Verdik awal: headphone LDAC nirkabel yang nyaris terlalu murah
Ugreen Max5s adalah headphone over-ear wireless premium berharga rendah yang menggabungkan codec LDAC beresolusi tinggi, ANC adaptif 45dB, baterai hingga 112 jam, dan fitur AI terintegrasi untuk menawarkan paket audiophile nirkabel yang jauh melampaui ekspektasi di kelas harganya. Pada titik harga 169 yuan (sekitar Rp370.000) atau sekitar US$25 (approx. Rp400.000), Ugreen Max5s terasa seperti eksperimen berani: memasukkan hampir semua fitur populer ke dalam satu produk murah. Dari sudut pandang pengguna, ini bukan sekadar "lumayan untuk harganya"; ini adalah headphone yang betul-betul menarik untuk pendengar serius yang ingin merasakan LDAC dan ANC 45dB audiophile tanpa menguras kantong, tetapi tetap hadir dengan kompromi pada material dan refinemen suara yang harus disadari sebelum membeli.
| Ugreen Max5s spesifikasi | Detail | |
|---|---|---|
| Harga | 169 yuan / US$25 (approx. Rp400.000) | |
| Driver | Dinamis 40mm, diafragma PET dua lapis | |
| Codec & sertifikasi | LDAC, Hi-Res Audio, Hi-Res Audio Wireless | |
| ANC | Adaptif hingga 45dB, 375.000 kalkulasi/detik | |
| Baterai | 800mAh, hingga 112 jam (ANC off), 74 jam (ANC on) | |
| Berat | 238 gram | |
| Konektivitas | Bluetooth 6.0, pairing dua perangkat | |
| Fitur AI | Transkripsi suara-ke-teks, interpretasi real-time, terjemahan percakapan |

Kualitas suara dan LDAC: audiophile budget yang masuk akal
Dari sisi karakter suara, konfigurasi driver dinamis 40mm dengan diafragma polimer PET dua lapis dirancang untuk menyeimbangkan bass, mid, dan treble sehingga tidak terasa berat di salah satu frekuensi saja. Ini penting untuk pendengar musik beragam, dari pop hingga klasik, yang menghendaki soundstage cukup luas dan tonalitas netral tanpa harus banyak bermain EQ. Dukungan LDAC membuat Ugreen Max5s layak disebut headphone LDAC nirkabel sungguhan: codec ini memungkinkan transmisi audio resolusi tinggi via Bluetooth, dan dipertegas lagi oleh sertifikasi Hi-Res Audio serta Hi-Res Audio Wireless. Dalam praktik, LDAC baru terasa maksimal jika sumber musik dan perangkat pemutar juga mendukungnya; jika tidak, pengguna akan kembali ke codec standar dan keuntungan audiophile nirkabelnya mengempis. Fitur audio spasial 3D serta sensitivitas 113dB memberikan panggung suara yang lebih imersif untuk film dan gim, tetapi sebagian penikmat musik kritis mungkin akan menganggap efek spasial ini terlalu teatrikal.
ANC 45dB dan AI: nyaman di keramaian, ambisius di fitur
ANC adaptif hingga 45dB adalah salah satu kartu truf Ugreen Max5s, karena jarang ditemui di harga ini. Sistem ini memantau kebisingan lingkungan dan menyesuaikan level peredaman secara dinamis dengan sekitar 375.000 kalkulasi per detik, sehingga transisi dari ruang tenang ke jalanan ramai terasa halus tanpa perlu pengguna mengutak-atik tombol setiap saat. Lima level ANC dan beberapa mode mendengarkan—termasuk ANC adaptif, pengurangan suara angin, dan isolasi yang ditingkatkan—membuatnya fleksibel untuk komuter, pekerja kantor open space, atau penumpang pesawat. Di luar audio, Ugreen menyematkan asisten AI bawaan yang sanggup melakukan transkripsi suara-ke-teks, interpretasi real-time, dan terjemahan percakapan, bahkan mengirimkan audio terjemahan langsung ke headphone ketika tersambung ke ponsel. Ambisi fitur AI ini menarik untuk pengguna produktif dan pelajar bahasa, tetapi bisa terasa berlebihan jika Anda hanya ingin mendengarkan musik; ia menambah lapisan kompleksitas yang tidak semua orang perlukan.
Desain, kenyamanan, baterai 112 jam: maraton, bukan sprint
Dengan berat 238 gram dan bantalan telinga dari kulit protein, Ugreen Max5s diposisikan sebagai headphone over-ear wireless premium yang tetap nyaman dipakai lama. Desain lipat 90 derajat memudahkan penyimpanan di tas dan membuatnya lebih praktis untuk dibawa bepergian. Namun, pada harga ini, ekspektasi terhadap kualitas material dan finishing harus realistis: jangan berharap rasa mewah setara headphone flagship yang berkali-kali lipat lebih mahal. Kelebihan besar lain ada di manajemen daya. Baterai 800mAh diklaim mampu bertahan hingga 112 jam pemutaran dengan ANC mati dan 74 jam dengan ANC aktif, dengan waktu isi ulang sekitar dua jam via USB-C. Dalam kutipan lugas: "Max5s ditenagai baterai 800mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 112 jam pemutaran dengan ANC mati, dan 74 jam dengan ANC aktif." Untuk pengguna yang sering lupa mengisi daya atau banyak bepergian, daya tahan lebih dari 100 jam ini mengurangi kecemasan baterai secara drastis.
Buy if / Skip if
- Buy the Ugreen Max5s if Anda ingin mencicipi headphone LDAC nirkabel dengan sertifikasi Hi-Res Audio tanpa mengeluarkan biaya besar.
- Skip the Ugreen Max5s if Anda mengutamakan material premium dan build quality kelas flagship, bukan fitur yang penuh di harga murah.
- Buy the Ugreen Max5s if ANC 45dB audiophile dan mode adaptif penting bagi Anda untuk meredam kebisingan di kantor, transportasi umum, atau ruang kerja bersama.
- Skip the Ugreen Max5s if Anda tidak peduli dengan LDAC, audio spasial 3D, atau fitur AI dan lebih menginginkan sound signature yang sangat spesifik.
- Buy the Ugreen Max5s if Anda butuh over-ear wireless premium berdaya tahan baterai hingga 112 jam karena sering bepergian dan malas mengisi daya.
- Skip the Ugreen Max5s if Anda merasa fitur AI seperti terjemahan percakapan dan transkripsi suara-ke-teks berlebihan untuk penggunaan Anda sehari-hari.






