Basreng, Senjata Rahasia Melawan Ngantuk Jam Tiga Sore

sumber gambar: Feri Margiyanto via iStock
Pernahkah terasa mata mulai berat, mood menurun, dan fokus hilang saat jarum jam menunjuk angka dua atau tiga? Itu tandanya kantuk menyerang. Dalam kondisi kritis ini, alih-alih mencari kopi pahit, tak sedikit yang justru refleks mencari camilan dengan level kepedasan maksimal. Dan ya, seringkali, pilihannya jatuh pada sepotong basreng (bakso goreng) yang dilumuri bubuk cabai merah.
Ini bukan sekadar kebetulan selera. Ini adalah mekanisme pertahanan diri yang cerdik.
Mini-Alarm dari Si Pedas
Mari kita lihat dari sisi sainsnya. Rasa pedas itu sendiri bukanlah rasa, melainkan sensasi panas atau sakit yang disebabkan oleh senyawa kimia bernama kapsaisin yang ada dalam cabai. Ketika sepotong basreng pedas masuk ke mulut, kapsaisin langsung menempel pada reseptor rasa sakit di lidah dan mulut, yang dikenal sebagai reseptor $TRPV1$.
Saat $TRPV1$ aktif, otak menerjemahkannya sebagai sinyal bahaya: Tubuh sedang kepanasan!
Respons otomatis tubuh adalah melancarkan serangan balik. Jantung mulai berdetak lebih cepat, sirkulasi darah meningkat, dan tubuh mengeluarkan keringat untuk mendinginkan diri. Aktivitas mendadak ini adalah mini-alarm yang efektif mengganggu rasa kantuk. Dalam sekejap, fokus otak beralih dari kelesuan menjadi upaya untuk mengatasi sensasi pedas tersebut.
Endorfin, Mood Booster Instan
sumber gambar: Hendri via iStock
Selain stimulan fisik, ada hadiah tersembunyi. Karena otak mengira sedang diserang oleh "panas", ia melepaskan endorfin, zat kimia alami penghilang rasa sakit dan mood booster.
Endorfin inilah yang memberikan sensasi euforia ringan setelah serangan pedas berlalu. Rasa ngantuk yang tadi menyeret-nyeret tiba-tiba terasa hilang, digantikan oleh sensasi segar dan sedikit senang. Makanan pedas pengusir kantuk bekerja dengan menukar lelah dengan adrenaline rush mini.
Ditambah lagi, tekstur renyah dan kenyal basreng juga memaksa otot rahang bekerja, yang secara tidak langsung juga membantu menjaga kesadaran. Jadi, lain kali kantuk datang, tahu kan mengapa sebungkus basreng pedas jadi solusi yang lebih efektif daripada sekadar menguap. Ini adalah kombinasi sempurna antara rasa gurih yang memuaskan dan stimulan kimiawi yang membangunkan.






