Verdikt Utama: Flagship Upgrade Worth, Tapi Tidak untuk Semua
Galaxy S26 Ultra adalah smartphone flagship dengan layar AMOLED besar, kamera 200MP berapertur lebar, fitur privasi di tingkat hardware, dan chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dirancang untuk pengguna power user, kreator konten, dan fotografer mobile yang menginginkan akurasi warna layar tinggi, performa kuat, serta perlindungan privasi layar lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Dari sudut pandang nilai, ini jelas sebuah lompatan besar bagi pemilik S20–S23 Ultra dan perangkat Android lama: performa, baterai, dan layar terasa naik kelas. Namun, bagi pengguna S24 dan terutama S25 Ultra, peningkatan terasa lebih halus dan banyak bergantung pada betapa pentingnya Privacy Display serta sedikit peningkatan kamera malam hari bagi Anda. Jika Anda mengincar pengalaman Android paling lengkap saat ini, Galaxy S26 Ultra adalah salah satu kandidat terkuat, tetapi bukan upgrade wajib untuk semua.
| Spesifikasi | Galaxy S26 Ultra | Catatan |
|---|---|---|
| Mikroprosesor | Snapdragon 8 Elite Gen 5 | Flagship Android terbaru dengan skor multi-core 11.259 di GeekBench 6. |
| RAM / ROM | Hingga 16GB / 1TB | Kapasitas besar untuk multitasking dan penyimpanan. |
| Layar | AMOLED 6,8 inci, 2.600 nits, Privacy Display | Layar terang dengan akurasi warna tinggi dan fitur privasi hardware. |
| Kamera utama | 200MP, aperture f/1.4 | Sensor resolusi tinggi dengan bukaan besar untuk malam hari. |
| Baterai / Pengisi daya | 5.000 mAh / 60W | Daya tahan panjang dan pengisian cepat dibanding generasi sebelumnya. |
| Konektivitas | Wi-Fi 7 | Standar konektivitas modern. |

Desain, Kenyamanan, dan Layar: Akurasi Warna vs Privacy Display
Secara desain, Galaxy S26 Ultra mengusung bodi lebih modern dengan island kamera kaca yang menyatu rapi dengan bodi, ketebalan 7,9 mm, dan bobot 214 gram; ia lebih tipis 0,7 mm dan lebih ringan 18 gram dibanding S24 Ultra. Bingkai kini lebih lembut dan membulat, membuat genggaman panjang terasa lebih nyaman. Layar sepenuhnya rata juga membantu presisi penggunaan S Pen di tepi layar, terutama saat menggambar atau mengedit. Di sisi tampilan, akurasi warna menjadi nilai jual utama: pada 300 nits, rata-rata Delta E tercatat 2,14, sementara di 200 nits sebesar 2,61—dua nilai ini berada di bawah ambang batas persepsi manusia 2,3, sehingga cocok untuk pekerjaan profesional seperti editing foto, video, dan desain grafis. Lapisan anti-reflektif dengan pantulan hanya 3,9% mengalahkan layar iPhone 17 Pro Max dan Pixel 10 Pro XL, dan tidak menurunkan akurasi warna.
Privacy Display adalah fitur paling berbeda di S26 Ultra: sebuah inovasi hardware yang membatasi sudut pandang, sehingga orang di samping tidak mudah mengintip layar Anda. Ini sangat berguna bagi profesional yang sering bekerja di ruang publik atau pengguna yang peduli privasi chat dan dokumen. Namun ada trade-off: pengujian menunjukkan bahwa dengan Privacy Display di pengaturan standar, rata-rata Delta E naik ke 3,07, masih di sekitar ambang persepsi warna manusia. Di tingkat maksimal, Delta E melonjak ke 5,84, membuat pergeseran warna cukup jelas dan kurang ideal untuk pekerjaan warna kritis. Untuk konten kreator, rekomendasinya: gunakan mode warna Natural dan matikan Privacy Display saat mengedit serius, sambil mengaktifkannya kembali ketika Anda ingin layar lebih privat. Ini kompromi yang masuk akal, tetapi tetap sebuah kekurangan bagi pengguna yang ingin akurasi warna dan privasi maksimal sekaligus.

Kamera 200MP f/1.4 dan Galaxy AI: Fokus di Fotografi Malam
Di sektor kamera, Galaxy S26 Ultra masih mengandalkan sensor utama 200MP, tetapi kini dipadukan dengan aperture super besar f/1.4. Bukaan yang lebih lebar dibanding f/1.7 di S24 Ultra memungkinkan penangkapan cahaya lebih baik saat malam, sekaligus membantu menciptakan efek bokeh lebih alami tanpa bergantung sepenuhnya pada simulasi software. Secara teori, kombinasi sensor besar, resolusi tinggi, dan aperture f/1.4 menjadikan S26 Ultra salah satu kamera smartphone paling fleksibel untuk low-light, mulai dari cityscape hingga potret malam. Galaxy AI turut menunjang pemrosesan gambar, terutama dalam pengenalan scene, pengurangan noise, dan peningkatan detail di area shadow, sehingga pengguna awam bisa mendapatkan foto malam yang lebih tajam tanpa harus mengutak-atik pengaturan manual. Bagi pemilik S22 atau S23 Ultra, perbedaan hasil malam hari akan terasa; sementara dari S24 Ultra, peningkatannya lebih berupa refinemen cahaya dan depth of field.
Meski demikian, penting dicatat bahwa sensor 200MP bukan hal baru di lini Ultra; peningkatan utama ada pada optik dan pemrosesan. Bagi pengguna yang lebih sering memotret siang hari atau konten media sosial biasa, peningkatan ini mungkin terasa overkill. Namun bagi fotografer mobile dan kreator video yang sering bekerja di lingkungan minim cahaya—konser, acara indoor, atau street photography—lompatan ke aperture f/1.4 akan memberikan ruang kreatif lebih besar dan file yang lebih siap diedit di laptop. Trade-off-nya, sistem kamera kompleks seperti ini biasanya menuntut software tuning berkelanjutan; Anda harus siap menerima bahwa kualitas awal mungkin akan membaik seiring update firmware, dan tidak semua mode akan menunjukkan perbedaan dramatis dibanding S24 atau S25 Ultra.

Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5, Baterai, dan Nilai Upgrade
Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadikan Galaxy S26 Ultra salah satu standar baru untuk performa flagship Android. Dengan baterai 5.000 mAh yang sama seperti pendahulunya, efisiensi chip ini memungkinkan lebih dari 7,5 jam penggunaan terus menerus, jauh melampaui sekitar 5,5 jam pada S22 Ultra. Skor multi-core 11.259 di GeekBench 6 diklaim tiga kali lebih tinggi dari S22 Ultra, menandai lonjakan besar untuk gaming berat, editing video 4K, dan multitasking dengan banyak aplikasi produktivitas sekaligus. Sistem pendinginan vapor chamber yang didesain ulang membantu menjaga performa stabil pada sesi game panjang, sehingga throttling lebih jarang dirasakan. Pengisian daya cepat juga naik dari 45W ke 60W pada generasi ini, membuat waktu isi ulang baterai terasa lebih singkat untuk pengguna S24 Ultra yang beralih.
Kelebihan
- Akurasi warna layar dengan Delta E 2,14 pada 300 nits, cocok untuk pekerjaan profesional dan kreator konten.
- Privacy Display dan lapisan anti-glare memberi perlindungan privasi dan visibilitas luar ruangan tanpa mengorbankan kualitas tampilan secara signifikan pada pengaturan standar.
- Peningkatan komprehensif bagi pemilik S23 Ultra atau versi sebelumnya, dengan kenaikan besar di performa, baterai, dan layar.
- Desain lebih tipis dan ringan, serta bingkai membulat yang meningkatkan kenyamanan genggaman panjang.
Kekurangan
- Privacy Display pada tingkat maksimal menaikkan Delta E ke 5,84, sehingga pergeseran warna terasa jelas dan tidak ideal untuk pekerjaan warna kritis.
- Bagi pemilik Galaxy S25 Ultra, upgrade ke S26 Ultra tidak esensial kecuali sangat ingin fitur Privacy Display hardware.
- Sensor 200MP sudah ada di generasi sebelumnya, sehingga sebagian pengguna mungkin tidak merasakan lompatan fotografi besar kecuali di skenario malam tertentu.

Buy if / Skip if
- Buy the Galaxy S26 Ultra if Anda berasal dari Galaxy S20 atau S21 Ultra dan menginginkan upgrade besar di layar, performa, baterai, serta dukungan software jangka panjang.
- Skip the Galaxy S26 Ultra if Anda pengguna Galaxy S25 Ultra yang tidak terlalu peduli dengan fitur Privacy Display hardware dan cukup puas dengan privasi layar saat ini.
- Buy the Galaxy S26 Ultra if Anda kreator konten atau profesional yang membutuhkan layar dengan akurasi warna Delta E 2,14 dan lapisan anti-glare untuk kerja di berbagai kondisi cahaya.
- Skip the Galaxy S26 Ultra if Anda hanya menggunakan ponsel untuk tugas ringan dan tidak akan memanfaatkan performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau kamera 200MP f/1.4.
- Buy the Galaxy S26



