Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jinju: Sutra, Stroberi, dan Lentera yang Menyimpan Sejarah

Jinju: Sutra, Stroberi, dan Lentera yang Menyimpan Sejarah
Minat|Jepang & Korea

Tradisi Lentera yang Membawa Kisah Masa Lalu

Jinju adalah kota di Provinsi Gyeongsangnam-do, Korea Selatan, yang memadukan warisan budaya berabad-abad, kerajinan sutra, dan tradisi lentera di Sungai Namgang menjadi pengalaman lokal yang khas bagi pelancong. Kota ini berpredikat UNESCO Creative Crafts and Folk Art City, sehingga wisata Jinju Korea terasa lebih berakar pada kehidupan dan seni setempat daripada sekadar kunjungan ke tempat populer. Ikon paling memikatnya adalah festival lentera apung, yang dikenal sebagai Jinju Namgang Yudeung Festival dan telah dilestarikan sejak 1950-an. Kisah yang melatarinya berhubungan dengan Perang Imjin: lentera digunakan untuk menyampaikan strategi, sementara warga melarung lentera berisi doa dan harapan keluarga. Saat merencanakan perjalanan, festival ini layak menjadi poros agenda—bukan hanya karena pemandangannya, tetapi juga karena tradisi tersebut membuat sejarah kota terasa dekat dan personal.

Jinju: Sutra, Stroberi, dan Lentera yang Menyimpan Sejarah

Sutra, Stroberi, dan Rasa Khas Jinju

Jinju juga menarik bagi pencinta produk lokal. Sutra Korea berkualitas dari kota ini disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia, dengan sejarah penggunaan sejak era Dinasti Joseon. Jejak keterampilan itu bukan sekadar cerita masa lalu: pada 2022, sutra Jinju digunakan dalam peragaan busana di Gunung Bromo, dengan kain yang dibatik oleh perajin Jawa Timur. Kota ini pun dikenal sebagai produsen utama stroberi kualitas ekspor, jadi hasil bumi setempat patut masuk daftar cendera mata atau pengalaman kuliner yang dicari. Untuk mencicipi masakan khas, pesan Jinju Bibimbap—namun wisatawan Muslim sebaiknya memastikan sendiri bahan dan cara pengolahannya sebelum makan. Memisahkan kebanggaan kuliner lokal dari kepastian status halal adalah langkah bijak; kekhasan hidangan tetap bisa dinikmati sambil memilih dengan cermat.

Jinju: Sutra, Stroberi, dan Lentera yang Menyimpan Sejarah

Pilihan Halal dan Cara Menjangkau Kota

Bagi wisatawan Muslim, kawasan Gyeongsangnam-do menawarkan sejumlah pilihan makanan halal: restoran India, hidangan laut, serta ikan dan kerang segar yang dapat dimasak di Masan Fish Market. Sup miyeok-guk dan sup ikan setempat disebut menggunakan kaldu ikan atau rumput laut, bukan daging babi, tetapi tetap tanyakan bahan dan proses memasaknya untuk memastikan pilihan sesuai kebutuhan pribadi. Promosi wisata Jinju kepada pasar Indonesia turut hadir melalui Festival Oullim Korea di Surabaya. Pada 18 Oktober 2026, Mardiana dari Gyeongnam Jakarta Office memperkenalkan budaya Jinju dan peluang studi di Gyeongsangnam-do. Jawa Timur dan Gyeongsangnam-do telah menjadi sister province sejak 1996. Jinju juga menjadi rumah Gyeongsang National University, salah satu dari 10 universitas nasional terbaik Korea. Dari Incheon, bus menuju Jinju memerlukan sekitar enam jam; Bandara Sacheon juga melayani wilayah ini. Changwon, ibu kota provinsi yang dikenal sebagai kampung halaman Wonwoo SEVENTEEN, bisa menjadi pemberhentian tambahan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!