Bayi Mulai Aktif? Ini Cara Mengurangi Risiko Cedera Saat Belajar Berdiri dan Jalan

user avatar
NadaQ·11/17/2025T09:09Z
点赞
Bayi Mulai Aktif? Ini Cara Mengurangi Risiko Cedera Saat Belajar Berdiri dan Jalan

Ilustrasi bayi belajar jalan. Foto: PIKSEL istockphoto


Belajar berdiri dan mengambil langkah pertama adalah fase menyenangkan sekaligus menegangkan bagi setiap orang tua. Di momen ini, bayi biasanya mulai ingin mengeksplorasi ruangan, memanjat, meraih benda, hingga berdiri berulang-ulang walau masih belum stabil.

Periode ini penting untuk tumbuh kembangnya, tapi juga jadi waktu di mana risiko cedera meningkat karena koordinasi tubuh bayi belum sempurna. Makanya, kamu perlu tahu cara-cara aman untuk mendukung proses belajarnya tanpa membuatnya kehilangan rasa percaya diri.

Cara Mengurangi Risiko Cedera Saat Belajar Berdiri dan Jalan

Saat bayi mulai berdiri dan melangkah, tubuhnya belajar menyeimbangkan berat badan sambil mengatur gerakan tangan dan kaki. Di fase ini, wajar kalau bayi sering terjatuh atau terpeleset. Karena itu, kamu perlu memastikan lingkungan rumah mendukungnya untuk bergerak dengan aman dan nyaman.

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko cedera selama proses belajar ini.

1. Pastikan Area Bermain Bebas dari Benda Tajam dan Licin

Pertama-tama, pastikan area tempat bayi latihan berdiri sudah aman dan minim risiko. Singkirkan benda-benda yang memiliki sudut tajam, meja rendah yang keras, atau barang kecil yang bisa membuatnya tersandung. Selain itu, pastikan lantai tidak licin karena hal ini sering jadi penyebab bayi terpeleset saat mencoba berdiri. Dengan ruang yang aman, bayi bisa bereksplorasi tanpa hambatan.

e1cf8ef6-7513-4fce-8be6-c06aa1b8d779.jpeg

Foto: travelism/istockphoto

2. Gunakan Alas Lantai yang Empuk untuk Mengurangi Risiko Cedera Saat Jatuh

Alas lantai yang empuk, seperti playmat, akan membantu mengurangi rasa sakit ketika bayi jatuh karena jatuh adalah bagian normal dari proses belajar jalan. Tekstur alas yang tidak licin juga membantu memberi grip tambahan untuk kaki bayi ketika mencoba berdiri.

Pilihlah alas yang ukurannya cukup besar agar bayi bisa bergerak bebas. Ruang yang nyaman akan membuat bayi lebih percaya diri saat belajar menyeimbangkan tubuh.

3. Dampingi Setiap Gerakannya, tapi Jangan Terlalu Banyak Mengarahkan

Mendampingi bayi bukan berarti menahan setiap gerakannya agar tidak jatuh. Justru, memberi ruang bagi bayi untuk mencoba sendiri adalah bagian penting dari proses belajar.

Namun begitu, tetap pastikan kamu berada di dekatnya untuk mengantisipasi kalau bayi kehilangan keseimbangan. Pendampingan yang tepat membuat bayi merasa aman sambil mendorongnya untuk lebih mandiri.

4. Sediakan Alat Bantu Jalan yang Cocok untuk Latihan

Selain memegang sofa atau meja, beberapa bayi membutuhkan alat bantu jalan agar lebih stabil. Pilih alat bantu yang kokoh, ringan, dan memiliki fitur hiburan agar bayi lebih semangat berlatih.

Kamu bisa memasukkan baby walker sebagai alat pendukung latihan berdiri dan jalan. Walker membantu bayi mengatur ritme langkah sambil belajar menyeimbangkan tubuhnya dengan lebih aman.

0509f400-1aae-4709-bac6-b88e2c3db8e4.jpeg

Foto: UntitledImages istockphoto

5. Jaga Kebersihan Area Bermain untuk Menghindari Risiko Tambahan

Kebersihan area bermain juga berpengaruh pada keselamatan bayi. Debu dan benda kecil di lantai bisa membuat bayi mudah terpeleset atau tersedak. Pastikan ruang latihan selalu bersih setiap hari. Lingkungan yang rapi dan higienis akan membuat aktivitas belajar jalan semakin nyaman.

Rekomendasi Baby Walker untuk Pemula Belajar Berdiri dan Jalan

Kalau kamu ingin mendukung proses belajar jalan bayi, berikut dua rekomendasi baby walker yang bisa jadi pendamping terbaik:

Baby walker ini hadir dengan fitur lipat yang praktis serta mainan musik yang bisa membuat bayi lebih semangat saat belajar berjalan. Materialnya kokoh dan desainnya stabil sehingga membantu bayi bergerak dengan lebih percaya diri.

Dengan desain yang ergonomis dan mainan interaktif di bagian depan, walker ini membantu melatih motorik sekaligus menjaga kestabilan bayi saat berdiri. Fitur lipatnya membuat produk ini mudah disimpan dan dibawa bepergian.

Kalau kamu butuh rekomendasi terbaik untuk pembelian baby walker, Kawankuy bisa langsung cek KuyBeli. Di sana kamu bakal dapat saran produk yang sesuai kebutuhan, tinggal klik, dan kamu akan diarahkan langsung ke toko yang menjualnya. Semoga proses belajar jalan si kecil makin aman dan menyenangkan, ya!

Artikel Terkait

sumber gambar: 김근형 via pexels Bagi orangtua baru, memutuskan produk apa yang terbaik untuk mendukung perkembangan bayi sering kali menjadi dilema. Salah satu produk yang selalu memicu perdebatan adalah baby walker. Alat ini dirancang untuk
Mengapa Banyak Orangtua Memilih Baby Walker? Simak Alasannya!

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Foto: SolStock/istockphotoMenjadi ibu menyusui berarti tubuhmu terus beradaptasi dengan rutinitas dan aktivitas baru setiap hari. Perubahan ukuran payudara, produksi ASI, hingga frekuensi menyusui membuat kenyamanan menjadi hal yang sangat
01/05/2026T06:53Z
Anti Ribet dan Tetap Nyaman, Ini Tips Memilih Bra Menyusui Sesuai Aktivitas Ibu
Foto: Andrey Zhuravlev/istockphotoPayudara nyeri dan sensitif saat menyusui adalah kondisi yang umum dialami banyak ibu, terutama di masa awal menyusui. Perubahan hormon, produksi ASI yang meningkat, serta tekanan dari bra yang tidak sesuai
01/05/2026T06:46Z
Payudara Terasa Nyeri dan Sensitif? Trik Memilih Bra Menyusui yang Lebih Nyaman
Sumber gambar utama: Anna Derzhina via iStockMengurus bayi saat bepergian memang menantang, apalagi jika isi tas berantakan dan sulit dicari. Di sinilah peran diaper bag menjadi sangat penting karena tas ini menyimpan berbagai kebutuhan si
Anti Ribet! Ini Dia Tips Mengatur Isi Diaper Bag agar Lebih Rapi