran.
Tips Memilih Ukuran Popok yang Tepat Sesuai Usia Bayi
Menentukan ukuran popok tidak hanya berdasarkan berat badan, tapi juga melihat kenyamanan dan bentuk tubuh bayi. Ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan agar popok yang dipilih benar-benar pas dan nyaman digunakan. Berikut tips yang bisa kamu terapkan:
1. Perhatikan Berat Badan, Bukan Hanya Usia
Usia bayi memang sering dijadikan patokan, tapi sebenarnya berat badan adalah faktor utama. Setiap bayi punya pertumbuhan yang berbeda meskipun usianya sama.
Selalu cek rentang berat badan yang tertera di kemasan popok. Kalau bayi kamu berada di batas atas ukuran tertentu, sebaiknya mulai naik ke size berikutnya agar popok tidak terasa sempit.
2. Cek Tanda-tanda Popok Terlalu Kecil
Popok yang terlalu kecil biasanya meninggalkan bekas merah di paha atau perut bayi. Selain itu, popok bisa terasa ketat saat dipakai dan bayi tampak lebih sering rewel.
Kalau kamu melihat tanda-tanda ini, itu artinya bayi sudah membutuhkan ukuran yang lebih besar. Mengganti ukuran lebih awal bisa membantu mencegah ruam dan iritasi pada kulit bayi.
3. Pastikan Popok Pas di Pinggang dan Paha
Popok yang tepat harus terasa pas tanpa terlalu menekan. Periksa bagian pinggang dan paha, apakah ada celah terlalu besar atau malah terlalu ketat.
Popok yang terlalu longgar berisiko bocor, sedangkan yang terlalu ketat membuat bayi tidak nyaman. Idealnya, kamu masih bisa menyelipkan satu jari di antara kulit bayi dan pinggiran popok.
4. Sesuaikan dengan Aktivitas Bayi
Foto: FluxFactory/istockphoto
Semakin besar bayi, biasanya semakin aktif bergerak. Untuk bayi yang sudah mulai merangkak atau berjalan, pilih ukuran popok yang mendukung fleksibilitas.
Popok yang terlalu kecil bisa menghambat gerakan, sedangkan yang pas akan membuat bayi bebas bereksplorasi. Jadi, selain ukuran, perhatikan juga model popok apakah cocok untuk bayi aktif.
5. Jangan Takut Naik Ukuran Lebih Cepat
Banyak orang tua ragu untuk cepat ganti ukuran karena ingin menghabiskan stok lama. Padahal, kenyamanan bayi jauh lebih penting dibanding menghabiskan popok yang sudah tidak pas.
Kalau kamu merasa ukurannya sudah mulai sempit atau sering bocor, sebaiknya segera naik ke ukuran berikutnya. Popok yang pas membuat tidur bayi lebih nyenyak dan aktivitas lebih nyaman.
Rekomendasi Popok Bayi yang Bagus
Setelah tahu cara memilih ukuran yang tepat, langkah selanjutnya adalah memilih produk popok yang nyaman dan berkualitas. Popok yang baik harus memiliki daya serap tinggi, bahan lembut, dan sirkulasi udara yang baik agar kulit bayi tetap kering.






