Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Lima Guru dari Sumatera Melaju ke Seleksi Nasional

Lima Guru dari Sumatera Melaju ke Seleksi Nasional
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Pengakuan yang seharusnya berlanjut di ruang kelas

Guru Inspiratif Astra Honda adalah ajang apresiasi bagi pendidik yang mengembangkan pembelajaran inovatif, menginspirasi siswa, dan memberi dampak nyata bagi sekolah serta masyarakat. Lima guru dari Sumatera kini melaju ke seleksi nasional: dua dari Sumatera Selatan dan tiga dari Sumatera Utara. Capaian ini layak dilihat bukan sekadar sebagai penghargaan bagi individu, melainkan pengingat bahwa mutu pendidikan tumbuh dari praktik sehari-hari di kelas. Pengakuan publik punya arti jika membantu gagasan para guru menjangkau lebih banyak sekolah dan mendorong perbaikan yang terasa oleh siswa. Dengan semangat “Guru Menginspirasi, Menggerakkan Negeri”, ajang ini menempatkan guru sebagai penggerak perubahan, bukan hanya penyampai materi. Tantangannya adalah memastikan sorotan terhadap para finalis tidak berhenti pada seremoni, tetapi berujung pada ruang untuk berbagi dan menerapkan praktik yang berhasil.

Dua wakil Sumatera Selatan dari delapan finalis

Yayasan AHM bersama Astra Motor Sumatera Selatan menggelar seleksi finalis regional secara daring pada 27 Oktober 2026. Delapan finalis mengikuti penilaian melalui makalah dan presentasi, yang menguji gagasan, inovasi, serta kontribusi mereka di dunia pendidikan. Dua guru Sumatera Selatan terpilih untuk melanjutkan perjuangan: Nelda Diti Efrianti dari SMP Negeri 4 Semende Darat Ulu meraih posisi pertama, sedangkan Feri dari SDN 03 Jayapura, OKU Timur, berada di posisi kedua. Proses yang meminta peserta menjelaskan karya dan dampaknya memberi nilai lebih daripada penghargaan berdasarkan popularitas semata. Namun, manfaat yang paling penting baru terlihat ketika gagasan terpilih bisa ditiru dan disesuaikan oleh guru lain. Praktik inovatif seharusnya tidak menjadi milik finalis saja; pengalaman mereka dapat menjadi bahan belajar bersama bagi sekolah dan komunitas pendidikan.

Tiga guru Sumatera Utara menyusul ke tingkat nasional

Sumatera Utara mengirim tiga perwakilan: Ario Wirawan dari SD IT Ibnu Yunsi Binjai, Arpita Sri Melina Br Sebayang dari SD Negeri 023910 Binjai, serta Sumarwan dari UPTD SMP Negeri 9 Pematangsiantar. Mereka melewati rangkaian seleksi regional sejak September hingga Oktober, termasuk registrasi, seleksi, dan pelatihan guru pada akhir Oktober. Ketiganya bersiap membawa praktik pembelajaran yang mereka kembangkan ke babak nasional pada November 2026, bersama pendidik terpilih dari berbagai wilayah. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa gagasan baik dapat lahir dari jenjang dan daerah yang berbeda. Babak nasional semestinya menjadi kesempatan untuk menguji sekaligus memperluas dampak praktik tersebut, bukan hanya menentukan siapa yang mendapat apresiasi. Bagi siswa, nilai akhirnya terletak pada pembelajaran yang lebih relevan, menarik, dan membantu mereka berkembang.

Lima Guru dari Sumatera Melaju ke Seleksi Nasional

Seleksi nasional perlu membuka jalan bagi perubahan

Lima finalis dari dua provinsi kini memasuki seleksi guru nasional yang dijadwalkan pada November 2026. Persaingan dapat memberi pengakuan lebih luas, tetapi ukuran keberhasilan yang lebih bermakna adalah apakah gagasan para pendidik dapat menggerakkan perubahan di luar sekolah masing-masing. Program ini menyatakan dorongan untuk memperkuat peran guru sebagai penggerak perubahan dan meningkatkan kualitas pendidikan. Itu tujuan yang tepat, sebab apresiasi saja tidak otomatis memperbaiki pengalaman belajar siswa. Perlu ada tindak lanjut yang memungkinkan praktik efektif dibagikan, dipelajari, dan diterapkan sesuai kebutuhan sekolah lain. Kelima guru membawa pengalaman dari lingkungan yang berbeda; keberagaman itu dapat memperkaya pembahasan nasional tentang pembelajaran. Pada akhirnya, penghargaan paling berharga bukan hanya gelar finalis atau pemenang, melainkan dampak yang terus hidup dalam kelas dan memberi manfaat bagi lebih banyak anak.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!