GIIAS Semarang sebagai panggung utama mobil listrik dan hybrid
GIIAS Semarang adalah pameran otomotif Jawa Tengah yang mengumpulkan puluhan merek kendaraan penumpang dan sepeda motor dalam satu arena, menghadirkan mobil listrik showcase, model hybrid, serta beragam inovasi teknologi terbaru yang dapat dilihat dan dicoba langsung oleh masyarakat selama beberapa hari penyelenggaraan di Muladi Dome UNDIP. Gelaran GIIAS Semarang 2026 dibuka untuk umum pada 30 September–4 Oktober di Muladi Dome UNDIP, dan tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima di kota ini. Menariknya, pameran ini sekaligus menjadi kota keempat dalam rangkaian GIIAS The Series tahun tersebut, setelah ICE BSD, Surabaya, dan Bandung. Semarang tidak sekadar kebagian giliran; kota ini diposisikan sebagai lokomotif perkembangan pasar otomotif, khususnya kendaraan listrik, berkat potensi penjualan dan arus investasi komponen EV yang terus masuk ke kawasan industri sekitar Kendal. Dengan 19 merek kendaraan global yang berpartisipasi, fokus jelas bergeser ke arah inovasi dan elektrifikasi, menjadikan GIIAS Semarang sebuah barometer perubahan selera konsumen menuju mobil ramah lingkungan.

Deretan merek dan mobil listrik showcase: apa yang harus Anda lihat
Jika tujuan Anda datang ke GIIAS Semarang adalah mengikuti perkembangan mobil listrik dan hybrid, tahun ini line-up merek terasa sangat strategis. Total 19 merek global hadir, terdiri dari 18 merek kendaraan penumpang dan satu merek sepeda motor. Di kategori penumpang, pengunjung dapat menjumpai BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leap Motor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling. Sementara di kategori roda dua, Polytron membawa line-up elektrifikasi yang menyokong ekosistem kendaraan listrik regional. Pameran ini sengaja dirancang sebagai mobil listrik showcase, sejalan dengan masuknya investasi sekitar Rp15 triliun ke Kawasan Industri Seafer (KIS) Kendal untuk pengembangan baterai, ban, dan suku cadang kendaraan listrik. Kutipan yang patut dicermati: data penjualan hingga April 2026 menunjukkan Jawa Tengah menyumbang sekitar 5,1% dari total penjualan kendaraan nasional dengan 14.195 unit, menegaskan bahwa minat terhadap teknologi otomotif baru bukan lagi fenomena pinggiran.

Kia dan Daihatsu: dari test drive SUV sampai opsi hybrid
Untuk pengunjung yang ingin merasakan langsung sensasi mengemudi, booth Kia adalah salah satu titik wajib mampir di GIIAS Semarang. Tiga model utama mereka — The all-new Seltos, The all-new Carens, dan The new Sonet — hadir sebagai unit display sekaligus test drive hybrid dan SUV kompak, memberi kesempatan menentukan model paling cocok untuk keseharian. Seltos mengedepankan karakter SUV stylish dengan kabin lapang dan fitur keselamatan lengkap, Carens menawarkan fleksibilitas kabin tiga baris bagi keluarga, sedangkan Sonet menyasar mobilitas perkotaan yang lincah. Di sisi lain, Daihatsu memanfaatkan panggung ini untuk menegaskan kedekatan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Jawa Tengah. Terios Special Edition dibawa sebagai SUV berkarakter lebih eksklusif, ditawarkan khusus di Semarang dengan harga Rp295.450.000 OTR dan unit sangat terbatas, hanya lima. New Astra Daihatsu Sigra hadir dengan penyegaran eksterior-interior, seperti opsi two-tone dan head unit yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, dengan banderol OTR Semarang mulai Rp192,9 juta hingga Rp215,8 juta tergantung varian.

Insentif BBNKB 10 persen: mengapa momentum beli ada di GIIAS
Salah satu alasan paling rasional untuk menjadikan GIIAS Semarang sebagai momen membeli mobil baru adalah insentif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) 10 persen. Pemerintah provinsi memberikan pengurangan BBNKB bagi pembelian atau pemesanan kendaraan baru yang dilakukan di arena pameran pada 30 September hingga 4 Oktober, sehingga beban biaya awal kepemilikan kendaraan menjadi lebih ringan. Insentif ini berlaku lintas merek, sehingga pengunjung bebas memilih antara kendaraan konvensional, hybrid, maupun mobil listrik dengan keuntungan fiskal yang sama. Selain itu, penyelenggara menyiapkan akses tiket yang cukup terjangkau: ada promo Buy 1 Get 1 seharga Rp15.000 untuk weekdays dan weekends, sementara pembelian on-the-spot dibanderol Rp20.000 (weekdays) dan Rp30.000 (weekend). Bagi keluarga yang ingin datang bersama, skema tiket ini membuat eksplorasi pameran terasa masuk akal secara biaya. Intinya, jika Anda sudah lama menimbang beralih ke mobil baru — khususnya yang lebih efisien dan ramah lingkungan — GIIAS menawarkan kombinasi menarik antara pilihan produk, test drive, dan insentif pajak.
Kesimpulan: saat yang tepat bagi Jawa Tengah beralih ke mobil elektrifikasi
Melihat susunan merek, kuatnya fokus pada mobil listrik showcase, serta hadirnya model hybrid dan SUV keluarga yang siap dicoba di area test drive, GIIAS Semarang bukan sekadar pameran rutin, melainkan titik balik cara masyarakat Jawa Tengah memandang mobilitas. Kehadiran Terios Special Edition, New Sigra, dan Rocky Hybrid ACTIVe dari Daihatsu memperjelas bahwa elektrifikasi dan efisiensi kini menyentuh segmen populer, bukan hanya kelas premium. Di saat yang sama, Kia mengajak pengunjung merasakan sendiri perbedaan karakter Seltos, Carens, dan Sonet sebelum mengambil keputusan, sebuah pendekatan yang sehat bagi konsumen yang semakin kritis. Ditambah pengurangan BBNKB 10 persen, momentum ini terlalu kuat untuk diabaikan. Kesimpulannya, bagi siapa pun yang ingin naik kelas ke mobil baru — terutama yang mengincar teknologi terkini dan opsi elektrifikasi — GIIAS Semarang adalah tempat paling logis untuk mulai, melihat, mencoba, dan bila sudah mantap, mengunci pembelian dengan keuntungan fiskal yang tidak datang setiap hari.






