Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Asap Karhutla Mengancam Kehamilan: Kenali Risiko dan Tanda Bahayanya

Asap Karhutla Mengancam Kehamilan: Kenali Risiko dan Tanda Bahayanya
Minat|Pengetahuan Parenting

Mengapa asap karhutla berisiko bagi kehamilan

Asap karhutla pada kehamilan adalah paparan campuran polutan dari kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengganggu kesehatan ibu serta menghambat pasokan oksigen dan nutrisi yang diperlukan janin untuk bertahan hidup. Ancaman ini tidak patut dianggap sepele, terutama bagi ibu hamil yang tinggal di wilayah terdampak. Asap mengandung karbon monoksida (CO) dan partikel halus mikroskopis PM2.5. Zat tersebut dapat masuk ke paru-paru dan berikatan dengan sel darah ibu, sehingga mengurangi pasokan oksigen ke janin. Kehamilan juga meningkatkan kebutuhan oksigen dan mengubah fungsi pernapasan serta sirkulasi darah. Karena itu, paparan asap dapat menambah beban pada tubuh ibu yang sedang memenuhi kebutuhan dirinya sekaligus janin. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis kedokteran fetomaternal Novan Satya Pamungkas mengingatkan bahwa asap karhutla rentan menyumbat pasokan oksigen ke janin.

Asap Karhutla Mengancam Kehamilan: Kenali Risiko dan Tanda Bahayanya

Risiko keguguran paparan asap pada kehamilan awal

Ibu hamil dengan usia kehamilan di bawah 20 minggu perlu meningkatkan kewaspadaan saat berada di wilayah terdampak. Paparan asap pada masa ini dapat meningkatkan risiko keguguran; polutan tingkat tinggi juga dikaitkan dengan risiko kematian janin di dalam kandungan. Inilah alasan risiko keguguran paparan asap tidak boleh dipandang sebagai kekhawatiran yang hanya relevan ketika ibu mengalami batuk atau sesak. Sumber bahaya yang disebutkan mencakup karbon monoksida, partikel PM2.5, serta zat pengganggu hormon atau bahan kimia pengganggu sistem endokrin, termasuk dioksin. Paparan polutan tersebut dapat mengacaukan perkembangan awal kehamilan. Ibu hamil di area berasap sebaiknya tidak menunggu sampai muncul gejala berat untuk mencari arahan medis. Hubungi dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk membahas kondisi kehamilan dan paparan yang dialami, terutama bila usia kehamilan masih di bawah 20 minggu.

Gejala bahaya kehamilan yang perlu ditangani segera

Kenali gejala bahaya kehamilan dan jangan menunda pertolongan bila kondisi berikut muncul di tengah paparan asap. Keluhan pernapasan yang perlu diperhatikan meliputi batuk terus-menerus, sesak napas yang semakin berat, atau nyeri dada. Pusing hebat, mual, dan tubuh terasa sangat lemas juga menjadi alasan untuk segera mencari pemeriksaan. Tanda darurat terkait kehamilan mencakup flek atau perdarahan dari jalan lahir, air ketuban yang keluar mendadak, kontraksi rahim yang tidak normal atau mengarah pada ancaman persalinan prematur, serta gerakan janin yang berkurang dari biasanya. Ibu hamil di wilayah terdampak perlu segera pergi ke fasilitas kesehatan atau melakukan konsultasi dokter kandungan jika mengalami tanda-tanda tersebut. Jangan menunggu keluhan mereda sendiri, khususnya bila sesak memburuk, terjadi perdarahan, atau kontraksi muncul. Kewaspadaan dan penanganan medis tepat waktu merupakan langkah yang lebih aman bagi ibu dan janin.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!