Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Operasi Pasar Murah, Penahan Inflasi yang Menjaga Daya Beli

Operasi Pasar Murah, Penahan Inflasi yang Menjaga Daya Beli
Minat|Asia Tenggara

Intervensi langsung untuk kebutuhan harian

Operasi pasar murah adalah intervensi pemerintah yang menyalurkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau untuk meredam gejolak harga dan menjaga akses belanja rumah tangga sehari-hari. Kebijakan ini berguna karena tekanan harga pangan segera terasa dalam pengeluaran keluarga, sementara respons melalui pasar memberi bantuan langsung tanpa menunggu perubahan pasokan yang lebih luas.

Di Desa Salaman, Kecamatan Kintap, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar Gerakan Pangan Murah pada 22 Oktober 2026 melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan. Beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lain dijual lebih murah dibandingkan harga pasar umum. Kegiatan ini menunjukkan fungsi praktis pasar murah: meringankan biaya belanja sekaligus menjadi bagian dari pengendalian inflasi daerah. Namun, dampaknya paling tepat dipahami sebagai penyangga sementara. Agar stabilitas harga pangan bertahan, intervensi semacam ini perlu berjalan seiring pemantauan pasokan dan distribusi, bukan menjadi satu-satunya jawaban ketika harga bergejolak.

Belitung Timur memangkas jalur distribusi

Belitung Timur memperlihatkan bahwa operasi pasar murah dapat dirancang sebagai langkah yang lebih terarah. Pada 26 Oktober, kegiatan di Taman Kota Manggar menjadi titik keempat dari delapan lokasi yang dijadwalkan di seluruh kecamatan; tiga titik sebelumnya berada di Gantung, Simpang Pesak, dan Simpang Renggiang. Bupati Kamarudin Muten menyatakan, “Tujuan utama operasi pasar ini untuk menjaga inflasi supaya tidak tinggi, khususnya harga-harga kebutuhan pokok.”

Menurut Kepala Bagian Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda, Tri Astuti Ramadhani Haliza, musim kemarau panjang turut menekan produksi di sentra hortikultura luar pulau. Pemerintah daerah merespons dengan menghubungi distributor utama secara langsung untuk memotong rantai distribusi. Langkah ini penting: intervensi harga sembako lebih berpeluang menjangkau warga ketika perantara dikurangi, bukan sekadar ketika barang dijual di lokasi tertentu. Antusiasme warga menjadi tanda kebutuhan terhadap pangan terjangkau, meski keberlanjutan pasokan tetap menjadi tantangan yang harus ditangani bersama.

Koordinasi memperluas jangkauan di Singkawang

Di Singkawang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar operasi pasar murah pada 27 Oktober 2026 di Pasar Semi Modern, Jalan Tani, Kecamatan Singkawang Tengah. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral provinsi. Warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

Kehadiran jajaran pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam kegiatan ini memperlihatkan bahwa stabilisasi harga pangan bukan tugas satu dinas saja. Koordinasi lintas tingkat pemerintahan membantu menghubungkan kebijakan pengendalian inflasi daerah dengan pelaksanaan yang dekat dengan warga. Meski begitu, satu kegiatan tidak dengan sendirinya membuktikan harga akan stabil dalam jangka panjang. Nilai strategisnya terletak pada kemampuan pemerintah mengulang intervensi secara terukur, menyesuaikan lokasi dengan kebutuhan, dan memastikan pasokan tersedia. Dengan pendekatan itu, pasar murah dapat menjadi bagian dari perlindungan daya beli masyarakat, bukan sekadar agenda sesaat.

TPID dan BUMD mengamankan pasokan di Riau

Di Riau, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi bekerja bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga. Jadwal pekan tersebut mencakup lima lokasi: empat di Pekanbaru dan satu di Kabupaten Rokan Hulu. Rangkaian ini menunjukkan peran operasi pasar murah sebagai instrumen yang membutuhkan koordinasi, bukan hanya penetapan harga jual.

Komoditas yang ditawarkan mencakup beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus. Harga yang diumumkan memberi warga patokan konkret untuk memperoleh kebutuhan pokok. Namun, jangkauan dan kesinambungan pasokan sama pentingnya dengan harga di lokasi kegiatan. Secara keseluruhan, langkah di Tanah Laut, Belitung Timur, Singkawang, dan Riau menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menahan tekanan harga melalui intervensi langsung. Pasar murah layak dipertahankan sebagai penyangga daya beli, dengan koordinasi antarlembaga dan distribusi yang konsisten sebagai penopangnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!