Definisi Tren: Ketika Makeup Jadul Bertemu Gen Z
Tren makeup jadul Gen Z adalah fenomena ketika generasi muda secara sadar mencari dan memakai produk makeup vintage yang pernah populer di masa lalu, kemudian memadukannya dengan teknik, selera, dan gaya hidup modern untuk menciptakan makeup ikonik modern yang terasa relevan bagi zaman sekarang. Kebangkitan tren makeup nostalgia ini membuat produk-produk kecantikan yang telah lama dikenal kembali terasa relevan. Ini bukan sekadar tren lucu-lucuan, melainkan sikap: penolakan halus terhadap siklus produk baru tanpa henti dan keinginan menemukan identitas lewat warisan kecantikan yang sudah teruji waktu. Di media sosial, kita melihat kembali pensil alis klasik, pembersih susu, hingga face tonic yang dulu identik dengan generasi orang tua, sekarang muncul di FYP sebagai simbol gaya baru.
Mengapa Gen Z Terobsesi dengan Produk Makeup Vintage?
Gen Z tidak puas hanya dengan deretan rilis baru yang terasa seragam dan terlalu sempurna; mereka tertarik pada makeup jadul Gen Z yang punya cerita, sejarah, dan karakter. Produk makeup vintage yang dulu ada di meja rias rumah kini diburu lagi sebagai bagian dari tren makeup nostalgia, karena memberi rasa kedekatan lintas generasi. Viva Cosmetics adalah contoh jelas: brand ini telah menemani konsumen selama lebih dari 60 tahun, dan beberapa produknya—Viva Milk Cleanser, Face Tonic, hingga Viva Eyebrow Pencil—telah menjadi bagian rutinitas kecantikan lintas generasi. Ketika produk yang sama muncul di video Gen Z, ada sensasi seolah masa lalu dan masa kini bertemu. Mereka bukan sekadar membeli kosmetik, tetapi mengadopsi ritual yang dulu dimiliki ibu dan nenek mereka.
Rebranding: Cara Brand Menghidupkan Makeup Ikonik Modern
Kebangkitan minat Gen Z pada produk lawas memaksa brand lama untuk tidak tinggal diam. Viva misalnya, memasuki babak baru lewat rebranding visual yang cukup kontras. Logo baru mereka terinspirasi dari bunga yang sedang bermekaran, dengan enam kelopak yang merepresentasikan keseimbangan. Di saat yang sama, warna Viva Magenta dipilih sebagai representasi tanah yang hangat dan membumi. Menurut James Junian selaku Brand Manager Viva Cosmetics, perubahan identitas ini tidak memutus cerita yang sudah dibangun selama puluhan tahun, melainkan memperlihatkan brand yang “kian bertumbuh bersama Vivers, yaitu Viva Lovers”. Inilah inti dari makeup ikonik modern: formula dan nama yang akrab, dikemas ulang dengan selera desain masa kini, sehingga tetap dikenali generasi lama namun menarik di feed Gen Z.
Ritual, Identitas, dan Tren Makeup Nostalgia
Tren makeup nostalgia memperlihatkan bahwa kecantikan bukan hanya soal tampilan akhir, tetapi juga ritual dan memori yang menyertainya. Ketika Gen Z kembali menemukan daya tarik dalam produk dan gaya makeup masa lalu, produk ikonik pun memiliki kesempatan untuk hadir kembali dengan interpretasi yang lebih sesuai dengan zaman. Viva Eyebrow Pencil, misalnya, bukan lagi sekadar alat untuk membentuk alis; ia menjadi simbol bagaimana satu benda kecil bisa menyambungkan cerita lintas generasi. Di sini, makeup jadul Gen Z berfungsi sebagai jembatan emosional: mereka bisa bereksperimen dengan gaya baru sambil tetap merasa terhubung dengan masa kecil, keluarga, dan budaya kecantikan yang mereka warisi. Produk makeup vintage akhirnya bukan hanya nostalgia, tetapi sarana membangun identitas yang lebih personal dan sadar sejarah.









