Styles LAND: Dari Mall Menjadi Lifestyle Playground Kreatif
Styles LAND adalah sebuah event lifestyle yang mengubah area pusat perbelanjaan di Lippo Mall Kemang menjadi playground kreatif imersif, di mana pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga mengeksplorasi instalasi tematik, berinteraksi dengan dunia kreator, dan menikmati aktivitas yang terhubung dengan ekosistem digital Styles dalam satu pengalaman holistik yang dirancang untuk generasi pencari inspirasi desain dan dekorasi terkini. Inti penting dari Styles LAND adalah keberanian memposisikan mall sebagai ruang hidup, bukan sekadar deretan toko. Sebagai signature lifestyle experience terbaru dari platform Styles dalam ekosistem Lippo Malls Indonesia, event ini berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 di Lippo Mall Kemang. Alih-alih hanya menggoda pengunjung dengan promo, Styles LAND menawarkan pengalaman lifestyle imersif melalui kolaborasi dengan berbagai creative IP, kreator, brand, dan komunitas. Inilah langkah strategis: menjadikan pengalaman berbelanja dekorasi dan gaya hidup sesuatu yang dirasakan, bukan hanya ditransaksikan.
Kolaborasi Liunic dan Instalasi Interaktif: Dekorasi yang Bisa Dijelajahi
Edisi perdana Styles LAND menghadirkan Liunic sebagai creative collaborator pertama, dan di sinilah konsep dekorasi imersif benar-benar terasa. Karakter ilustrasi khas Liunic diterjemahkan menjadi dunia kreatif yang dapat dijelajahi langsung: instalasi tematik, merchandise eksklusif, aktivitas interaktif, hingga sudut-sudut yang dirancang untuk bereksplorasi dan berfoto. Dekorasi tidak berhenti sebagai visual menarik di rak toko, tetapi menjadi lingkungan yang mengelilingi pengunjung. Pendekatan ini relevan bagi pencinta desain interior yang bosan dengan display statis. Styles LAND mengubah mall menjadi galeri hidup, tempat ide dekorasi dipresentasikan lewat pengalaman fisik yang menyenangkan. “Styles LAND merupakan signature lifestyle experience yang kami hadirkan sebagai bagian dari transformasi Styles menjadi lifestyle companion bagi pelanggan,” ujar Santiwati Basuki, Chief Marketing Officer PT Lippo Malls Indonesia. Pernyataan ini menggambarkan ambisi yang jelas: menjadikan Styles bukan sekadar aplikasi, tetapi teman keseharian dalam mencari inspirasi gaya hidup.
Workshop Kreatif: Belanja Dekorasi Bertemu Praktik Kerajinan
Keunggulan lain Styles LAND adalah rangkaian workshop kreatif yang interaktif, yang mengangkat pengalaman lifestyle imersif ke level yang lebih personal. Pengunjung dapat mengikuti aktivitas seperti pottery, flower arrangement, jewelry making, recycle crafting, make-up class, hingga Slime Lab bersama para praktisi kreatif. Meski tidak disebut sebagai workshop dekorasi rumah secara langsung, banyak kegiatan di sini berkaitan erat dengan elemen dekoratif dan estetika ruang, sehingga peserta pulang bukan hanya dengan produk, tetapi juga keahlian dan sudut pandang baru. Di sinilah Styles LAND mencetak poin penting: menggabungkan shopping, edukasi kreatif, dan entertainment dalam satu perjalanan kunjungan. Workshop menjadi jembatan antara instalasi inspiratif dan keputusan belanja; pengunjung bisa menguji tekstur, warna, dan bentuk lewat tangan mereka sendiri sebelum menerjemahkannya ke rumah masing-masing. Hasilnya, pengalaman belanja terasa lebih sadar dan lebih personal, bukan impulsif.
Lippo Mall Kemang sebagai Hub Komunitas Gaya Hidup
Dipilihnya Lippo Mall Kemang sebagai lokasi Styles LAND menjadikannya pusat gathering baru bagi konsumen yang tertarik dengan tren dekorasi dan desain interior terkini. Dengan Styles sebagai platform lifestyle yang telah terintegrasi di lebih dari 70 pusat perbelanjaan yang dikelola Lippo Malls Indonesia, event ini memanfaatkan ekosistem digital dan fisik secara bersamaan. Pengunjung Styles LAND yang sudah menjadi member dapat menikmati keuntungan eksklusif selama penyelenggaraan event, mulai dari kesempatan mendapatkan merchandise eksklusif Liunic, hadiah menarik, hingga voucher belanja setelah bertransaksi minimum Rp1.000.000 di tenant Lippo Mall Kemang maupun area Local Culture Market. Local Culture Market yang diisi lebih dari 20 brand fashion, beauty, F&B, dan lifestyle membuka ruang pertemuan antara pelaku kreatif dan pencari inspirasi. Ditambah penampilan Lomba Sihir dan Papion, suasana berkumpul terasa lebih seperti festival budaya urban daripada sekadar event promosi. Ini memperkuat posisi mall sebagai tempat berinteraksi dan bermain, bukan sekadar tempat berbelanja.
Ekosistem Styles: Mengikat Dunia Digital dan Offline dalam Satu Pengalaman
Styles LAND tidak berdiri sendiri; ia adalah wajah offline dari ekosistem Styles yang selama ini hidup di aplikasi dan terhubung dengan jaringan mall. Styles mengintegrasikan program loyalitas, penawaran eksklusif, dan beragam aktivitas lifestyle dalam satu platform digital yang menjangkau lebih dari 70 pusat perbelanjaan. Di Styles LAND, konsep tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman nyata melalui benefit member, complimentary cotton candy bagi pengunjung yang registrasi selama event, serta permainan QR Hunt dengan hadiah logam mulia seberat 0,5 gram. Menurut Santiwati Basuki, mereka ingin menghadirkan pengalaman yang tidak berhenti di aplikasi, tetapi berlanjut di pusat perbelanjaan melalui kolaborasi dengan IP, kreator, brand, dan komunitas. Strategi ini patut diapresiasi: daripada mengurung pengguna dalam layar, Styles mengundang mereka “keluar” untuk merasakan gaya hidup yang selama ini hanya mereka lihat secara digital. Kesimpulannya, Styles LAND adalah contoh jelas bagaimana shopping, edukasi kreatif, dan entertainment bisa disatukan menjadi satu pengalaman lifestyle imersif yang relevan bagi generasi yang haus inspirasi, bukan sekadar diskon.






