AI Lokal Telkomsel: Dari Pameran ke Strategi Kedaulatan Digital
Sembilan solusi AI lokal Telkomsel adalah rangkaian produk dan layanan berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan di dalam negeri untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan industri, sekaligus memperkuat keamanan digital dan kedaulatan teknologi melalui pemahaman konteks, data, dan tantangan yang khas di ruang digital nasional. Telkomsel tidak sekadar ikut tren AI; perusahaan ini menjadikan Bali Tech Week yang berlangsung pada 19–23 Oktober sebagai panggung untuk menegaskan bahwa kedaulatan digital tidak akan tercapai jika fondasi teknologinya masih bergantung pada solusi impor. Dengan tema “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”, partisipasi Telkomsel di forum yang mempertemukan pemerintah, industri, investor, developer, dan komunitas teknologi menunjukkan ambisi jelas: AI harus menjadi alat pembangunan, bukan sekadar gimmick pameran. Langkah ini secara eksplisit dikaitkan dengan target Indonesia Emas 2045 dan semangat Asta Cita yang menekankan penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan kemandirian bangsa.

Keamanan Digital: SISCAMLING dan Lapisan Perlindungan Berbasis AI
Jika kedaulatan digital adalah tujuan, keamanan digital adalah prasyarat yang tidak bisa ditawar. Di titik ini, SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling) menjadi solusi AI lokal paling politis sekaligus paling praktis yang dibawa Telkomsel. Dengan memanfaatkan AI untuk mengenali indikasi penipuan, spam, dan komunikasi mencurigakan, SISCAMLING dirancang membantu masyarakat mengenali ancaman lebih awal dan mendukung terciptanya ruang digital yang lebih aman dan tepercaya. Ini bukan sekadar fitur tambahan; ini adalah pernyataan bahwa perlindungan warga di ruang digital tidak boleh diserahkan pada algoritma asing yang tidak memahami pola penipuan lokal. Pernyataan Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, bahwa pemanfaatan AI harus berfokus pada kebutuhan nyata masyarakat serta menjaga keamanan di ruang digital, memperjelas orientasi tersebut. Ketika penipuan online meningkat, solusi seperti SISCAMLING adalah bentuk tanggung jawab industri, bukan hanya inovasi teknis.

Dari Rumah, Ritel, hingga Ruang Kelas: Spektrum Solusi AI Lokal
Kekuatan sembilan teknologi buatan anak bangsa ini terletak pada spektrum penerapannya: dari ruang tamu, toko ritel, sampai kelas matematika. Token AI OCTA menawarkan satu mekanisme sederhana untuk mengakses berbagai layanan AI, sehingga solusi AI lokal tidak terfragmentasi dan lebih mudah dipakai dalam keseharian. Adelia dikembangkan sebagai mesin pencarian dan asisten berbasis AI yang membantu pelanggan menemukan informasi dan menyelesaikan kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah—pendekatan yang menempatkan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti manusia. Di pendidikan, Sacred Octagon mengadaptasi metode GASING Prof. Yohanes Surya dan terbukti mampu meningkatkan skor rata-rata matematika peserta dari 30 menjadi 80 hanya dalam 15 hari pelatihan. Sementara itu, IndiHome Aura menggabungkan konektivitas rumah dengan IoT dan eksplorasi energi surya, menunjukkan bahwa kedaulatan digital juga menyentuh isu keberlanjutan dan gaya hidup rumah tangga yang semakin terhubung.

OCTA Enterprise, AUREL, dan Solution Hub: Infrastruktur AI untuk Industri
Di ranah bisnis, Telkomsel jelas ingin menempatkan diri sebagai penyedia infrastruktur AI lokal, bukan sekadar operator jaringan. OCTA Enterprise diperkenalkan sebagai pusat pengelolaan berbagai platform AI untuk efisiensi bisnis, mengurangi kerumitan ketika perusahaan harus memakai beberapa layanan AI sekaligus. AUREL (Advanced Ubiquitous Reporting for Executive Intelligence) memanfaatkan AI percakapan untuk merangkum kondisi bisnis, mencari informasi dari pengetahuan perusahaan, dan memantau keputusan serta tindak lanjut operasional, sehingga eksekutif tidak tenggelam dalam laporan yang berserakan. Di dalamnya, SAVIA mengotomatisasi interaksi panggilan bisnis, sementara AI Video Analytics membaca dan mengolah informasi dari rekaman video untuk menghasilkan wawasan data yang lebih dalam. Solution Hub (Hitakari AI) kemudian berperan sebagai wadah terpadu pemilihan dan pembayaran model AI, yang secara politis penting: ia mendorong ekosistem model AI lokal agar tidak kalah oleh platform global yang sudah mapan.

Apresiasi Pemerintah dan Makna Strategis Kedaulatan AI Lokal
Apresiasi dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, terhadap inisiatif Telkomsel bukan sekadar pujian seremonial; ini adalah sinyal politik bahwa kedaulatan digital dipandang sebagai agenda bersama negara dan industri. Menanggapi perkembangan AI global yang semakin cepat, Meutya menekankan pentingnya kemandirian dan kedaulatan teknologi nasional, serta mengapresiasi kontribusi pelaku telekomunikasi dalam menghadirkan inovasi yang mendukung transformasi digital dan kedaulatan AI. Di sisi Telkomsel, komitmen menghadirkan teknologi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan industri, dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, memperlihatkan bahwa solusi AI lokal ini bukan proyek uji coba sesaat. Kesembilan solusi dibawa ke Bali Tech Week untuk diuji bersama masyarakat, dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan developer, karena Telkomsel percaya kolaborasi adalah kunci mempercepat kedaulatan digital. Kesimpulannya, jika negara serius pada kedaulatan digital, maka investasi politik dan ekonomi pada teknologi buatan anak bangsa seperti ini harus menjadi kebijakan jangka panjang, bukan hanya agenda festival teknologi.






