Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Ekspansi Jargas PGN: Akses Rumah Tangga Diuji oleh Target

Ekspansi Jargas PGN: Akses Rumah Tangga Diuji oleh Target
Minat|Asia Tenggara

Ekspansi jaringan harus diikuti kesiapan warga

Jaringan gas rumah tangga adalah layanan penyaluran gas bumi melalui pipa langsung ke rumah pelanggan, sehingga akses energi tidak bergantung pada pengiriman bahan bakar dalam kemasan. Perluasan layanan ini punya nilai bagi konsumen jika jaringan benar-benar mencapai permukiman dan warga memahami cara menggunakannya dengan aman. Di Surabaya, PGN telah merealisasikan hampir 50.000 sambungan dari target 59.900 sepanjang 2025–2026. Sementara itu, di Batam perusahaan mengejar target 10.000 sambungan pada 2026; hingga 20 Oktober, 2.813 telah terealisasi. Angka-angka tersebut menunjukkan dua tahap pekerjaan yang berbeda: Surabaya mendekati sasaran, sedangkan Batam menghadapi percepatan besar menjelang akhir tahun. Karena itu, ekspansi PGN Surabaya dan pengembangan jaringan di Batam sebaiknya dinilai bukan semata dari jumlah sambungan, melainkan juga dari kesiapan infrastruktur, pemerataan jangkauan, dan pemahaman pelanggan.

Di Surabaya, sosialisasi menjadi bagian dari pembangunan

Ekspansi PGN Surabaya memperlihatkan bahwa pembangunan pipa saja tidak cukup untuk mengubah layanan menjadi pilihan rumah tangga. Kelurahan Lontar menjadi salah satu fokus, dengan target sekitar 4.500 sambungan selama 2025–2026. Pemasangan pada 2026 masih berlangsung di lima RW, sementara wilayah itu memiliki sekitar 30.000 rumah tangga yang tersebar di 16 RW. PGN juga mengusulkan perluasan ke 10 RW pada 2027, tetapi pelaksanaannya masih menunggu penyesuaian rencana dan persetujuan program. Sosialisasi manfaat, prosedur pemasangan, dan keselamatan perlu dipandang sebagai bagian inti ekspansi, bukan pelengkap. Kegiatan di Lontar pada 24 Oktober merupakan sosialisasi ketujuh PGN Area Surabaya sepanjang 2026. Arief Nurrachman mengatakan, “Pengembangan jaringan gas bumi di Surabaya terus kami lakukan secara bertahap, disertai sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat layanan, proses pemasangan, serta aspek keselamatan penggunaannya.” Pendekatan bertahap ini masuk akal: adopsi lebih mungkin tumbuh ketika warga memahami layanan sebelum sambungan dipasang.

Batam berpacu mengejar sambungan yang tersisa

Di Batam, tantangan utamanya adalah mengejar sisa target dalam waktu singkat. Dari sasaran 10.000 sambungan gas rumah tangga pada 2026, PGN telah merealisasikan 2.813 hingga 20 Oktober; artinya, 7.187 sambungan masih harus diupayakan dalam dua bulan berikutnya. Realisasi 28,13 persen menegaskan bahwa percepatan pembangunan perlu berjalan seiring dengan perluasan penerimaan di kawasan permukiman. Jaringan pipa PGN di Batam membentang 273 kilometer dan menjangkau sejumlah kawasan strategis, sedangkan pasokan gasnya berasal dari wilayah kerja di Sumatra melalui pipa transmisi Grissik–Singapura. Rata-rata pemakaian pelanggan rumah tangga disebut sekitar 10–20 meter kubik. Bagi konsumen, tersedianya sambungan berarti akses langsung ke layanan gas berpipa, tetapi manfaat itu baru terasa jika pemasangan menjangkau lingkungan mereka dan informasi keselamatan mudah dipahami. Maka, sambungan gas Batam tidak semestinya dikejar sebagai angka semata. Kesimpulannya, keberhasilan ekspansi di kedua kota akan ditentukan oleh perpaduan pembangunan jaringan, sosialisasi yang konsisten, dan kemampuan PGN menjangkau rumah tangga yang belum terlayani.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!