Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Headset Gaming Over-Ear iQOO: ANC, LDAC, dan Baterai 150 Jam

Headset Gaming Over-Ear iQOO: ANC, LDAC, dan Baterai 150 Jam
Minat|Peripheral Gaming

Headset Gaming Over-Ear yang Serius Menyasar Audiofil Gamer

Headset gaming over-ear iQOO terbaru adalah perangkat audio nirkabel yang menggabungkan driver 40mm, LDAC audio quality, ANC noise cancellation adaptif, audio spasial THX, dan baterai 150 jam untuk menjawab kebutuhan gamer kasual maupun profesional yang menginginkan kualitas suara tinggi, isolasi bising efektif, serta kenyamanan penggunaan jangka panjang.

Peluncuran headset gaming over-ear ini dilakukan bersamaan dengan iQOO 16 dan iQOO Pad Ultra, menandai ambisi iQOO membangun ekosistem gaming yang lengkap di sekitar perangkat mereka. Dengan bobot hanya sekitar 251 gram, headset ini jelas dirancang bukan sekadar sebagai aksesori, melainkan alat kerja utama bagi gamer yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Alih-alih mengejar gimmick, iQOO memusatkan perhatian pada tiga hal: kualitas audio beresolusi tinggi lewat LDAC, ANC noise cancellation yang adaptif, dan daya tahan baterai 150 jam yang sulit ditandingi di kelasnya. Keputusan ini menunjukkan bahwa iQOO melihat audio dan daya tahan sebagai fondasi utama pengalaman bermain, bukan hanya tambahan pemanis.

SpecAB
Bobot251 gram (nirkabel, ringan untuk kelas gaming)Nyaman untuk sesi bermain panjang
JenisHeadset gaming over-ear nirkabelFokus pada imersi dan isolasi suara

Driver 40mm, LDAC dan THX Spatial Audio+: Paket Serius untuk Kualitas Suara

Jika ada satu alasan paling kuat untuk mempertimbangkan headset ini, jawabannya adalah kombinasi driver 40mm, chip BES2710Y-8X, dukungan LDAC, dan audio spasial THX. Driver 40mm berperan sebagai motor utama yang menggerakkan suara, sementara LDAC audio quality memastikan detail musik, efek suara, dan dialog game tidak hancur oleh kompresi Bluetooth. Untuk gamer yang sensitif terhadap posisi musuh dan arah tembakan, iQOO menambahkan THX Spatial Audio+ di Windows, yang diklaim dapat mensimulasikan konfigurasi surround hingga 7.1.4. Ini bukan sekadar marketing; surround yang presisi berdampak langsung pada kemampuan membaca situasi di FPS kompetitif maupun game aksi naratif.

Implementasi audio spasialnya cukup cerdas: di Windows, THX Spatial Audio+ mengurus pemetaan ruang, sementara di perangkat seluler digunakan teknologi audio spasial eksklusif milik iQOO. Artinya, gamer mobile tidak diperlakukan sebagai warga kelas dua. Dengan LDAC yang mampu membawa bit-rate lebih tinggi, headset gaming over-ear ini juga menarik bagi pengguna yang memakai satu perangkat untuk bermain dan mendengar musik berkualitas tinggi. Dalam konteks harga mid-range, pilihan teknologi audio yang dipasang iQOO terasa agresif dan sengaja dirancang untuk menantang merek yang selama ini dominan di ranah headset gaming.

ANC Noise Cancellation Adaptif untuk Fokus Bermain Tanpa Gangguan

Fitur ANC noise cancellation adaptif pada headset gaming iQOO menunjukkan bahwa perusahaan ini memahami masalah paling nyata gamer rumahan: kebisingan lingkungan. Anak menangis, suara TV, atau obrolan di ruang sebelah sering kali lebih mengganggu daripada delay jaringan. Dengan ANC aktif yang dapat menyesuaikan kondisi sekitar, gamer bisa tetap fokus pada layar tanpa harus mengeraskan volume hingga merusak telinga. Hadir pula mode transparansi, memungkinkan pengguna tetap mendengar suara sekitar penting—misalnya panggilan atau informasi—tanpa melepas headset.

Untuk komunikasi dalam game, iQOO menambah mikrofon boom yang dapat dilepas serta susunan beberapa mikrofon internal untuk membantu meredam kebisingan saat percakapan. Kombinasi ANC di earcup dan noise suppression di mikrofon membuat headset gaming over-ear ini terasa lebih profesional: baik suara masuk maupun suara keluar sama-sama dijaga kualitasnya. Ini sangat penting bagi tim kompetitif yang mengandalkan komunikasi jelas sebagai bagian strategi. Di sisi desain, penggunaan kain pada bantalan telinga dan headband gantung membantu sirkulasi udara dan pembuangan panas saat sesi bermain panjang, sehingga ANC yang menutup telinga rapat tidak berubah menjadi sauna kecil di kepala.

Baterai 150 Jam dan Konektivitas Multi-Platform: Praktis untuk Gamer Kasual dan Pro

Daya tahan baterai adalah kartu truf terbesar headset ini: iQOO mengklaim pemutaran musik bisa mencapai hingga 150 jam dalam sekali pengisian dengan ANC dan pencahayaan dimatikan. Untuk penggunaan gaming dengan ANC aktif, daya tahan masih berada di sekitar 68 jam—angka yang tetap mengesankan. Pengisian ulang melalui USB-C membutuhkan waktu sekitar dua setengah jam hingga penuh. Dalam praktik, ini berarti gamer kasual nyaris tidak perlu memikirkan pengisian daya selama berhari-hari, sementara gamer profesional bisa melewati beberapa sesi latihan intens tanpa takut headset mati di tengah scrim. "Dengan kapasitas penggunaan tersebut, pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi daya meski headset dipakai sebagai perangkat gaming maupun headphone untuk menikmati musik."

Soal konektivitas, headset ini mendukung Bluetooth 5.4, koneksi kabel standar, dan wireless 2,4 GHz melalui dongle berlatensi rendah yang menyediakan port USB-C dan USB-A untuk memudahkan pemakaian di PC, PS5, serta perangkat gaming portabel seperti Steam Deck dan Nintendo Switch 2. Perangkat ini juga mendukung koneksi simultan hingga tiga perangkat dengan latensi end-to-end diklaim sebesar 47 ms. Artinya, satu headset gaming over-ear bisa berpindah peran dari PC utama, ke konsol ruang keluarga, hingga ke handheld tanpa proses pairing yang merepotkan. Bagi gamer yang hidup di ekosistem iQOO dan vivo, ada bonus berupa sinkronisasi pencahayaan ambient di earcup, pop-up pemasangan bertema, fitur terjemahan berbasis AI, dan manajemen multi-perangkat yang lebih terintegrasi.

Kesimpulan: Headset Serius bagi Gamer yang Mengutamakan Audio dan Daya Tahan

Melihat paket lengkap yang ditawarkan, jelas bahwa headset gaming over-ear iQOO ini bukan dibuat sebagai pelengkap portofolio, melainkan sebagai pernyataan: audio premium, ANC noise cancellation adaptif, dan baterai 150 jam adalah standar baru yang layak dituntut gamer. Driver 40mm dengan dukungan LDAC memanjakan telinga, THX Spatial Audio+ dan solusi audio spasial seluler mengurus sisi imersi, sementara desain kain dan headband gantung menjaga kenyamanan jangka panjang.

Kekurangan seperti ketiadaan dukungan wireless untuk satu konsol besar bisa menjadi catatan, tetapi bagi mayoritas gamer PC, PS5, dan handheld, paket fitur yang diberikan terasa sangat masuk akal. Pada akhirnya, headset ini paling cocok bagi mereka yang ingin satu perangkat serbaguna: bisa dipakai latihan kompetitif, grinding ranked, menonton film, hingga mendengar musik beresolusi tinggi tanpa khawatir baterai atau kualitas suara menjadi bottleneck. Jika tren ini berlanjut, kita patut berharap headset gaming lain mulai menanggapi audio dan daya tahan bukan sebagai bonus, melainkan sebagai inti pengalaman bermain.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!