Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pembiayaan Smart Home: Teknologi Rumah Pintar Masuk Kelas Menengah

Pembiayaan Smart Home: Teknologi Rumah Pintar Masuk Kelas Menengah
Minat|Solusi Pintar

Smart home terjangkau: dari gaya hidup premium ke kebutuhan rumah menengah

Smart home terjangkau adalah konsep rumah yang memanfaatkan perangkat dan sistem otomatis untuk mengendalikan lampu, AC, kunci pintu, serta keamanan melalui ponsel atau perintah suara, yang kini dirancang dengan paket fitur dan pembiayaan fleksibel sehingga bisa diakses segmen rumah menengah tanpa lonjakan harga jual yang ekstrem. Pergeseran ini bukan sekadar tren teknologi, melainkan perubahan cara kelas menengah memaknai rumah: bukan hanya tempat tinggal, tetapi pusat kenyamanan, keamanan, dan efisiensi sehari-hari. Ketika gaya hidup menuntut hunian yang mendukung aktivitas, teknologi rumah pintar menjadi logis, bukan lagi kemewahan. Pertanyaannya bukan “perlu atau tidak”, melainkan “bagaimana caranya agar terjangkau dan sesuai rencana keuangan”. Di sinilah peran lembaga keuangan dan pengembang menjadi penentu arah pasar.

Pembiayaan Smart Home: Teknologi Rumah Pintar Masuk Kelas Menengah

Pembiayaan multiguna: pintu masuk kelas menengah ke teknologi rumah pintar

Perubahan prioritas pengeluaran rumah tangga terlihat jelas: dana tidak hanya diarahkan untuk membeli rumah, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas dan fungsinya melalui renovasi, perangkat hemat energi, dan teknologi smart home. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menegaskan bahwa keputusan renovasi dan pembaruan peralatan adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup, yang tetap harus selaras dengan kemampuan finansial. Di titik ini, pembiayaan multiguna menjadi jembatan praktis. Fasilitas dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan menawarkan tenor hingga empat tahun dengan bunga mulai 0,73% per bulan serta pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta. "BRI Finance berupaya menyediakan pilihan pembiayaan yang dapat membantu masyarakat mengelola kebutuhan secara lebih terencana," ujar Aditia. Skema seperti ini membuat pembiayaan rumah pintar tidak lagi identik dengan kelas atas, melainkan bagian dari strategi keuangan kelas menengah.

Rumah menengah teknologi: pengembang menjadikan smart home sebagai nilai jual utama

Di pasar properti yang kompetitif, pengembang mulai sadar bahwa rumah menengah teknologi adalah senjata baru untuk bertahan. Teknologi smart home kini menyasar segmen yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada hunian menengah atas. Direktur Operasional PT Handyman Smart Teknologi, Jeffry Candra Suwono, menyebut bahwa sistem rumah pintar sudah bisa diterapkan pada rumah dengan harga middle, dengan level fitur yang disesuaikan kebutuhan dan anggaran. Di Semarang dan Jateng, kerja sama Handyman dengan PT Bangun Cipta Karya Indonesia (BCKI) menghadirkan smart home pada proyek hunian, ditandai penandatanganan kerja sama di kantor Fasindo Properti Indonesia pada Rabu (21/10). BCKI secara terang menyebut inovasi rumah pintar sebagai taktik untuk memberi added value, meningkatkan daya saing, dan memenangkan persaingan pasar hunian. Ketika pengembang menjadikan smart home sebagai standar baru, kelas menengah dipaksa naik kelas dalam hal ekspektasi terhadap rumah.

Nilai tambah dan efisiensi: smart home sebagai investasi, bukan aksesori

Pengembang yang serius menggarap smart home tidak sekadar menempelkan gimmick teknologi. Direktur PT BCKI, Laindra Winarto, menyebut smart building system sebagai nilai tambah penjualan yang dirancang agar tidak menggelembungkan harga jual rumah secara ekstrem, dengan tingkat penerapan teknologi yang bisa disesuaikan dari kunci pintu pintar hingga otomatisasi penuh. Melalui kerja sama dengan Handyman Smart Teknologi, unit hunian BCKI akan dilengkapi sistem rumah pintar yang mengintegrasikan berbagai perangkat untuk memudahkan aktivitas sehari-hari. Penghuni dapat mengendalikan lampu, AC, kunci pintu, dan memantau keamanan melalui smartphone atau perintah suara. Di balik kenyamanan, ada logika efisiensi: kontrol yang lebih presisi atas perangkat rumah membuka peluang penghematan energi, terutama listrik, karena penggunaan bisa diatur sesuai kebutuhan, bukan kebiasaan boros. Smart home, dalam konteks ini, adalah investasi jangka panjang dalam kualitas hidup dan efisiensi, bukan aksesori teknologi.

Kesimpulan: saat bank dan pengembang menyamakan visi, kelas menengah menang

Ketika lembaga keuangan menyediakan pembiayaan multiguna yang fleksibel dan pengembang memasukkan smart home sebagai standar nilai tambah, ekosistem hunian bergeser dari sekadar memiliki rumah menjadi mengelola kualitas hidup. Perluasan pasar smart home didorong oleh harga perangkat yang semakin terjangkau dan kebutuhan akan hunian praktis serta efisien. Di Semarang dan Jateng, kerja sama antara BCKI dan Handyman menunjukkan bahwa rumah menengah teknologi bukan konsep abstrak, melainkan proyek nyata yang sedang berjalan. Kelas menengah pada akhirnya menjadi pihak yang paling diuntungkan: mereka mendapatkan akses ke kenyamanan, keamanan, dan efisiensi yang dulu identik dengan hunian premium, tanpa harus mengorbankan rencana keuangan secara tidak realistis. Tantangannya kini bukan lagi soal ketersediaan teknologi, tetapi keberanian untuk memanfaatkan pembiayaan secara bijak dan menuntut pengembang menghadirkan smart home terjangkau sebagai norma baru.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!