Manfaat Tummy Time dan Water Play untuk Perkembangan Motorik Bayi

Foto: isayildiz/istockphoto
Perkembangan bayi berjalan sangat cepat, dan memberikan stimulasi yang tepat sejak dini dapat membantu tumbuh kembangnya lebih optimal. Dua aktivitas yang banyak direkomendasikan adalah tummy time dan water play, karena keduanya mampu melatih kekuatan otot sekaligus koordinasi tubuh bayi.
Aktivitas ini juga menjadi momen bonding yang menyenangkan antara orang tua dan si kecil. Selain itu, rutinitas ringan ini bisa dilakukan di rumah dengan aman dan praktis. Nah, supaya lebih paham, berikut manfaat lengkapnya.
Manfaat Tummy Time dan Water Play untuk Perkembangan Motorik Bayi
Tummy time dan water play sebenarnya bukan hanya aktivitas lucu yang dilakukan bayi, tapi keduanya menjadi bagian penting dari tumbuh kembang fisik. Keduanya melatih kekuatan otot besar yang menjadi dasar kemampuan bergerak bayi di usia selanjutnya.
Selain melatih tubuh, aktivitas ini juga membantu membangun kepercayaan diri bayi saat mulai mengeksplor lingkungan. Banyak orang tua modern yang menjadikan kedua aktivitas ini sebagai rutinitas harian karena mudah dilakukan di rumah.
Secara umum, berikut beberapa manfaat utamanya untuk perkembangan motorik si kecil.
1. Melatih Kekuatan Otot Leher dan Bahu
Tummy time mengharuskan bayi mengangkat kepala, sehingga otot leher dan bahu bekerja lebih aktif. Ini penting untuk mempersiapkan bayi belajar duduk dan merangkak di kemudian hari.
Water play juga memberikan efek serupa karena air membantu mengurangi beban tubuh, sehingga bayi lebih mudah menggerakkan kepala dan bahunya. Melakukan dua aktivitas ini secara rutin membantu perkembangan motorik bayi lebih stabil dan kuat.
Foto: Andrey Zhuravlev/istockphoto
2. Meningkatkan Koordinasi Gerak Tubuh
Saat tummy time, bayi belajar menyeimbangkan tubuh sambil menggerakkan tangan dan kakinya. Ini membentuk koordinasi dasar yang dibutuhkan saat bayi mulai berguling atau merangkak.
Sementara dalam water play, gerakan kaki dan tangan di air lebih bebas, membuat bayi lebih terlatih dalam mengatur ritme gerakan. Kombinasi keduanya membantu bayi memahami respons tubuh dan lingkungan sekitarnya.
3. Mengurangi Risiko Flat Head Syndrome
Flat head syndrome bisa terjadi kalau kepala bayi terlalu sering berada di posisi telentang. Tummy time membantu mengurangi tekanan pada bagian belakang kepala sehingga bentuk kepala bayi lebih seimbang.
Water play juga membantu mengurangi tekanan saat bayi bergerak bebas di air. Dengan rutinitas yang tepat, risiko flat head bisa berkurang secara signifikan.
4. Membantu Sensorik dan Rangsangan Emosional
Saat bayi berada di posisi tummy time, ia belajar merasakan tekanan pada dada, tangan, dan perutnya. Ini melatih sensorik dasar yang mendukung proses belajar berjalan.
Water play memberikan sensasi tambahan dari suhu dan tekanan air yang membuat bayi lebih peka secara sensorik. Aktivitas ini juga menenangkan bayi dan sering membuatnya lebih rileks setelah mandi atau bermain air.
5. Meningkatkan Kepercayaan Diri Bayi dalam Mengeksplorasi Lingkungan
Tummy time mendorong bayi untuk melihat dunia dari sudut pandang baru, sehingga ia lebih berani mengeksplorasi. Water play membantu bayi merasa aman mengenal lingkungan melalui bermain air. Kedua aktivitas ini membuat bayi lebih percaya diri untuk mencoba hal-hal baru yang berkaitan dengan gerak tubuh.
Penting untuk diingat, artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan kalau kamu ragu atau khawatir mengenai aktivitas dan perkembangan bayi.
Rekomendasi Perlengkapan Pendukung
Untuk membuat sesi water play semakin aman dan menyenangkan, kamu bisa menggunakan KIDDIE SPLASH Pelampung Leher Bayi sebagai alat bantu bayi tetap stabil saat berada di air. Produk ini juga cocok dipakai untuk rutinitas water play ala baby spa di rumah.
Kalau Kawankuy mau beli produk ini, langsung ke KuyBeli aja. Di sana kamu bakal dapat rekomendasi produknya, klik, lalu akan diarahkan ke tokonya.


