Kuasai Flash Eksternal dengan Mode Manual

user avatar
aldea·09/30/2025T10:24Z
点赞
Kuasai Flash Eksternal dengan Mode Manual

sumber gambar: emiphoto via iStock

Mode TTL memang sangat membantu, tapi ada kalanya fotografer butuh kendali penuh. Di sinilah mode manual (M) pada flash eksternal jadi pilihan utama. Jika TTL ibarat mobil matic yang serba otomatis, mode manual adalah mobil balap yang semua kontrolnya ada di tangan. Dengan mode manual, fotografer bisa menentukan sendiri seberapa kuat kekuatan camera flash akan menyala, mulai dari 1/1 (kekuatan penuh) hingga 1/128 (kekuatan terlemah).

b616b995-18ec-42ce-add5-6903f4e42b91.jpeg

sumber gambar: smart via unsplash

Mengapa harus repot mengatur flash manual? Karena seringkali kondisi pencahayaan tidak stabil. Dengan flash eksternal, terutama saat memotret potret, kita ingin wajah subjek selalu mendapatkan cahaya yang sama, meskipun posisi atau jaraknya sedikit berubah. Mode manual memastikan setiap bidikan memiliki kekuatan flash yang konsisten. Hasilnya, seluruh seri foto akan terlihat seragam, memudahkan saat proses editing.

Cara kerjanya sederhana. Putar mode flash dari TTL ke M, lalu atur kekuatan flashnya. Misalnya, atur ke 1/8. Coba bidik sekali. Jika foto terlalu terang (overexposed), turunkan kekuatannya, misalnya ke 1/16 atau 1/32. Sebaliknya, jika terlalu gelap (underexposed), naikkan kekuatannya ke 1/4 atau 1/2. Lakukan penyesuaian sampai mendapatkan pencahayaan yang pas.

Penggunaan flash eksternal mode manual ini sangat efektif untuk teknik off-camera flash. Dengan melepaskan flash dari kamera dan menempatkannya di samping subjek, kita bisa menciptakan bayangan yang dramatis dan dimensi yang lebih dalam pada foto. Ini membuka pintu menuju gaya fotografi yang lebih profesional dan artistik.

3148e43d-3b1a-4e61-8dde-49915a38abc4.jpeg

sumber gambar: PonyWangvia iStock

Jadi, ketika flash kamera mode otomatis sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan kreatif, saatnya beralih ke manual. Meskipun butuh sedikit usaha dan eksperimen, hasil yang didapatkan jauh lebih memuaskan. Dengan menguasai mode manual, fotografer benar-benar memegang kendali penuh atas pencahayaan, membuat setiap foto menjadi sebuah karya yang unik.

Artikel Terkait

sumber gambar: Muhammad Imron Khudlori via iStockCoba bayangkan, seringkali saat memotret di ruangan gelap atau saat senja, hasil foto malah jadi blur atau terlalu terang di bagian subjeknya. Kenapa bisa begitu? Karena flash internal kamera
Tips Praktis Menggunakan Flash Eksternal untuk Foto Lebih Profesional

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Sumber gambar utama: choochart choochaikupt via iStockMemilih rice cooker yang tepat bukan hanya soal merek atau fitur, tetapi juga soal kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan harian. Banyak orang akhirnya merasa nasi terlalu cepat habis at
Cara Menentukan Kapasitas Rice Cooker yang Ideal
Sumber gambar utama:yktr via iStockMemilih alat masak yang tepat di dapur bisa sangat memengaruhi kualitas makanan sehari hari, terutama untuk menu pokok seperti nasi. Saat ini, pilihan antara rice cooker digital dan rice cooker konvensiona
Memahami Perbedaan Rice Cooker Digital dan Konvensional
Sumber gambar utama: Gonzalo Calle Asprilla via iStockHidup sebagai anak kos menuntut segalanya serba praktis, termasuk urusan memasak. Rice cooker mini menjadi solusi favorit karena ukurannya ringkas, hemat listrik, dan mudah digunakan. Na
Anak Kos Wajib Tahu! Ini Cara Menggunakan Rice Cooker Mini dengan Aman