Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Wuling dan Honda Ramaikan GIIAS Semarang dengan Era Elektrifikasi

Wuling dan Honda Ramaikan GIIAS Semarang dengan Era Elektrifikasi
Minat|Memilih Kendaraan Energi Baru

GIIAS Semarang 2026: Panggung Strategis Era Kendaraan Elektrifikasi

GIIAS Semarang 2026 adalah pameran otomotif di Muladi Dome Universitas Diponegoro yang menjadi ajang produsen memamerkan kendaraan elektrifikasi dan teknologi terbaru, sekaligus menguji respons pasar terhadap mobil listrik dan hybrid melalui interaksi langsung dengan pengunjung, aktivitas test drive, serta edukasi tentang cara berkendara dan menikmati mobil di era elektrifikasi modern.

Gelaran yang berlangsung 30 September hingga 4 Oktober 2026 ini dengan terang menegaskan bahwa transisi ke kendaraan elektrifikasi bukan lagi wacana, tetapi agenda utama industri. Keikutsertaan Wuling dan Honda, dua merek yang datang dengan identitas kuat dan strategi berbeda, menjadikan GIIAS Semarang 2026 lebih dari sekadar pameran: ini adalah barometer arah masa depan mobil kota dan mobil keluarga di Jawa Tengah. Dengan intensitas peluncuran model listrik dan hybrid, GIIAS Semarang mulai terasa seperti titik balik, di mana pengunjung tidak hanya melihat teknologi baru, tetapi diajak memikirkan ulang definisi kenyamanan dan kesenangan berkendara di era tanpa emisi lokal.

Wuling Aira ev Toy Story 5: Fun Everyday di Booth H

Jika ada merek yang paling lantang menyuarakan bahwa mobil listrik bisa terasa dekat dan menyenangkan, Wuling melakukannya lewat Aira ev di GIIAS Semarang 2026. Wuling menempati booth H seluas sekitar 255 meter persegi, memanfaatkannya sebagai ruang bermain teknologi sekaligus desain emosional. Aira ev hadir sebagai city car listrik terbaru dengan desain khusus hasil kolaborasi bersama Disney and Pixar's Toy Story 5, menjadikan mobil ini bukan hanya alat mobilitas, tetapi objek gaya hidup yang memancing rasa ingin tahu keluarga muda.

Konsep “Fun Everyday, For Everyone” yang diusung Aira ev terasa konsisten dengan empat karakter yang digarisbawahi Wuling: Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman. Pendekatan ini jelas mencoba mematahkan citra mobil listrik sebagai sesuatu yang dingin dan teknis. Di sekitar Aira ev, Wuling juga memamerkan Darion, Eksion, dan Cloud EV sebagai deretan kendaraan elektrifikasi lain, menunjukkan bahwa strategi merek ini bukan satu model, melainkan portofolio penuh. Menariknya, semua itu diarahkan sebagai kesempatan masyarakat Semarang untuk melihat langsung pilihan kendaraan elektrifikasi, bukan sekadar melihat brosur di internet, sebagaimana ditegaskan Regional Sales Senior Manager Wuling Motors Noor Fazrur Rahman Ridha.

Honda Super-ONE: Joy of Driving Bertemu Elektrifikasi

Berbeda dengan pendekatan Wuling yang menonjolkan sisi fun dan lifestyle, Honda datang ke GIIAS Semarang 2026 dengan tema “Culture. Evolved.” dan fokus pada mempertahankan karakter berkendara khas merek di tengah elektrifikasi. Honda Super-ONE menjadi sorotan utama yang dengan lugas menjawab satu kekhawatiran besar tentang mobil listrik: apakah masih bisa terasa hidup di tangan pengemudi? Mobil listrik ini menunjukkan bagaimana karakter berkendara responsif dan menyenangkan tetap dipertahankan lewat teknologi elektrifikasi, alih-alih dikorbankan demi efisiensi semata.

Di Super-ONE, konsep Joy of Driving diterjemahkan ke fitur konkret dan bukan jargon kosong. BOOST Mode disematkan untuk memberi respons akselerasi lebih spontan, sementara Simulated 7-Speed Gear Shift dan Active Sound Control menghadirkan sensasi perpindahan gigi dan umpan balik suara yang mengikuti karakter berkendara. Pendekatan yang berpusat pada pengemudi tampak dari tata letak kontrol yang intuitif, penggunaan tombol fisik untuk fungsi utama, dan kabin yang fleksibel untuk kebutuhan harian. Di sinilah Honda mengirim pesan jelas: elektrifikasi tidak perlu mematikan rasa keterlibatan pengemudi, melainkan bisa memperkaya pengalaman berkendara melalui kombinasi rekayasa dan teknologi yang cermat.

Line-up Honda di GIIAS Semarang 2026: Elektrifikasi sebagai Budaya Baru

Tema “Culture. Evolved.” yang dibawa Honda Semarang Center terasa nyata karena mereka tidak hanya membawa Honda Super-ONE, tetapi juga memperlihatkan spektrum karakter berkendara dan kebutuhan pengguna yang berbeda. HR-V Mugen GIIAS 2026 Special Edition, STEP WGN e, dan WR-V ikut menemani Super-ONE, menggarisbawahi bahwa elektrifikasi bukan satu titik produk, melainkan proses evolusi di seluruh lini. Di booth, logo H baru dengan desain lebih terbuka yang menyerupai dua tangan meraih ke depan menambah pernyataan visual bahwa ini bukan sekadar generasi produk, tetapi arah baru identitas brand.

Menurut Prasetya Arya Wilianto, Direktur Honda Semarang Center, “Evolusi bukan berarti meninggalkan jati diri. Teknologi Honda akan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman, dengan tetap membawa karakter yang membuat setiap mobil Honda menyenangkan untuk dikendarai.” Pernyataan ini masuk akal ketika melihat bagaimana Honda mengemas Joy of Driving di era elektrifikasi: mulai dari fitur BOOST Mode dan Active Sound Control di Super-ONE hingga hadirnya model hybrid seperti STEP WGN e yang lebih berorientasi keluarga. Di GIIAS Semarang 2026, Honda tidak hanya menjual mobil, tetapi menanam gagasan bahwa budaya berkendara sedang bergeser, dan elektrifikasi adalah bagian integral dari perubahan itu, bukan sekadar tambahan fitur.

GIIAS Semarang 2026: Kesimpulan dan Arah ke Depan

Melihat strategi Wuling dan Honda di GIIAS Semarang 2026, satu kesimpulan menjadi jelas: kendaraan elektrifikasi mulai dihadirkan bukan sebagai konsep futuristik, melainkan pilihan harian yang realistis. Wuling memanfaatkan Aira ev dan jajaran Darion, Eksion, serta Cloud EV untuk membangun kedekatan emosional sekaligus rasa aman terhadap mobil listrik. Sementara Honda melalui Super-ONE dan tema “Culture. Evolved.” menegaskan bahwa elektrifikasi bisa selaras dengan Joy of Driving dan jati diri rekayasa mereka.

Bagi Semarang dan sekitarnya, GIIAS tahun ini berperan sebagai laboratorium terbuka: pengunjung dapat melihat, menyentuh, dan merasakan langsung bagaimana mobil listrik dan hybrid bereaksi di dunia nyata, bukan hanya di iklan. Ke depan, tantangannya bukan lagi pertanyaan apakah elektrifikasi akan menjadi arus utama, tetapi seberapa cepat infrastruktur, kebijakan, dan kebiasaan pengguna mampu mengejar langkah yang sedang diambil produsen. Dengan arah yang ditunjukkan Wuling dan Honda di Muladi Dome, tampaknya bola kini berada di tangan konsumen dan pembuat kebijakan untuk menjadikan era elektrifikasi ini bukan tren sesaat, melainkan bagian dari keseharian berkendara.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!