Kenapa Mayones Jepang Begitu Spesial? Bedah Rahasia Beda Rasa dengan Mayones Barat

sumber gambar: Sara Cervera via unsplash
Seringkali saat makan takoyaki atau okonomiyaki, rasanya kurang lengkap tanpa siraman saus kental berwarna putih kekuningan yang creamy dan sedikit manis. Ya, itu adalah Mayones Jepang, dan percayalah, rasa gurihnya punya karakter yang jauh berbeda dari mayones yang biasa kita temukan di sandwich atau burger Barat.
Bagi yang belum tahu, ada tiga hal fundamental yang memisahkan mayones ala Negeri Sakura (seperti Kewpie yang ikonik) dengan mayones ala Barat (seperti Hellmann's atau Duke's). Mari kita bongkar rahasianya.
1. Kunci Pertama: Hanya Kuning Telur
Inilah pembeda paling utama. Mayoritas mayones Barat dibuat menggunakan telur utuh (kuning dan putih telur). Komposisi ini menghasilkan tekstur yang lebih ringan dan cenderung lebih fluffy.
Sementara itu, mayones Jepang hanya menggunakan kuning telur murni dalam jumlah yang lebih banyak. Konsekuensinya? Mayones Jepang memiliki kadar lemak yang lebih tinggi, menghasilkan tekstur yang jauh lebih kental, padat, dan luar biasa kaya. Rasanya jadi lebih "telur" dan custard-like. Ini yang membuat banyak orang merasa Japanese mayo punya sensasi creamy yang maksimal.
2. Kunci Kedua: Cuka yang Berbeda
Rasa asam adalah komponen vital pada mayones. Pada mayones Barat, umumnya digunakan cuka suling atau terkadang cuka sari lemon. Cuka ini memberikan rasa asam yang lebih kuat, tajam, dan langsung.
Sebaliknya, mayones Jepang mengandalkan cuka beras atau cuka apel yang lebih lembut. Cuka beras memberikan rasa asam yang lebih halus dan sedikit manis, sehingga tidak terlalu mendominasi. Ini membuat rasa gurih kuning telur dan minyaknya lebih menonjol.
sumber gambar: Daniel Costa via unsplash
3. Kunci Ketiga: Sentuhan Umami
Bicara soal rasa, mayones Barat cenderung memiliki profil rasa yang asam dan gurih asin (dari garam) yang klasik—sangat cocok untuk menyeimbangkan greasy dari daging burger atau kentang.
Mayones Jepang punya dimensi rasa yang lebih kompleks karena tambahan bahan yang menciptakan Umami (rasa gurih kelima khas Jepang). Penambahan Monosodium Glutamat (MSG) adalah rahasia tersembunyi yang meningkatkan semua rasa alami dalam mayones tersebut, menjadikannya gurih, sedikit manis, dan sangat adiktif.
Kesimpulan: Kenali Aplikasinya
Intinya, dua jenis mayones ini dibuat untuk kebutuhan yang berbeda. Jika mencari saus dressing serbaguna untuk salad, sandwich, atau sebagai pelengkap klasik makanan Barat, mayones Barat yang asam dan ringan adalah pilihan tepat.
Namun, untuk dressing pada hidangan panggang seperti mentai rice, toping sushi, atau cocolan karaage (ayam goreng Jepang), mayones Jepang yang kaya, kental, dan umami adalah juaranya. Pilihlah sesuai selera dan masakan yang ingin dibuat!
Ingin mencoba sensasi mayones Umami yang creamy dan legendaris? Kami punya rekomendasi merek mayones Jepang terbaik untuk kreasi makanan di rumah!




