Styles Land: Dari Mal Menjadi Destinasi Kreatif Kota
Styles Land adalah sebuah lifestyle playground di Lippo Mall Kemang yang menggabungkan instalasi seni interaktif, workshop kreatif, hiburan, dan pasar brand lokal dalam satu ruang sehingga pengunjung dapat berekreasi, belajar, berbelanja, dan berinteraksi secara sekaligus tanpa meninggalkan kota. Digelar pada 7–23 Agustus, acara ini sejak awal diposisikan sebagai wadah rekreasi kreatif di tengah hiruk pikuk ibu kota. Bukan hanya dekorasi musiman, Styles Land Jakarta terasa seperti pernyataan: pusat perbelanjaan modern tidak cukup lagi sekadar deretan toko dan diskon. Dengan berbagai aktivitas tersebut, Styles Land menawarkan alternatif untuk menikmati Bulan Kemerdekaan tanpa harus meninggalkan Jakarta. Di sini, mal menjadi ruang eksplorasi gaya hidup, tempat warga kota mengecek tren kreatif terbaru sembari mengisi waktu luang dengan cara yang lebih bermakna.
Kolaborasi Styles x Liunic: Playground Seni yang Bisa Disentuh
Hal paling menarik dari Styles Land adalah keberanian membawa dunia ilustrasi Liunic keluar dari layar dan menempatkannya tepat di tengah mal. Pada edisi perdananya, Styles Land menggandeng Liunic sebagai creative collaborator, menjadikan karakter ilustrasi khasnya sebagai ruh utama area playground. Kolaborasi tersebut menghadirkan instalasi tematik, merchandise eksklusif, aktivitas interaktif, serta sejumlah area yang dirancang untuk mendorong pengunjung berinteraksi dan bereksplorasi. Alih-alih sekadar melihat karya di dinding, pengunjung diajak menyusuri dunia Liunic dalam bentuk fisik: spot foto, objek sentuh, dan zona bermain yang terasa seperti melangkah ke dalam feed kreatif. Menurut Santiwati Basuki, Chief Marketing Officer PT Lippo Malls Indonesia, "Styles Land merupakan signature lifestyle experience yang kami hadirkan sebagai bagian dari transformasi Styles menjadi lifestyle companion bagi pelanggan." Kolaborasi ini menunjukkan bahwa seni populer dan brand lifestyle bisa hidup berdampingan tanpa mengurangi esensi salah satunya.
Workshop Kreatif dan Musik: Pengalaman yang Mengajak Turut Serta
Kekuatan lain Styles Land Jakarta ada pada keputusannya untuk tidak berhenti di pengalaman visual. Bagi pengunjung yang ingin mengisi waktu dengan aktivitas kreatif, tersedia pula sejumlah workshop. Pilihannya cukup beragam, mulai dari pottery, flower arrangement, jewelry making, recycle crafting, make-up class hingga Slime Lab. Format hands-on ini menjadikan Styles Land bukan sekadar destinasi kreatif pasif, tetapi ruang belajar kasual bagi siapa pun yang penasaran mencoba medium baru. Di sisi hiburan, suasana Styles Land semakin meriah dengan penampilan spesial Lomba Sihir dan Papion, menyasar minat generasi yang menjadikan musik sebagai bagian penting gaya hidup. Kombinasi instalasi seni interaktif, kelas kreatif, dan panggung musik membuat kunjungan ke mal kali ini bukan hanya soal berbelanja, tetapi juga kesempatan untuk menemukan karya kreatif, mencoba aktivitas baru, menikmati musik dan mengenal lebih dekat berbagai brand lokal.
Local Culture Market: Brand Lokal Naik Kelas di Ruang Mal
Jika playground seni dan workshop kreatif menggodok sisi ekspresi pengunjung, Local Culture Market menggarisbawahi sisi konsumsi kreatifnya. Pengunjung dapat mengunjungi Local Culture Market yang menghadirkan lebih dari 20 brand dari berbagai kategori, termasuk fashion, beauty, food and beverage (F&B), serta lifestyle. Beberapa brand yang ikut berpartisipasi antara lain Liunic On Things, UBS Gold, Cottonink, From This Island dan Anomali Coffee. Dengan kurasi seperti ini, area belanja terasa seperti pasar kreatif yang rapi: tempat mencari produk lokal, menikmati makanan, atau menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga tanpa nuansa bazar yang serba sementara. Kehadiran pasar lokal di jantung Styles Land memperlihatkan bagaimana mal bisa menjadi etalase ekosistem kreatif, bukan hanya tempat brand besar mendominasi. Di sini, hiburan, eksplorasi kreatif, dan aktivitas komersial menyatu dalam satu lantai yang saling menguatkan, bukan saling mengganggu.
Transformasi Pusat Perbelanjaan: Dari Toko ke Ruang Gaya Hidup
Di balik dekor warna-warni dan jadwal acara, Styles Land menyiratkan transformasi yang lebih besar: evolusi pusat perbelanjaan menjadi ruang gaya hidup multifungsi. Area pusat perbelanjaan tersebut disulap menjadi lifestyle playground yang memungkinkan pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga mengeksplorasi instalasi kreatif, mengikuti aktivitas interaktif, menikmati hiburan, serta menemukan produk dari berbagai brand lokal. Melalui konsep tersebut, Styles ingin memperluas fungsi pusat perbelanjaan menjadi ruang untuk berinteraksi dan mendapatkan pengalaman baru, sekaligus memperkuat hubungan antara pelanggan dengan ekosistem digital Styles. Dengan pendekatan tersebut, pusat perbelanjaan tidak hanya diposisikan sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang untuk bereksplorasi, bermain, berinteraksi, serta menikmati pengalaman yang menghubungkan dunia digital dan dunia nyata. Integrasi dengan aplikasi Styles, termasuk kesempatan memperoleh merchandise eksklusif bagi member yang bertransaksi di tenant dan Local Culture Market, mengikat semua elemen ini dalam satu ekosistem gaya hidup yang terasa lebih relevan untuk generasi yang menghabiskan waktu di mal dan di layar secara bersamaan.






