Belanja visual Gen Z: dari ide ke keranjang belanja
Belanja visual Gen Z adalah pola berbelanja yang dimulai dari pencarian gambar dan ide, lalu berkembang menjadi eksplorasi gaya, produk, dan solusi nyata sebelum berujung pada transaksi di platform e-commerce yang terhubung dengan konten kreator. Di sinilah Pinterest berperan sebagai mesin inspirasi, tempat orang datang dengan tujuan: mencari outfit, menata ulang rumah, hingga berburu produk kecantikan yang ingin dicoba berikutnya. Gen Z kini menjadi audiens terbesar dengan pertumbuhan tercepat di platform ini, mencakup lebih dari 50% basis pengguna secara global. Lonjakan ini bukan sekadar angka, tetapi sinyal bahwa generasi ini lebih percaya pada visual dan rekomendasi kreator daripada etalase digital konvensional.
Pinterest–Shopee: kemitraan yang mengawinkan inspirasi dan transaksi
Kemitraan Pinterest Shopee partnership bukan kolaborasi biasa, melainkan upaya sadar untuk menyatukan creator commerce platform dengan mesin penemuan visual. Pada Rabu (23/9), Pinterest dan Shopee mengumumkan kemitraan afiliasi baru yang membidik pasar di dua wilayah besar, dengan satu tujuan: membuat perjalanan dari ide di papan inspirasi hingga pembelian di aplikasi belanja menjadi mulus. Melalui integrasi ini, kreator yang tergabung dalam program Shopee Affiliate bisa menghubungkan akunnya ke Pinterest, membagikan rekomendasi produk lewat pin dan video, lalu memperoleh komisi dari setiap transaksi yang terjadi melalui tautan mereka. Kemitraan ini memperkuat ekosistem creator commerce dan menandai langkah resmi Pinterest masuk ke ranah affiliate commerce di pasar lokal.
Lonjakan minat Gen Z pada fashion dan kecantikan
Jika ingin memahami arah social shopping trends, lihat perilaku pencarian Gen Z di Pinterest. Data internal menunjukkan Gen Z mendominasi lebih dari separuh pengguna global dan mencatat pertumbuhan tercepat. Di kategori fashion, pencarian frasa "inspiração de look" atau inspirasi outfit melonjak 281% dibanding tahun sebelumnya di salah satu pasar besar. Di sisi kecantikan, pencarian produk meningkat 83% secara tahunan di pasar lain yang sama pentingnya. Angka-angka ini mengirim pesan jelas: Gen Z mendesain gaya dan rutinitas kecantikannya lewat feed visual, bukan katalog statis. Di sinilah affiliate marketing fashion menemukan konteks baru; rekomendasi outfit lengkap, rangkaian skincare, atau koleksi makeup tampil dalam satu pin, lengkap dengan tautan afiliasi yang siap diklik ke Shopee.
Brand masuk ke tahap perencanaan, bukan hanya checkout
Dulu, brand berebut perhatian di momen terakhir: halaman produk, keranjang, atau promosi kilat. Model Pinterest Shopee partnership membalik skenario ini. Menurut Peggy Zhu dari Shopee, perjalanan belanja tidak lagi berawal dari halaman transaksi, tetapi dari momen ketika orang menemukan ide, mengeksplorasi pilihan, dan memilih yang paling sesuai kebutuhannya. Dengan menghubungkan program Shopee Affiliate yang sudah ada ke penemuan visual Pinterest, produk bisa muncul lebih awal, saat Gen Z masih menyusun moodboard, bukan ketika mereka sudah mantap pada satu pilihan. Praktisnya, pengguna dapat berpindah lebih mudah dari menemukan inspirasi di Pinterest ke pembelian di Shopee. Ini menjadikan jalur penemuan terasa lebih natural karena keputusan dibentuk pelan-pelan melalui konten kreator, bukan tekanan iklan yang tiba-tiba.
Creator commerce: menghubungkan inspirasi, kepercayaan, dan komisi
Inti transformasi ini adalah creator commerce: ekosistem yang menghubungkan inspirasi visual dengan monetisasi langsung. Ayumi Nakajima menyebut Pinterest berada di pusat creator commerce, tempat inspirasi mendorong seseorang mengambil tindakan nyata. Kolaborasi dengan Shopee memberi kreator alat yang jauh lebih taktis: mereka bisa memilih produk yang memenuhi syarat, menandai beberapa item dalam satu pin atau video, mengaktifkan tautan afiliasi otomatis, lalu memperoleh komisi setiap kali ada pembelian melalui konten mereka. Kemitraan ini membuat perjalanan pengguna dari menemukan ide hingga melakukan pembelian menjadi lebih praktis, sekaligus membuka peluang monetisasi yang lebih besar bagi kreator. Pada titik ini, Pinterest berubah dari sekadar papan ide menjadi creator commerce platform yang produktif, sementara Shopee mendapat aliran traffic yang sudah hangat dan berniat belanja.
Implikasi bagi masa depan belanja visual Gen Z
Kolaborasi Pinterest dan Shopee menunjukkan satu hal: belanja visual Gen Z bukan tren sesaat, tetapi cara baru mendefinisikan e-commerce. Perubahan perilaku ini, terutama di kategori fashion dan kecantikan yang pertumbuhannya melonjak tajam, akan mengubah peta persaingan social commerce di banyak kawasan. Model affiliate marketing fashion yang ditenagai creator commerce memindahkan kekuatan dari iklan banner ke rekomendasi personal. Pengguna menang karena perjalanan dari ide ke transaksi menjadi lebih alami; kreator menang karena kerja kurasi mereka dibayar; brand menang karena bisa hadir di tahap perencanaan, bukan hanya menunggu di halaman checkout. Jika ada satu pelajaran bagi pelaku bisnis, itu adalah: di era social shopping trends, gambar dan kepercayaan kreator lebih kuat daripada diskon tanpa konteks.






