Peluncuran yang langsung menarik perhatian
iPhone Duo adalah ponsel lipat pertama Apple, perangkat yang menggabungkan layar luar berukuran 5,4 inci dengan layar utama 7,6 inci untuk pengalaman iPhone yang lebih luas. Pada Jumat, 23 Oktober 2026, perangkat ini mulai dijual di Apple Store di berbagai negara, menjadikan hari pertama sebagai ujian nyata bagi daya tarik format lipat Apple. Di Shanghai, pembeli mengantre di Apple Jing’an sejak toko dibuka, sementara Australia dan Selandia Baru menjadi wilayah pertama yang memulai penjualan karena perbedaan zona waktu. Keramaian ini menunjukkan bahwa minat konsumen bukan hanya tertuju pada spesifikasi, tetapi juga pada kesempatan mencoba desain baru secara langsung. Demo perangkat dan bantuan staf di toko menambah pengalaman peluncuran, tetapi juga menjadikan antrean sebagai gambaran paling jelas tentang besarnya rasa ingin tahu terhadap ponsel lipat Apple.
Antrean panjang bertemu stok yang terbatas
Di Sydney, ratusan penggemar Apple mengantre sejak dini hari sebelum Apple Store dibuka, dan unit untuk pembelian langsung di toko fisik habis dalam hitungan jam. Pemandangan serupa di Shanghai mempertegas bahwa antusiasme itu muncul di lebih dari satu pasar. Namun, ketersediaan stok ponsel tidak sebanding dengan panjang antrean: unit tanpa pesanan sebelumnya sangat terbatas, sementara pembeli di China, Prancis, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Uni Emirat Arab harus memesan waktu pengambilan melalui toko daring Apple. Artinya, datang lebih awal belum tentu cukup untuk membawa pulang perangkat. Bagi calon pembeli, memeriksa aturan reservasi dan ketersediaan setempat sebelum berangkat adalah langkah yang lebih masuk akal daripada mengandalkan stok langsung. Peluncuran yang meriah tetap menyisakan masalah praktis: banyak peminat harus merencanakan pembelian, bukan sekadar mengantre.
Minat tinggi menjadi ujian bagi format lipat
Apple menyebut permintaan prapesan iPhone Duo luar biasa dan memperkirakan pasokan akan cepat habis pada hari peluncuran. Antrean panjang dan stok yang lekas menipis mendukung kesan bahwa konsumen ingin melihat bagaimana Apple menerjemahkan format lipat ke dalam penggunaan sehari-hari. Layar yang lebih luas juga mulai mendapat dukungan aplikasi: Netflix, Zoom, Slack, dan sejumlah layanan lain telah menyesuaikan tampilan mereka untuk perangkat ini. Pengguna iPhone juga dapat membuka dua aplikasi berdampingan melalui Split View, sedangkan kelas Today at Apple bertajuk Say Hello to iPhone Duo disiapkan bagi pembeli baru. Fitur-fitur tersebut memberi alasan praktis untuk tertarik, tetapi belum menghapus tantangan pasokan pada hari pertama. Pada akhirnya, peluncuran iPhone Duo sukses membangkitkan perhatian; ujian berikutnya bagi Apple adalah memastikan calon pembeli bisa memperoleh perangkat tanpa harus bergantung pada antrean atau keberuntungan.






