Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Studio Musik ke Kendaraan, Evolusi Teknologi JBL

Dari Studio Musik ke Kendaraan, Evolusi Teknologi JBL
Minat|Audio Hi-Fi

Delapan dekade membentuk perjalanan audio

Sejarah teknologi JBL adalah perjalanan pengembangan suara dari loudspeaker untuk kebutuhan profesional menuju perangkat personal, hiburan rumah, panggung, dan kendaraan, dengan tujuan membuat audio lebih dekat ke keseharian pendengar. Didirikan oleh insinyur James B. Lansing pada 1946, JBL kini merayakan delapan dekade di industri audio. Rentang itu penting bukan semata sebagai usia merek, melainkan sebagai gambaran bagaimana keahlian merancang loudspeaker dapat berkembang menjadi beragam bentuk pengalaman mendengarkan. JBL memperluas teknologinya ke speaker portabel, headphone, sistem audio profesional, dan perangkat audio kendaraan. Perluasan ini menunjukkan bahwa evolusi audio tidak berhenti pada menghasilkan suara yang kuat: perangkat juga harus menyesuaikan diri dengan tempat, aktivitas, dan kebutuhan pengguna. Perayaan 80 tahun menjadi alasan JBL menengok perjalanan tersebut sekaligus menegaskan arah pengembangan berikutnya.

Dari loudspeaker ke penggunaan sehari-hari

Keahlian loudspeaker memberi JBL pijakan untuk menjangkau pendengar di lebih banyak situasi. Speaker JBL portabel dan headphone membawa audio ke penggunaan personal, sementara sistem profesional melayani studio rekaman, konser, stadion, dan bioskop. Perangkat audio kendaraan memperluas jangkauan itu ke perjalanan harian. Ini bukan sekadar daftar kategori produk: pergeseran dari studio ke ruang publik dan kabin kendaraan menuntut teknologi suara bekerja dalam lingkungan yang berbeda-beda. Skala penggunaan profesional menjadi petunjuk kuat tentang daya jangkau merek. JBL Professional mendukung sistem audio di lebih dari 40 persen bioskop di seluruh dunia, dan teknologinya juga digunakan di stadion, studio rekaman, serta tempat pertunjukan musik. Perusahaan menyebut kontribusinya pada tata suara turut mendapat penghargaan Academy Awards dan Grammy Award.

Langkah berikutnya: suara yang lebih imersif

Arah masa depan JBL bertumpu pada perubahan pengalaman mendengar, bukan hanya penambahan jenis perangkat. Perusahaan menaruh perhatian pada spatial audio JBL, adaptive soundscapes, dan pengalaman imersif yang terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari. Jika dikembangkan dengan baik, pendekatan ini dapat membuat suara terasa lebih sesuai dengan konteks pengguna—baik saat menikmati musik secara personal maupun saat berpindah aktivitas. Namun, teknologi baru hanya berarti jika tetap menjaga karakter audio yang ingin disampaikan seniman. Duta global JBL Martin Garrix menilai keaslian suara penting agar pendengar menikmati karya sesuai visi penciptanya, baik melalui perangkat personal maupun pertunjukan langsung. Di samping inovasi, JBL juga menyatakan keberlanjutan menjadi pertimbangan dalam perancangan dan produksi produk.

Perayaan yang mengajak pendengar mencoba

Perayaan 80 tahun JBL tidak hanya berupa kilas balik. Perusahaan menyiapkan majalah digital, serial siniar Audio Talks dari HARMAN, dan video tentang perjalanan merek. Untuk pengunjung, pameran eksklusif di Main Atrium, East Mall Level 1, Grand Indonesia, Jakarta, berlangsung pada 21–25 Oktober 2026. Pengunjung dapat mencoba berbagai produk melalui pengalaman interaktif, termasuk JBL Playback Gallery yang menampilkan produk ikonik dari delapan dekade perjalanan perusahaan. JBL juga mendukung ekosistem musik melalui JBL Music Academy, JBL Campus Program, dan kolaborasi dengan Girls Make Beats untuk membuka ruang bagi talenta baru dan mendorong keberagaman. Langkah tersebut relevan: masa depan audio dibentuk bukan hanya oleh perangkat, tetapi juga oleh orang-orang yang membuat dan menikmati musik.

Kesimpulannya, kekuatan JBL terletak pada kemampuannya membawa keahlian loudspeaker ke berbagai ruang—dari studio dan bioskop hingga headphone, speaker portabel, dan kendaraan. Kini, tantangannya adalah memastikan spatial audio dan pengalaman imersif memberi manfaat nyata, bukan sekadar menjadi istilah teknologi. Delapan dekade menjadi modal penting, tetapi inovasi berikutnya akan dinilai dari seberapa baik suara tetap setia pada karya sekaligus menyatu dengan kehidupan pendengar.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!