Momen BLACKPINK 10 Tahun yang Mengharukan sekaligus Mengecewakan
Momen BLACKPINK 10 tahun adalah perayaan satu dekade perjalanan grup, di mana fan meeting, reaksi emosional anggota, serta respons BLINK bertemu dalam satu hari yang penuh harapan, kekecewaan, dan air mata yang kemudian memicu spekulasi luas tentang masa depan grup. Namun saat perayaan anniversary debut BLACKPINK ke-10, Jisoo tak kuasa menahan air mata saat berpamitan dengan para penggemar. Peristiwa tersebut terjadi pada 8 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan satu dekade perjalanan grup. Video tangisan Jisoo menyebar cepat dan mengubah hari yang seharusnya menjadi pesta menjadi ladang spekulasi tentang disband, terutama setelah sebelumnya perayaan anniversary BLACKPINK yang ke-10 tahun disebut membuat sejumlah penggemar kecewa. Di titik ini, emosi para anggota dan BLINK bertumpuk di atas ekspektasi tinggi yang tidak terpenuhi.

Mengapa Tangisan Jisoo Memicu Rumor Disband
Tangisan Jisoo menjadi titik ledak karena ia dikenal jarang menangis di hadapan penggemar, sehingga air matanya dianggap "tanda" sesuatu yang besar sedang terjadi. Fan meeting bertema anniversary BLACKPINK ini pun sejak awal sudah dibayangi rumor bahwa acara tersebut adalah "perayaan debut terakhir" setelah spekulasi keempat member tidak melanjutkan kontrak bersama agensi. Laporan menyebut semua persiapan untuk perayaan anniversary debut BLACKPINK dilakukan tergesa-gesa menjelang hari-H, dan baru dua hari sebelumnya diumumkan fan meeting bersama 40 BLINK di Museum Nasional Korea. Dalam situasi seburuk itu, wajar jika BLINK bereaksi keras; video Jisoo menangis di mobil setelah menerima surat dari penggemar membuat banyak penggemar patah hati dan semakin yakin akan kemungkinan disband.

Klarifikasi Jisoo: Air Mata sebagai Kenangan, Bukan Kode Perpisahan
Di tengah rumor yang memanas, Jisoo memilih untuk bicara langsung ketimbang membiarkan spekulasi berkembang. Ia lebih dulu menggelar siaran langsung di hari anniversary untuk meminta maaf karena banyak BLINK kecewa dengan cara perayaan diatur, mengakui adanya kendala komunikasi dan menegaskan keinginan BLACKPINK untuk bertemu lebih banyak penggemar. Setelah video tangisannya viral, ia kembali mengirim pesan di platform komunitas: ia mengingatkan bahwa ia "juga manusia" dan berharap penggemar tidak memberi terlalu banyak makna pada air matanya. Menurutnya, ia hanya ingin merangkum semua perasaan dan menyimpannya sebagai kenangan karena mereka sudah bersama selama 10 tahun. Dengan kata lain, tangisan Jisoo adalah luapan emosi satu dekade, bukan deklarasi bubar. Ia bahkan meminta agar tidak ada lagi pembicaraan negatif atau asumsi tanpa dasar terkait tangisannya.

Rosé Klarifikasi: Mengakui Kekecewaan, Memilih Kejujuran
Sesudah Jisoo, giliran Rosé yang angkat bicara, mengubah momen ini dari sekadar drama media sosial menjadi refleksi serius tentang hubungan BLACKPINK–BLINK. Perayaan anniversary BLACKPINK ke-10 tahun sempat mengecewakan, dan Rosé mengakui hal itu secara gamblang. Dalam pesannya di Instagram, ia menulis bahwa selama beberapa hari ia banyak pikiran sehingga terlambat menulis, karena pada ulang tahun ke-10 ada banyak kekecewaan dan kesedihan. Ia menyatakan memahami perasaan BLINK dan bahkan mengaku turut merasakan kekecewaan yang sama. Rosé menyesal karena momen yang seharusnya dirayakan bersama anggota dan BLINK tidak berjalan sesuai harapan pada 8 Agustus, meski ia tetap berterima kasih kepada fans yang datang meski cuaca panas. Di akhir, ia mengajak semua pihak untuk tetap merayakan ulang tahun ke-10 dan menciptakan lebih banyak kenangan indah di masa mendatang.
BLINK Bereaksi: Antara Marah, Empati, dan Tuntutan Penghargaan
Reaksi BLINK terhadap anniversary BLACKPINK dan tangisan Jisoo adalah cermin dari hubungan emosional yang sudah dibangun selama satu dekade. Video yang memperlihatkan Jisoo menangis dengan cepat beredar di media sosial dan memicu beragam reaksi dari penggemar. Sejumlah BLINK menilai rangkaian acara perayaan digelar terburu-buru dan kurang mencerminkan pencapaian besar grup yang sudah menjadi ikon global. Kondisi itu memunculkan kekecewaan di kalangan penggemar yang berharap perayaan satu dekade BLACKPINK dapat diselenggarakan lebih meriah dan terencana. Banyak penggemar yang patah hati melihat Jisoo menangis saat meninggalkan lokasi fan meeting, tetapi pada saat yang sama mereka mengapresiasi keberanian Jisoo dan Rosé untuk meminta maaf dan berdiri di sisi fans. Intinya, BLINK bereaksi bukan sekadar karena satu fan meeting yang gagal, tetapi karena merasa perayaan sepenting itu tidak memberi penghargaan setimpal bagi perjalanan BLACKPINK 10 tahun.





