Apakah Kulit Kering Boleh Scrub? Ini Jawabannya

Foto: Ekaterina Goncharova/gettyimages
Kulit kering sering jadi masalah yang bikin kamu kurang percaya diri. Teksturnya terasa kasar, tampak kusam, dan kadang muncul sensasi perih atau ketarik.
Karena itu, banyak orang ragu apakah kulit kering aman untuk di-scrub atau justru makin memperparah kondisi. Padahal, scrubbing tetap bisa dilakukan asalkan dengan cara yang tepat. Nah, artikel ini akan membantu kamu memahami hal tersebut secara lengkap!
Manfaat Scrub untuk Kulit Kering
Scrub sebenarnya tetap bermanfaat untuk kulit kering, asalkan dilakukan dengan lembut dan sesuai kebutuhan kulitmu.
1. Mengangkat sel kulit mati secara lembut
Kulit kering biasanya menumpuk banyak sel mati yang membuat tekstur semakin kasar. Dengan scrubbing, lapisan tersebut terangkat dan membuat kulit terasa lebih halus. Ini membantu kulit lebih siap menerima skincare berikutnya.
2. Membantu penyerapan produk body care
Setelah scrub, kulit jadi lebih bersih dan pori-porinya lebih siap menerima lotion atau body butter. Soalnya, tanpa sel kulit mati yang menumpuk, nutrisi dari produk bisa meresap lebih optimal.
3. Mencerahkan tampilan kulit
Salah satu penyebab kulit tampak kusam adalah tumpukan sel mati. Dengan exfoliasi teratur, kulit terlihat lebih segar dan tidak dull. Ini juga membuat warna kulit terlihat lebih merata.
4. Membantu mengurangi area kasar
Bagian seperti siku, lutut, dan tumit biasanya lebih kering dan kasar. Scrub bisa membantu meratakan tekstur sehingga kulit terasa lebih lembut dan sehat.
Cara Scrub yang Aman untuk Kulit Kering
Foto: imagehub88/istockphoto
Walaupun kulit kering boleh scrub, caranya harus tepat supaya tidak menyebabkan iritasi.
1. Gunakan scrub dengan tekstur lembut
Hindari scrub yang butirannya terlalu kasar karena bisa melukai kulit. Pilih scrub berformula creamy agar bisa melumasi permukaan kulit selama proses eksfoliasi. Scrub lembut bisa membantu mengangkat sel mati tanpa membuat kulit makin kering.
2. Scrub 1–2 kali per minggu saja
Frekuensi berlebihan bisa membuat kulit makin sensitif. Dengan 1–2 kali, kulit tetap mendapat manfaat eksfoliasi tanpa kehilangan kelembapan alaminya. Ini cukup untuk menjaga tekstur tetap halus sepanjang minggu.
3. Hindari menggosok terlalu keras
Kulit kering cenderung sensitif, jadi tekanan yang kuat justru bisa merusak skin barrier. Gosok dengan gerakan melingkar secara pelan, terutama di bagian yang lebih tipis. Dengan cara ini, kulit tetap aman dan tidak iritasi.
4. Selalu gunakan pelembap setelah scrubbing
Ini penting untuk mengunci kelembapan dan menenangkan kulit. Body lotion atau body butter bisa membantu menutrisi kulit yang baru dieksfoliasi. Ini juga membuat hasil scrubbing lebih maksimal.
Tanda Kulit Kering yang Perlu Menghindari Scrub Sementara
Walaupun scrub aman, ada kondisi tertentu yang membuat kulit perlu istirahat sejenak dari eksfoliasi.
-
Kulit sedang iritasi atau bersisik parah: Kondisi ini bisa memperburuk rasa perih saat scrub. Lebih baik fokus dulu memperbaiki skin barrier sebelum kembali melakukan scrubbing.
-
Ada luka terbuka atau area pecah-pecah: Scrubbing pada area seperti ini bisa memperlambat proses penyembuhan. Tunggu sampai kulit pulih dan teksturnya lebih stabil.
-
Kulit terasa panas atau sangat sensitif: Reaksi ini biasanya tanda bahwa kulit butuh hidrasi ekstra. Stop dulu scrubbing dan fokuskan pada produk yang menenangkan kulit.
-
Baru saja selesai melakukan perawatan tertentu: Misalnya habis waxing atau perawatan dermatologis. Kulit sedang sensitif dan rentan iritasi, jadi perlu jeda beberapa hari sebelum exfoliasi.
Rekomendasi Produk untuk Exfoliasi
Kalau kamu mau mencari scrub yang aman, lembut, dan tetap bisa membantu mencerahkan kulit, Satto Goatmilk Whitening Body Scrub 200G bisa jadi pilihan.
Scrub ini membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus membuat kulit terasa lebih halus dan cerah tanpa membuatnya makin kering. Kamu bisa cek rekomendasinya di KuyBeli, tinggal klik dan kamu akan langsung diarahkan ke toko untuk beli produknya.


