Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Panglima TNI dan Kapolri Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korpasgat

Panglima TNI dan Kapolri Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korpasgat
Minat|Keamanan Pintar

Penghormatan yang membawa pesan lebih besar

Warga kehormatan Korpasgat adalah gelar penghormatan bagi tokoh di luar satuan yang mencerminkan ikatan, rasa saling menghargai, dan komitmen bersama dalam pengabdian. Pengukuhan lima pimpinan TNI-Polri di Markas Komando Korpasgat, Bandung, pada Senin, 26 Oktober 2026, karena itu patut dibaca lebih dari sekadar seremoni. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto termasuk di antara penerima, bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasad Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali. Penghormatan semacam ini memberi simbol yang kuat, tetapi nilainya akan ditentukan oleh hubungan kerja setelah acara usai. Soliditas TNI Polri bukan hasil dari atribut yang dikenakan pada satu hari; ia tumbuh dari kepercayaan, komunikasi, dan kesediaan bekerja selaras ketika kepentingan publik menuntut tindakan bersama.

Lima pimpinan, satu pesan persatuan

Upacara dipimpin Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono sebagai inspektur upacara, didampingi Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis. Para penerima memperoleh Baret Korpasgat, Brevet Komando, Brevet Terjun Bebas Tempur, Brevet Anti Teror Lawan Bajak Udara, serta Pisau Komando Korpasgat. Rangkaian atribut itu menandai penerimaan mereka sebagai bagian dari keluarga kehormatan satuan, sekaligus mengingatkan bahwa penghormatan membawa tanggung jawab moral untuk menjaga hubungan antarlembaga. Pesan yang disampaikan kepada prajurit Baret Jingga setelah acara juga diarahkan pada semangat pengabdian, profesionalisme, dan kehormatan satuan. Namun, ukuran paling penting bukanlah kelengkapan prosesi, melainkan apakah kedekatan yang disimbolkan dapat memperlancar koordinasi saat tugas menuntut kerja lintas institusi. Di situlah pengukuhan ini bisa memperoleh makna yang bertahan.

Demonstrasi kemampuan dan makna kerja bersama

Prajurit Korpasgat menampilkan skenario operasi khusus Airborne Raid, dari infiltrasi memakai wingsuit dan terjun bebas hingga penggunaan paramotor, paratrike, drone pengintai, dan kendaraan taktis. Demonstrasi ditutup dengan simulasi eksfiltrasi melalui Airborne Tactical Extraction Platform yang melibatkan helikopter NAS-332 Super Puma. Pertunjukan itu memperlihatkan bagaimana personel, teknologi, dan mobilitas dipadukan dalam sebuah operasi. Kehadiran tersebut memberi gambaran profesionalisme satuan, tetapi pesan yang lebih relevan bagi hubungan antarlembaga adalah pentingnya kesiapan dan koordinasi dalam menghadapi tantangan. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Hengki turut hadir untuk mendukung penguatan koordinasi dan soliditas TNI-Polri. Keterlibatan pimpinan dan kehadiran unsur kepolisian daerah membuat simbol persaudaraan itu terasa lebih luas: sinergi TNI Polri dibutuhkan agar tiap institusi dapat menjalankan perannya secara selaras, tanpa mengaburkan tugas dan kewenangan masing-masing.

Soliditas harus dibuktikan dalam kerja nyata

Pengukuhan sebagai warga kehormatan Korpasgat menyampaikan pesan yang tepat: tantangan bangsa menuntut persatuan dan hubungan kerja yang terjaga. Akan tetapi, simbol hanya menjadi awal. Soliditas TNI Polri perlu tampak dalam koordinasi yang konsisten, sikap profesional, dan kerja sama yang berorientasi pada keselamatan masyarakat serta kepentingan negara. Sinergi TNI Polri juga bukan berarti meleburkan fungsi kedua institusi, melainkan memperkuat kemampuan mereka untuk bertindak saling melengkapi sesuai mandat masing-masing. Karena itu, makna acara di Bandung sebaiknya tidak berhenti pada penerimaan baret dan brevet. Pengukuhan ini layak dikenang jika persaudaraan yang dirayakan benar-benar diterjemahkan menjadi komunikasi yang lebih baik dan kolaborasi yang terukur. Kesimpulannya, penghormatan tersebut adalah janji simbolis; pembuktiannya berada pada tindakan bersama setelah upacara selesai.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!