Geely EX2: Mobil Listrik Kompak yang Mengubah Mainan Keselamatan
Geely EX2 adalah mobil listrik kompak segmen A/B yang menggabungkan desain perkotaan lincah dengan rating keselamatan bintang lima dari Euro NCAP dan ANCAP, didukung 36 fitur keselamatan cerdas, rangka Cage Body, serta sistem deteksi anak di kabin, sehingga menempatkannya sebagai salah satu acuan baru dalam standar keselamatan internasional untuk kendaraan listrik kecil.
Inti berita ini sederhana: rating keselamatan bintang lima bukan lagi monopoli merek mapan. Geely EX2 sukses meraih peringkat tertinggi dari Euro NCAP dan ANCAP di bawah protokol pengujian terbaru yang jauh lebih ketat. Mobil listrik kompak ini menjadi salah satu model perdana di segmen A dan B yang sanggup memenuhi standar baru tersebut, sesuatu yang dulu terasa mustahil bagi banyak orang. Pesan yang muncul jelas: era “kompak berarti kompromi keselamatan” mulai berakhir. Dengan skor Safe Driving 79%, Crash Avoidance 72%, Crash Protection 86%, dan Post-Crash Safety 95%, Geely EX2 menegaskan bahwa dimensi kecil tidak harus sejalan dengan perlindungan minim.

Protokol 2026: Ujian Paling Keras yang Berhasil Ditembus
Yang membuat pencapaian Geely EX2 layak diperhatikan adalah konteksnya. Memasuki 2026, Euro NCAP dan ANCAP mengadopsi protokol penilaian anyar yang lebih komprehensif, membagi pengujian ke empat tahap: Safe Driving, Crash Avoidance, Crash Protection, dan Post-Crash Safety. Rekor bintang lima EX2 hadir di tengah standar baru yang secara eksplisit didesain untuk menyingkirkan kendaraan dengan perlindungan setengah hati.
Angkanya berbicara lantang. “Geely EX2 meraih 79% untuk Safe Driving, 72% untuk Crash Avoidance, 86% untuk Crash Protection, dan 95% untuk Post-Crash Safety,” kata laporan uji tersebut. Ini bukan skor pas-pasan yang kebetulan lolos, melainkan profil nilai yang konsisten tinggi di semua aspek. Safe Driving ditopang Occupant Monitoring System, Driver Monitoring System, dan intelligent assistance yang mendeteksi sabuk pengaman tidak terpakai dengan benar, distraksi, kelelahan, hingga kantuk pengemudi. Di Post-Crash, respons sistem eCall dan pemutusan arus baterai menjadi kunci sehingga skor tembus 95%.
36 Fitur Keselamatan dan Fitur Deteksi Anak: Nilai Plus yang Tak Bisa Diabaikan
Keunggulan Geely EX2 bukan pada satu fitur spektakuler, tetapi pada integrasi 36 fitur keselamatan cerdas yang saling melengkapi. Sensor 5-radar dan 5-kamera (5R5V) membentuk “indra” kendaraan yang mampu memantau kondisi sekitar siang dan malam. Di sisi bantuan mengemudi, Adaptive Cruise Control menunjukkan performa kuat untuk skenario cut‑in maupun cut‑out, sementara Integrated Cruise Control meraih skor penuh dalam pengujian lane-keeping hingga kecepatan tinggi dan tikungan tajam.
Namun fitur yang paling mengundang diskusi adalah Child Presence Detection. Sistem ini memberikan peringatan melalui kendaraan dan notifikasi ke smartphone bila ada anak yang tertinggal di kabin. Di era berita tragis soal anak terlupa di mobil, fitur deteksi anak mobil seperti ini mengubah cara kita memaknai standar keselamatan internasional: bukan hanya melindungi saat tabrakan, tetapi mencegah tragedi dalam situasi sehari-hari. Dipadukan dengan rangka Cage Body, tujuh airbag termasuk dual-chamber far-side airbag, side-curtain 33,7 liter, serta baterai liquid-cooled anti-overheat, EX2 menggeser definisi “aman” dari jargon brosur menjadi perlindungan nyata.
Praktis di Kota, Hemat di Kantong: Dampaknya untuk Pengguna
Kombinasi keselamatan tinggi dan kepraktisan harian menjelaskan mengapa Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik terlaris di dunia di segmen A dan B, dengan penjualan menembus 800.000 unit di lebih dari 30 negara dan gelar kendaraan terlaris kelasnya pada 2025. Radius putar 4,95 meter membuatnya lincah bermanuver di jalanan sempit atau area parkir padat, sekaligus nyaman untuk lalu lintas perkotaan yang sering serba mendadak.
Baterai 40,8 kWh memberi jarak tempuh hingga 395 km berdasarkan standar NEDC, cukup untuk mobilitas harian tanpa rasa cemas kehabisan daya. Biaya perawatan berkala rata-rata sekitar Rp1,4 juta per tahun hingga 100.000 km memperkuat persepsi bahwa mobil ini tidak hanya aman, tapi juga ekonomis di siklus kepemilikan jangka panjang. Bagi pengguna biasa, artinya kompromi tradisional—harus memilih antara mobil kecil hemat atau mobil besar yang dianggap lebih aman—mulai kehilangan relevansi.
Implikasi ke Depan: Ketika Standar Baru Menjadi Titik Acuan
Setelah menguasai banyak pasar dan meraih rating keselamatan bintang lima dari Euro NCAP dan ANCAP, Geely berencana memperluas jangkauan EX2 ke lebih banyak negara pada paruh kedua 2026. Dalam bahasa pasar, ini bukan hanya ekspansi produk, tetapi ekspansi standar. Produsen lain mau tidak mau akan membandingkan penawaran mereka dengan profil keselamatan EX2, terutama di segmen A/B yang selama ini sering ditoleransi dengan perlindungan minim.
Di sisi konsumen, label Geely EX2 Euro NCAP bintang lima akan menjadi referensi baru ketika menimbang mobil listrik kompak. Fitur seperti fitur deteksi anak mobil, Advanced eCall, jaringan sensor 5R5V, dan Post-Crash Safety 95% mengajarkan bahwa “aman” kini mencakup sebelum, saat, dan setelah kecelakaan. Kesimpulannya: Geely EX2 bukan sekadar satu model yang lulus uji berat, melainkan titik balik yang memaksa industri menaikkan standar keselamatan internasional bahkan untuk mobil paling kecil sekalipun.






