Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Keselamatan Pemain Mengubah Agenda Uji Coba Timnas

Keselamatan Pemain Mengubah Agenda Uji Coba Timnas
Minat|Amerika Latin

Keselamatan lebih penting daripada jadwal

Pembatalan laga Indonesia Yordania adalah keputusan PSSI untuk tidak menjalankan pertandingan tandang yang dinilai berisiko bagi pemain, meski laga itu semula menjadi bagian dari agenda FIFA Matchday November. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan keselamatan skuad menjadi alasan utama, bukan sekadar perubahan teknis kalender. Ia mengatakan situasi di Timur Tengah tidak mudah dan PSSI memprioritaskan keselamatan pemain terlebih dahulu. Sikap ini tepat: pertandingan uji coba hanya berguna jika tim dapat bertanding dalam kondisi aman. Yordania dijadwalkan menjamu Timnas Indonesia di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026, tetapi PSSI meminta pembatalan dan federasi Yordania mengonfirmasikannya pada Kamis, 5 November. PSSI juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat memenuhi agenda tersebut.

Agenda November kehilangan arah awal

Dampak pembatalan melampaui satu pertandingan. Timnas Indonesia sebelumnya dijadwalkan menghadapi Yordania dan Kuwait pada pertengahan November, tetapi perubahan rencana membuat kedua laga tersebut batal. Dengan hilangnya rangkaian itu, skuad Garuda kehilangan kesempatan uji coba internasional yang telah disiapkan untuk jeda FIFA Matchday. Konteksnya ikut berubah karena Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 diundur menjadi 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028; jadwal baru itu masih memerlukan persetujuan FIFA. Erick menyebut perubahan kalender tersebut membuat agenda November tidak lagi berfungsi sebagai persiapan untuk turnamen kontinental seperti rencana awal. Karena itu, membatalkan perjalanan berisiko ketika tujuan persiapannya telah bergeser bukan keputusan yang patut dipaksakan demi menjaga kalender tetap penuh.

BTN dan Herdman menentukan rencana pengganti

PSSI belum mengumumkan lawan pengganti dan tidak terburu-buru menetapkan pertandingan baru. Erick menyerahkan pembahasan rencana alternatif kepada Badan Tim Nasional (BTN) dan pelatih John Herdman, agar kebutuhan teknis tim menjadi dasar keputusan. Pilihan ini masuk akal: lawan baru seharusnya memberi manfaat bagi skuad, bukan sekadar mengisi tanggal kosong. Namun, tanpa pertandingan pengganti, jeda FIFA Matchday berisiko kehilangan nilai kompetitif dan kesempatan menguji tim di level internasional. Karena itu, tugas BTN dan Herdman bukan hanya mencari nama lawan, melainkan menilai apakah opsi yang tersedia aman dan relevan bagi kebutuhan Timnas Indonesia. PSSI menyatakan mereka masih menunggu hasil diskusi keduanya untuk menentukan rencana berikutnya.

Keputusan tepat, tindak lanjut harus jelas

Pembatalan laga Indonesia Yordania menegaskan bahwa keselamatan pemain mesti mengalahkan keinginan mempertahankan agenda, terlebih ketika tujuan persiapan berubah setelah penundaan Piala Asia. Langkah berikutnya perlu sama tegasnya: BTN dan John Herdman harus menyusun rencana yang sesuai kebutuhan tim dan memanfaatkan jeda internasional sebaik mungkin. Sampai pilihan itu ditetapkan, Timnas Indonesia kehilangan dua pertandingan yang semula direncanakan untuk November, bukan hanya satu laga tandang. PSSI benar menghindari risiko yang tidak perlu; kini ukuran keberhasilannya adalah seberapa cepat dan cermat federasi memberi kejelasan tentang program pengganti. Keselamatan tetap menjadi batas utama, sementara mutu persiapan harus menjadi pertimbangan berikutnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!