Layar sama besar, pengalaman berbeda
iPhone Duo dan Galaxy Z Fold 8 adalah ponsel lipat kelas atas dengan layar bagian dalam 7,6 inci, tetapi perbedaan bobot, ketahanan, dan perangkat lunaknya membuat keduanya lebih cocok untuk kebutuhan yang berlainan. Keduanya memakai panel dengan laju penyegaran adaptif 1–120 Hz dan kecerahan puncak 3.000 nit, sehingga ukuran layar bukan alasan utama untuk memilih salah satunya. Galaxy Z Fold 8 lebih ringan: 201 gram dibandingkan 254 gram pada iPhone Duo. Selisih sekitar 53 gram terasa penting bagi perangkat yang sering dibawa dan digunakan dalam keadaan terlipat. Namun, iPhone Duo punya keunggulan yang lebih nyata saat layar dibuka: lapisan nano texture menyebarkan cahaya sehingga bekas lipatannya lebih sulit terlihat, sementara garis lipatan Fold 8 masih tampak di bawah pantulan cahaya. Artinya, angka spesifikasi yang hampir sejajar belum tentu menghasilkan kenyamanan visual yang sama.
| Aspek | iPhone Duo | Galaxy Z Fold 8 |
|---|---|---|
| Layar bagian dalam | 7,6 inci, OLED, 1–120 Hz | 7,6 inci, AMOLED, 1–120 Hz |
| Bobot | 254 gram | 201 gram |
| Ketahanan air | IP68, tahan rendam | IP48, perlindungan percikan |
| Bekas lipatan | Lebih sulit terlihat berkat nano texture | Masih tampak saat terkena pantulan cahaya |

Keunggulan Samsung ada pada pemakaian sehari-hari
Galaxy Z Fold 8 adalah pilihan yang lebih meyakinkan bagi pembeli yang mengutamakan perangkat ringan dan produktivitas layar besar. Android 17 dengan One UI 9 mendukung tiga aplikasi sekaligus: dua berdampingan dan satu dalam jendela mengambang. Kamera depan layar dalamnya juga beresolusi 10 MP, dibandingkan kamera tersembunyi 4 MP pada iPhone Duo. Di sisi lain, generasi perangkat lunak lipat Android yang lebih matang berarti dukungan aplikasi pihak ketiga cenderung lebih siap untuk format layar ini. Keunggulan itu datang bersama kompromi: Fold 8 tidak mendukung S Pen karena lapisan digitizer dikorbankan demi bodi tipis. Ketahanan airnya pun sebatas IP48, bukan perlindungan untuk direndam. Jadi, Fold 8 bukan pemenang di setiap detail; ia unggul ketika bobot rendah, multitugas, dan dukungan aplikasi menjadi prioritas, tetapi tidak menawarkan kombinasi sempurna untuk semua orang.
Penjualan gabungan Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra dilaporkan naik 45% di Eropa dibandingkan Fold7 pada periode yang sama tahun sebelumnya, berdasarkan sembilan minggu pertama penjualan sejak 7 Agustus 2026. Angka itu menandakan momentum kuat bagi lini lipat Samsung, tetapi bukan bukti bahwa setiap model secara terpisah mengungguli pendahulunya: Samsung membandingkan dua model baru dengan satu model lama dan belum memisahkan angka penjualan tiap perangkat. Peningkatan perhatian pada ponsel lipat juga bertepatan dengan pengumuman iPhone Duo, tetapi hubungan waktu tersebut tidak membuktikan bahwa Apple secara langsung mendorong penjualan Samsung. Lebih masuk akal melihatnya sebagai tanda bahwa kehadiran pesaing besar ikut memperluas perhatian terhadap kategori ini.

iPhone Duo punya jawaban selain bobot
Bobot iPhone Duo memang membuatnya kalah telak untuk dibawa seharian, tetapi spesifikasinya cukup kuat untuk menantang Samsung pada pengalaman layar dan produktivitas. Layar bagian dalam yang lipatannya lebih sulit dilihat memberi keuntungan nyata bagi membaca dan menonton, sedangkan sertifikasi IP68 menawarkan perlindungan air lebih baik daripada IP48 pada Fold 8. Dukungan Apple Pencil USB-C juga menarik bagi mereka yang membuat catatan atau bekerja langsung di layar besar. Kamera belakang kedua perangkat sama-sama mengandalkan kamera utama dan ultra lebar beresolusi tinggi, sehingga selisih kecil pada jumlah megapiksel bukan penentu yang kuat. Persoalan Apple ada pada kematangan perangkat lunak: multitugasnya mendukung dua aplikasi, dan sebagian aplikasi pihak ketiga belum dioptimalkan untuk layar lipat. Karena itu, iPhone Duo cukup kompetitif sebagai perangkat keras, tetapi belum otomatis menandingi keluasan pengalaman lipat Samsung.
- Beli iPhone Duo jika Anda memakai ekosistem Apple, menginginkan bekas lipatan yang lebih samar, dan akan memanfaatkan Apple Pencil.
- Lewati iPhone Duo jika bobot ringan dan multitugas dengan tiga aplikasi lebih penting daripada keunggulan layar serta ketahanan airnya.
- Beli Galaxy Z Fold 8 jika Anda mengutamakan perangkat yang lebih ringan dan perangkat lunak lipat yang lebih matang.
- Lewati Galaxy Z Fold 8 jika Anda membutuhkan dukungan S Pen atau perlindungan untuk direndam dalam air.
Putusan: pilih berdasarkan kebiasaan, bukan angka layar
Tidak ada pemenang mutlak dalam perbandingan ini. Kesamaan layar lipat 7,6 inci membuat ukuran panel tak banyak membantu menentukan pilihan; bobot 201 gram pada Galaxy Z Fold 8 lebih menarik untuk mobilitas, sedangkan layar iPhone Duo yang menutupi bekas lipatan dengan lebih baik dan sertifikasi IP68 memberi alasan kuat untuk memilih Apple. Samsung menawarkan multitugas yang lebih lapang dan pengalaman aplikasi lipat yang lebih matang, meski tanpa S Pen dan dengan batas ketahanan air yang lebih rendah. Apple menawarkan perangkat keras yang kompetitif, tetapi dukungan aplikasi dan multitugasnya masih perlu mengejar. Pada akhirnya, pilih perangkat yang sesuai dengan sistem operasi yang sudah Anda gunakan dan fitur yang benar-benar akan dipakai. Jika harus memilih hanya dari kenyamanan harian bagi kebanyakan pengguna ponsel lipat, Galaxy Z Fold 8 lebih mudah direkomendasikan karena bobotnya lebih ringan dan perangkat lunaknya lebih siap.








