Verdik Singkat: Flagship Matang, Tidak Wajib bagi Semua
Samsung Galaxy S26 Ultra adalah smartphone flagship berbasis konsep AI Phone yang memadukan fitur Galaxy AI, layar Privacy Display, kamera 200MP dengan aperture f/1.4, dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk menghadirkan perangkat serba bisa yang menyasar pengguna dengan kebutuhan performa tinggi, keamanan visual di layar, serta produktivitas profesional melalui baterai 5.000 mAh dan S Pen terintegrasi. Dari sudut pandang pengguna, Galaxy S26 Ultra terasa seperti evolusi matang, bukan lompatan radikal. Ini sangat menarik bagi pemilik seri S20–S23 Ultra yang ingin peningkatan nyata di performa, kamera malam, serta kenyamanan desain. Namun bagi pengguna S25 Ultra, upgrade ini cenderung terasa sebagai “early adopter tax”: fitur eksklusif seperti Privacy Display memang menggoda, tetapi peningkatannya selektif dan tidak wajib untuk semua. Secara keseluruhan, ini adalah flagship yang sangat bagus, hanya saja paling masuk akal bagi yang datang dari generasi yang lebih tua.
Kelebihan
- Desain lebih ramping dan ringan dengan bingkai membulat, nyaman dipakai lama.
- Layar semakin terang dan adaptif, mendukung refresh 1–120Hz dengan kecerahan puncak tinggi dan lapisan anti-silau.
- Performa jauh lebih cepat berkat Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan peningkatan sistem pendingin.
- Galaxy AI fitur terasa lebih matang dan dirancang membantu aktivitas sehari-hari serta kerja digital.
- Privacy Display berbasis perangkat keras memberikan lapisan keamanan layar yang tidak bisa diganti software.
Kekurangan
- Bagi pemilik Galaxy S25 Ultra, peningkatan terasa minim dan lebih ke akses fitur eksklusif lebih awal.
- Upgrade dari S25 Ultra dinilai kurang ekonomis jika tidak sangat membutuhkan teknologi keamanan layar baru.
- Desain dan konsep masih sangat mirip seri Ultra sebelumnya, terasa evolusi, bukan revolusi.
- Gigitan upgrade paling besar ada di generasi lama (S20–S22 Ultra), sehingga pengguna S23/S24 mungkin harus menimbang ulang nilai tambah.

Desain Tipis, Privacy Display AMOLED, dan Pengalaman Memakai Sehari-hari
Dari sisi fisik, Galaxy S26 Ultra tampak seperti penyempurnaan dari seri Ultra sebelumnya: bodi lebih tipis 7,9 mm dan bobot hanya 214 gram, lengkap dengan desain minimalis elegan yang sudah jadi identitas lini ini. Samsung memperkenalkan island kamera kaca yang menyatu dengan bodi, membuat tampilan belakang lebih rapi dan terasa premium di tangan. Perubahan besar ada di layar dengan teknologi Privacy Display AMOLED. Fitur ini bekerja di tingkat perangkat keras untuk menjaga informasi di layar tetap aman dari pandangan orang sekitar, bukan sekadar filter software. Ditambah layar adaptif 1–120Hz di resolusi maksimum, kecerahan puncak 2.600 nits, dan lapisan anti-silau Gorilla Armor, penggunaan di luar ruangan dan di kantor terbuka terasa jauh lebih nyaman. Desain bingkai yang sekarang lebih membulat menghilangkan rasa “tajam” pada tangan, terutama bagi yang terbiasa dengan S24 Ultra yang lebih berat.
| Aspek | Galaxy S26 Ultra | Catatan Singkat |
|---|---|---|
| Ketebalan & bobot | 7,9 mm, 214g | Lebih tipis dan ringan dari S24 Ultra, lebih nyaman dipakai lama |
| Layar | AMOLED Privacy Display, 1–120Hz, 2.600 nits | Refresh adaptif di resolusi penuh, anti-silau, aman dari lirik teman kantor |
| Desain kamera | Island kamera kaca menyatu bodi | Tampilan belakang terlihat lebih bersih dan premium |
| Bingkai | Lebih membulat dibanding S24 Ultra | Mengurangi tepi tajam, pegangan lebih ergonomis |
| S Pen | Slot terintegrasi di bodi | Tidak perlu casing tambahan seperti S21 Ultra |

Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 5.000 mAh untuk Kerja Intensif
Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 adalah pusat dari pengalaman Galaxy S26 Ultra, dan di sinilah upgrade terasa paling signifikan, terutama bagi pengguna S22 dan S23 Ultra. Pengujian dunia nyata menunjukkan daya tahan baterai lebih dari 7,5 jam penggunaan terus-menerus, melampaui sekitar 5,5 jam pada S22 Ultra meskipun sama-sama memakai baterai 5.000 mAh. "Galaxy S26 Ultra mencapai skor multi-core 11.259 pada GeekBench 6, tiga kali lebih tinggi daripada Galaxy S22 Ultra." Ini bukan sekadar angka; perpaduan chipset baru dan vapor chamber yang lebih besar menjaga suhu stabil saat menjalankan tugas berat seperti editing video, multitasking aplikasi kerja, maupun proses AI di perangkat. Pengisian cepat naik menjadi 60W, mempersingkat waktu isi daya dibanding 45W di generasi sebelumnya. Bagi pekerja profesional dan pelajar yang menggunakan S Pen intensif, layar datar penuh membuat penulisan dan annotasi di pinggir layar jauh lebih presisi dibanding layar lengkung generasi lama.
Kamera 200MP f/1.4 dan Galaxy AI: Upgrade Nyata atau Kosmetik?
Di sektor fotografi, Galaxy S26 Ultra mempertahankan konsep kamera 200MP flagship, tetapi dengan pengubahan kritis: aperture lensa utama kini f/1.4, lebih besar dibanding f/1.7 pada S24 Ultra. Hasilnya, kamera mampu mengumpulkan cahaya lebih baik sehingga foto di kondisi rendah cahaya terlihat lebih tajam, dengan noise yang lebih terkontrol dan efek bokeh yang lebih alami untuk potret. Untuk pengguna yang sering memotret di malam hari atau ruang indoor redup, ini terasa sebagai upgrade nyata, bukan sekadar angka resolusi. Galaxy AI fitur pada kamera melengkapi hardware ini dengan pemrosesan lebih cerdas, mendukung skenario kerja dan konten digital seperti produksi short video atau foto produk. Pendekatan Samsung di S26 Ultra bukan mengubah total sistem kamera, tetapi menyempurnakan apa yang sudah kuat: sensor besar tetap dipertahankan, sementara aperture, pemrosesan AI, dan kestabilan sistem dioptimalkan untuk pemakaian harian dan kerja kreatif.
Peta Jalan Upgrade: Dari S20 Ultra sampai S25 Ultra
Pertanyaan utama dalam Galaxy S26 Ultra review adalah: siapa yang paling masuk akal untuk upgrade? Untuk pengguna S20 Ultra dan S21 Ultra, jawabannya hampir tak terbantahkan. Dukungan software perangkat itu sudah berhenti atau akan segera berakhir, sedangkan S26 Ultra hadir dengan One UI berbasis Android yang jauh lebih baru dan komitmen pembaruan hingga sekitar 2033. Selain itu, S20 Ultra memiliki kompromi antara resolusi dan refresh rate yang hilang pada layar baru S26 Ultra, serta belum memiliki slot S Pen terintegrasi. Bagi pengguna S22 Ultra dan S23 Ultra, loncatan performa Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai yang lebih efisien, dan layar datar penuh layak dipertimbangkan sebagai upgrade besar. Sementara itu, pemilik S24 Ultra akan merasakan peningkatan di desain yang lebih ringan, bingkai membulat, pengisian 60W, dan kamera dengan aperture f/1.4. Menurut analisis generasi, "bagi pengguna S23 dan S24 Ultra, upgrade ini memberikan nilai tambah signifikan dalam hal desain dan kamera", sedangkan pengguna S25 Ultra dianjurkan menunggu generasi berikutnya kecuali membutuhkan Privacy Display sekarang.
Buy if / Skip if
- Buy the Galaxy S26 Ultra if Anda menggunakan Galaxy S20 Ultra atau S21 Ultra dan butuh loncatan besar di performa, kamera, dan dukungan software jangka panjang.
- Skip the Galaxy S26 Ultra if Anda sudah memakai S25 Ultra dan tidak merasa perlu teknologi Privacy Display berbasis perangkat keras dalam waktu dekat.
- Buy the Galaxy S26 Ultra if Anda pemilik S22 Ultra atau S23 Ultra yang mulai terbatas di performa multi-core, baterai, dan ingin layar datar dengan S Pen terintegrasi untuk kerja dan belajar.
- Skip the Galaxy S26 Ultra if Anda puas dengan desain dan kamera S24 Ultra serta lebih memilih menunggu perubahan generasi yang lebih besar.
- Buy the Galaxy S26 Ultra if Anda prioritas pada keamanan tampilan layar di ruang publik, kamera 200MP f/1.4 untuk fotografi malam, dan Galaxy AI fitur untuk kerja kreatif digital.[SRC:






