Jeremejeff memimpin serangan tuan rumah
Lineup Persija Persik adalah susunan pemain kedua tim untuk laga pekan ketujuh yang memperlihatkan pilihan taktik, kekuatan utama, dan potensi titik rawan masing-masing sebelum pertandingan dimulai. Persija menjamu Persik Kediri di Jakarta International Stadium pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB; bagi tuan rumah, laga ini penting untuk mempertahankan posisi puncak klasemen. Persija menempatkan Alexander Jeremejeff sebagai ujung tombak, ditopang Witan Sulaeman dan Arlyansyah Abdulmanan dari sektor sayap. Pilihan itu masuk akal setelah Persija menang 5-1 atas Arema FC: Jeremejeff menjadi sasaran umpan di kotak penalti, sementara Witan dan Arlyansyah diharapkan membuka ruang. Namun, keunggulan di atas kertas tidak otomatis menjamin kemenangan. Persik datang setelah menaklukkan PSS Sleman 2-1 dan punya alasan untuk menyerang balik.

Rizky Ridho kembali, tetapi belum tentu starter
Rizky Ridho comeback memberi Persija tambahan opsi penting di lini belakang, tetapi kabar kembali tersedia tidak sama dengan kepastian langsung menjadi starter. Ridho dan Kyohei Yoshino masuk daftar 23 pemain setelah sebelumnya absen saat Persija menghadapi Arema FC karena masalah kebugaran. Pelatih Shin Tae-yong menyatakan, “Ridho dan Yoshino sudah masuk ke dalam daftar 23 pemain.” Pernyataan itu menegaskan kesiapan mereka masuk skuad, bukan memastikan menit bermain sejak awal. Karena itu, susunan resmi Persija tetap layak dibaca berdasarkan sebelas pemain yang diturunkan, sementara kemungkinan Ridho tampil kemudian menjadi opsi tambahan. Kembalinya bek tersebut berpotensi memperkuat pilihan menghadapi serangan cepat Persik, tetapi Persija tetap perlu menjaga jarak antarlini dan waspada terhadap pergerakan pemain sayap lawan.
| Tim | Susunan pemain | Formasi |
|---|---|---|
| Persija | Nadeo Argawinata; Ikerim Memija, Radovan Pankov (kapten), Denis Kolinger, Dony Tri Pamungkas; Fabio Calonego, Stjepan Loncar, Rayhan Hannan; Witan Sulaeman, Alexander Jeremejeff, Arlyansyah Abdulmanan | 4-3-3 |
| Persik | Husna Al Malik; Kiko (kapten), Jun-heong Park, Marcelo Djalo, Dzaky Asraf; Eduardo Barbosa, Imanol Garcia, Rendy Sanjaya; Ernesto Gomez, Sergio Castel, Zanadin Fariz | Susunan yang diturunkan |
Prediksi susunan pemain dan ujian Persik
Untuk prediksi susunan pemain, Persija diperkirakan menggunakan 4-3-3 dengan Jeremejeff sebagai penyelesai akhir dan Witan serta Arlyansyah menyerang dari sisi lapangan. Di lini tengah, Fabio Calonego, Rayhan Hannan, dan Stjepan Loncar dapat membantu menjaga penguasaan bola sekaligus mencegah Persik leluasa membangun transisi. Persik diprediksi bermain dengan pola 4-2-3-1: Husna Al Malik; Kiko Carneiro, Marcelo Djalo, Park Jun-heong, Althaf Alrizky; Otto Bayu dan Imanol Garcia; Ernesto Gomez, Zanadin Fariz, Eduardo Barbosa; Jose Enrique. Perbedaan nama pada prediksi dan susunan aktual Persik menunjukkan bahwa prediksi bukan daftar final. Persija memimpin dengan 15 poin dari enam laga, sedangkan Persik berada di posisi kedelapan dengan 10 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Meski demikian, kecepatan transisi dan kelincahan winger Persik dapat merepotkan pertahanan tuan rumah. Persija lebih diunggulkan, tetapi harus mengubah penguasaan bola menjadi peluang nyata.
Kesimpulan: peluang Persija bergantung pada efektivitas
Susunan Persija mengutamakan serangan melalui sayap dan penyelesaian Jeremejeff, sementara kembalinya Ridho memperluas opsi pertahanan tanpa menjamin ia langsung bermain sejak menit pertama. Persik memiliki modal hasil positif dan dapat mengancam ketika merebut bola lalu bergerak cepat. Bagi Persija, menjaga puncak klasemen menuntut lebih dari sekadar dominasi: Witan dan Arlyansyah perlu menyediakan peluang berkualitas, dan Jeremejeff harus memaksimalkan servis di kotak penalti. Prediksi lineup Persija Persik memberi gambaran rencana yang mungkin, tetapi perbedaan susunan Persik antara prediksi dan daftar pemain aktual mengingatkan bahwa keputusan akhir pelatih tetap menentukan. Kesimpulannya, Persija pantas lebih diunggulkan di JIS, tetapi kelengahan saat transisi bisa membuat Persik mencuri poin.






