Harga dan spesifikasi utama
Ponsel lipat premium model paspor memadukan layar luar untuk pemakaian biasa dengan layar utama lebih luas saat dibuka, sehingga pilihan terbaik bergantung pada anggaran, kenyamanan genggam, dan kebutuhan kerja. Untuk perbandingan HP lipat ini, Galaxy Z Fold8 menjadi pilihan yang lebih masuk akal dari sisi harga: varian 256 GB dilaporkan mulai Rp28,5 juta, dibandingkan iPhone Duo 256 GB seharga Rp45.678.910. Pada kapasitas tertinggi yang disebutkan, iPhone Duo 2 TB berharga Rp75.999.000, sedangkan Galaxy Z Fold8 1 TB mencapai Rp40,5 juta. Angka tersebut mengikuti laporan harga tertanggal 23 Oktober 2026 dan dapat berubah. Selisihnya besar, jadi harga HP lipat ini layak menjadi pertimbangan awal, bukan satu-satunya penentu. iPhone Duo menjalankan iOS 27 dengan chip A20 Pro; Galaxy Z Fold8 memakai Android 17 dan One UI 9. Tabel berikut merangkum spesifikasi yang paling berguna untuk memilih.
| Spesifikasi | iPhone Duo | Galaxy Z Fold8 |
|---|---|---|
| Harga dan penyimpanan yang disebut | 256 GB: Rp45.678.910; hingga 2 TB: Rp75.999.000 | 256 GB: Rp28,5 juta; hingga 1 TB: Rp40,5 juta |
| Layar utama | 7,6 inci, Super Retina XDR OLED, 1878 × 2670, 1–120 Hz, puncak 3.000 nit | 7,6 inci, Dynamic AMOLED 2X, 1848 × 2448, 1–120 Hz, puncak 3.000 nit |
| Layar luar | 5,4 inci | 5,5 inci |
| Bobot dan ketebalan saat dilipat | 254 gram; 11,3 mm | 201 gram; 9,7 mm |
| Kamera belakang | Wide 48 MP f/1.6 dan ultra-wide 48 MP f/2.2 | Wide 50 MP f/1.8 dan ultra-wide 50 MP f/1.9 |
| Sistem | Chip A20 Pro, iOS 27 | Android 17, One UI 9 |
Kedua kamera belakang tidak dilengkapi sensor telefoto khusus, sehingga pembesaran objek mengandalkan pemotongan dari sensor utama. Angka megapiksel yang lebih tinggi pada Samsung tidak otomatis menentukan hasil foto: bukaan lensa, pemrosesan gambar, dan kondisi pemotretan juga berpengaruh. Jika Anda sering memotret objek jauh, keterbatasan ini patut diperhitungkan pada kedua perangkat.

Layar serupa, bobot terasa berbeda
Ukuran layar utama hampir tidak membedakan keduanya: sama-sama 7,6 inci dengan panel OLED 1–120 Hz dan tingkat kecerahan puncak 3.000 nit. Layar lapang cocok untuk membaca, menonton, dan membuka dokumen, sedangkan layar luar Galaxy Z Fold8 yang 5,5 inci sedikit lebih besar daripada layar iPhone Duo 5,4 inci. Selisih kecil ini mungkin terasa bagi pengguna yang sering memakai ponsel dalam keadaan terlipat, tetapi bukan alasan tunggal untuk memilih salah satunya.
Bobot memberi dampak lebih nyata dalam rutinitas. Galaxy Z Fold8 berbobot 201 gram, sementara bobot iPhone Duo dilaporkan 254 gram dalam spesifikasi yang lebih rinci; sumber lain menyebut sekitar 251 gram. Apa pun angka yang dijadikan acuan, iPhone Duo lebih berat, dan selisih sekitar 50 gram dapat terasa saat ponsel dibawa di saku atau digunakan lama. Samsung juga lebih tipis saat dilipat, 9,7 mm berbanding 11,3 mm. Jika kenyamanan satu tangan dan mudah dibawa menjadi prioritas, keunggulan praktis ada pada Galaxy Z Fold8.
Apple punya keunggulan lain untuk orang yang terganggu oleh garis lipatan: lapisan nano-texture pada layar dalam membantu menyamarkannya ketika layar menyala, walau lipatan masih dapat diraba. iPhone Duo juga disebut dapat terbuka rata sempurna, mendukung Apple Pencil, dan memiliki sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu serta rendaman air. Galaxy Z Fold8 bersertifikasi IP48, yang tidak ditujukan untuk direndam. Ini membuat iPhone lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan tampilan layar dan perlindungan air, bukan bagi mereka yang mengejar perangkat paling ringan.

Multitasking dan kompromi pemakaian
Untuk kerja di layar besar, Galaxy Z Fold8 lebih siap: One UI 9 mendukung tiga aplikasi sekaligus, dengan dua aplikasi berdampingan dan satu jendela mengambang. Itu lebih fleksibel daripada split-screen iPhone Duo yang mendukung dua aplikasi dan tidak dapat membuka aplikasi yang sama dua kali. Samsung juga diuntungkan oleh pengalaman perangkat lunak lipat yang lebih matang, sementara sejumlah aplikasi pihak ketiga di iPhone Duo belum menyesuaikan diri dengan layar lipat. Bila multitasking intensif adalah alasan utama membeli ponsel lipat, Galaxy Z Fold8 menawarkan manfaat yang lebih langsung.
Di sisi lain, pengguna yang sudah memakai perangkat Apple dan menginginkan layar dalam dengan garis lipatan yang lebih tersamarkan punya alasan kuat mempertimbangkan iPhone Duo. Dukungan Apple Pencil menambah pilihan untuk mencatat atau bekerja di layar besar. Keduanya sama-sama tidak menyediakan kamera telefoto khusus, jadi fleksibilitas zoom bukan keunggulan utama salah satu perangkat. Pilihan kamera sebaiknya ditentukan melalui kebutuhan pemotretan dan karakter hasil yang disukai, bukan hanya perbandingan angka resolusi.
Kesimpulannya, Galaxy Z Fold8 cocok bagi pembeli yang ingin menghemat anggaran, membawa ponsel lebih ringan, dan sering menjalankan beberapa aplikasi. iPhone Duo lebih tepat bagi mereka yang bersedia membayar lebih demi ekosistem iOS, layar lipat yang lipatannya lebih tersamarkan, IP68, dan dukungan Apple Pencil. Tidak ada pemenang mutlak; perangkat yang paling layak dibeli adalah yang cocok dengan kebiasaan dan prioritas Anda. Jalur tukar tambah, cicilan, atau sewa juga disebut tersedia dari kedua merek dan dapat mengurangi biaya awal, tetapi tidak menghapus perbedaan harga dasarnya.
Buy if / Skip if
- Buy the iPhone Duo if Anda sudah menggunakan ekosistem Apple dan menginginkan ponsel lipat dengan layar yang garis lipatannya lebih tersamarkan.
- Skip the iPhone Duo if bobot ringan, harga awal lebih rendah, atau multitasking tiga aplikasi menjadi prioritas utama.
- Buy the Galaxy Z Fold8 if Anda menginginkan perangkat yang lebih ringan dan tipis saat dilipat, dengan fitur multitasking yang lebih matang.
- Skip the Galaxy Z Fold8 if Anda mengutamakan perlindungan IP68 untuk rendaman air, dukungan Apple Pencil, atau tetap ingin berada di ekosistem iOS.








