Permintaan tinggi membuat stok cepat habis
iPhone Duo adalah ponsel lipat pertama Apple, yang sejak peluncurannya menarik permintaan besar dan membuat ketersediaannya terbatas di berbagai pasar. Produk ini terjual habis di sejumlah pasar, termasuk Indonesia, setelah konsumen memburu perangkat baru tersebut. Tingginya minat tampak sejak awal penjualan: perangkat dilaporkan habis di situs Apple hanya dalam hitungan jam. Ini bukan sekadar persoalan promosi yang berhasil; ketika stok menipis secepat itu, calon pembeli menghadapi ketidakpastian nyata tentang kapan perangkat bisa diperoleh. Di Indonesia, sejumlah distributor resmi juga mengumumkan stok habis tak lama setelah prapesan dibuka. Dengan demikian, istilah “iPhone Duo habis” menggambarkan kondisi pasokan yang benar-benar tertinggal dari minat pasar, bukan sekadar keterlambatan pada satu kanal penjualan.

Belum ada tanggal pasti untuk restok
Apple mengakui kesulitan memenuhi permintaan, tetapi belum memberikan jadwal kapan stok iPhone Duo akan kembali tersedia. Dalam konferensi laporan keuangan kuartal IV 2026 pada 2 November, COO Sabih Khan mengatakan produksi masih terbatas, meski proses peningkatan produksi berjalan lancar. Ia juga menyebut sulit memprediksi kapan pasokan dan permintaan akan seimbang. Pernyataan itu penting karena menunjukkan bahwa upaya menambah produksi belum menghasilkan kepastian bagi pembeli. Dampaknya terasa langsung: konsumen yang tidak memesan lebih awal maupun yang membeli saat peluncuran menghadapi perkiraan pengiriman hingga tahun depan. Maka, harapan akan restok iPhone Duo dalam waktu dekat belum ditopang tanggal resmi. Selama Apple belum menetapkan perkiraan pemulihan, waktu tunggu tetap menjadi bagian dari keputusan membeli.

Tekanan komponen menambah tantangan pasokan
Kelangkaan iPhone Duo bukan hanya soal tingginya minat konsumen. Pasokan perangkat yang terbatas terjadi saat industri teknologi menghadapi lonjakan kebutuhan chip memori untuk pengembangan kecerdasan buatan. Permintaan dari sektor AI turut mendorong kenaikan biaya komponen bagi pembuat perangkat keras, sehingga tekanan pasokan dan biaya meluas ke industri. Namun, bahan yang tersedia tidak menetapkan bahwa kekurangan chip memori adalah satu-satunya penyebab stok iPhone Duo habis. Apple menyatakan produksi berjalan dan perusahaan berupaya mengirimkan perangkat secepat mungkin, tetapi tetap belum dapat memprediksi kapan pasokan akan menyamai permintaan. Bagi calon pembeli, inti persoalannya bukan menebak kapan kondisi pulih, melainkan memahami bahwa belum ada jadwal yang dapat dijadikan pegangan. Kesimpulannya, stok iPhone Duo masih belum pasti; keputusan membeli perlu memperhitungkan kemungkinan menunggu tanpa tenggat yang jelas.







