Hati-Hati, ASI Terlalu Panas Bisa Hilangkan Nutrisi Penting! Ketahui Batas Maksimal Suhu Amannya!

sumber gambar: Jessika Arraes via pexels
Pernah bingung sehangat apa sih susu yang pas buat si Kecil? Jawabannya sebenarnya sederhana, yaitu sehangat suhu tubuh saat ASI diminum langsung dari Bunda. Angka yang menjadi patokan ideal adalah sekitar 36-37 derajat Celsius. Angka ini bukan sekadar patokan, tapi kunci penting yang menentukan kenyamanan dan, yang terpenting, kesehatan bayi.
Susu pada suhu ini tidak hanya terasa nyaman di mulut bayi, tetapi juga membantu sistem pencernaan bekerja optimal tanpa perlu energi ekstra untuk menyesuaikan suhu. Ini adalah comfort zone yang membuat bayi cepat puas dan tidur nyenyak. [Sumber: Nutriclub]
Bahaya di Atas 40 Derajat Celsius: Kenapa Harus Berhati-Hati?
Inilah bagian yang krusial. Hangat itu bagus, tapi panas adalah musuh.
Ketika ASI dipanaskan di atas 40 derajat, kandungan emasnya bisa mulai rusak. Para ahli gizi dan kesehatan memperingatkan bahwa panas berlebih dapat merusak enzim dan antibodi yang memberikan kekebalan pada bayi. Pemanasan yang tidak merata (misalnya menggunakan microwave) juga menciptakan hot spots yang suhunya jauh lebih tinggi dari rata-rata susu. Hot spots ini sangat berbahaya dan berisiko menyebabkan luka bakar di mulut atau kerongkongan si Kecil. [Sumber: Nutriclub]
sumber gambar: Nattakorn Maneerat via iStock
Cara Pemanasan Terbaik: Perlahan dan Merata
Bagaimana cara mencapai suhu ideal tersebut tanpa merusak nutrisi? Para ahli merekomendasikan metode pemanasan bertahap (perlahan dan merata).
Metode yang Disarankan:
-
Rendaman Air Hangat (Water Bath): Letakkan botol atau kantong ASI ke dalam wadah berisi air hangat yang suhunya sekitar 37 derajat Celsius. Biarkan selama 1–2 menit. Sambil merendam, goyangkan botol perlahan agar panasnya menyebar. [Sumber: Nutriclub, Alodokter]
-
Milk Warmer Presisi: Untuk kepraktisan dan akurasi, menggunakan alat penghangat khusus (milk warmer) adalah pilihan terbaik. Pastikan alat tersebut dilengkapi sensor yang mampu mempertahankan suhu stabil di 37 derajat Celsius dan mencegah overshoot panas, menjadikannya pemanas yang paling aman.
Lupakan metode kira-kira menggunakan jari. Selalu pastikan suhu sebelum disajikan dengan meneteskan sedikit susu di punggung tangan. Jika terasa hangat suam-suam kuku, bukan panas, berarti susu siap dinikmati si Kecil. Mempertahankan suhu yang tepat adalah bentuk perhatian orang tua untuk menjaga kualitas ASI tetap optimal.
Sumber Informasi:
-
Nutriclub: Cara Menghangatkan ASI yang Benar dan Aman
-
Alodokter: Cara Penyimpanan ASI Perah yang Benar





