5 Trik Mengatasi Bayi Mudah Rewel Karena Kasurnya Kurang Nyaman

Foto: LindaYolanda/istockphoto
Banyak orang tua tidak menyadari bahwa kualitas kasur bisa sangat memengaruhi mood dan kualitas tidur bayi. Kasur yang terlalu keras, terlalu empuk, panas, atau tidak breathable bisa membuat bayi mudah rewel, sering terbangun, dan sulit ditenangkan.
Karena itu, memastikan area tidur bayi nyaman adalah langkah penting untuk mendukung tumbuh kembangnya. Selain itu, kasur yang tepat juga membantu menjaga postur tubuh bayi tetap sehat dan aman saat tidur. Dengan memahami pentingnya faktor ini, kamu bisa lebih mudah menentukan solusi yang paling cocok untuk si kecil.
Trik Memilih Kasur yang Membuat Bayi Lebih Tenang
Memilih kasur yang nyaman untuk bayi tidak hanya soal empuk atau tidak, tetapi juga soal material dan desain. Berikut beberapa trik yang bisa kamu lakukan agar bayi lebih nyaman saat tidur.
1. Pilih Kasur dengan Tingkat Kekerasan yang Pas
Kasur bayi idealnya tidak terlalu empuk agar tidak membuat bayi tenggelam saat tidur. Kasur yang sedikit firm membantu mendukung tubuh bayi dengan lebih baik.
Kamu bisa menekan permukaan kasur untuk memastikan tidak terlalu lembek. Selain itu, kasur yang terlalu empuk dapat membuat bayi merasa tidak stabil dan akhirnya rewel.
2. Utamakan Material yang Breathable
Kasur dengan bahan yang memiliki sirkulasi udara baik akan mencegah bayi merasa panas. Material seperti latex atau busa breathable bisa membantu menjaga suhu tetap stabil.
Kasur yang panas sering menjadi penyebab bayi sering terbangun. Pastikan permukaan kasur tidak membuat tubuh bayi berkeringat berlebihan.
3. Sesuaikan Ukuran Kasur
Kasur yang terlalu kecil bisa membuat bayi tergelincir ke sisi kosong, sementara yang terlalu besar dapat melengkung ke atas. Keduanya bisa mengganggu kenyamanan dan keamanan si kecil. Pilih ukuran yang pas dan tidak menyisakan celah. Dengan begitu, bayi bisa bergerak bebas tanpa merasa tidak nyaman.
4. Perhatikan Kebersihan Kasur
Debu dan kotoran yang menumpuk dapat membuat bayi tidak nyaman dan menyebabkan alergi ringan. Pastikan kamu rutin mencuci cover kasur dan menjemurnya. Pilih kasur dengan cover yang bisa dilepas agar lebih praktis. Kebersihan kasur ikut menentukan kualitas tidur bayi setiap harinya.
5. Gunakan Sprei dan Pelapis yang Lembut
Foto: fundamental rights/istockphoto
Selain kasur, lapisan di atasnya juga berpengaruh besar. Sprei yang terlalu kasar membuat bayi mudah gelisah saat bergerak. Pilih bahan katun atau bamboo fabric yang halus dan tidak panas. Pastikan juga sprei terpasang kencang agar tidak melipat ketika bayi bergerak.
Hal yang Perlu Dilakukan dan Dihindari untuk Kenyamanan Bayi
Untuk memaksimalkan kenyamanan bayi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang perlu dilakukan yaitu memilih kasur yang memiliki sertifikasi keamanan, memastikan permukaan tetap bersih, dan menambahkan pelindung waterproof yang tidak panas.
Sedangkan yang perlu dihindari adalah penggunaan kasur dewasa untuk bayi, menumpuk terlalu banyak selimut, atau meletakkan bantal besar yang bisa membuat bayi terasa sesak. Lingkungan tidur yang minim barang justru membuat bayi lebih nyaman dan aman.
Gunakan Kasur Bayi yang Berkualitas untuk Hasil Terbaik
Setelah menerapkan berbagai trik di atas, kamu bisa memaksimalkan kenyamanan bayi dengan memilih kasur bayi yang tepat. Kasur dengan material lembut, breathable, dan kokoh akan memberikan kenyamanan ekstra untuk si kecil.
Kalau kamu ingin mencari rekomendasi kasur yang aman dan nyaman, kamu bisa cek pilihan lengkapnya di KuyBeli. Tinggal klik produk yang kamu mau, lalu kamu akan langsung diarahkan ke toko tempat kamu bisa membelinya.
Tidur Bayi Lebih Nyenyak dengan Kasur yang Tepat
Dengan lingkungan tidur yang nyaman, bayi bisa lebih tenang, tidak mudah rewel, dan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Langkah kecil seperti memilih kasur yang sesuai bisa memberikan dampak besar bagi tumbuh kembangnya. Kamu hanya perlu memastikan material, ukuran, dan kebersihan kasur selalu terjaga agar si kecil bisa tidur nyenyak setiap hari.


