Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Infinix XPAD 30 Pro: Tablet 3 Jutaan untuk Pelajar dan Profesional

Infinix XPAD 30 Pro: Tablet 3 Jutaan untuk Pelajar dan Profesional
Minat|Penggunaan Tablet

Tablet murah 3 juta yang menyasar pelajar dan profesional muda

Infinix XPAD 30 Pro adalah tablet murah 3 juta yang dirancang sebagai perangkat serbaguna untuk pelajar dan profesional muda, menggabungkan layar 2.5K, baterai tahan lama 8.200 mAh, konektivitas 4G, serta fitur produktivitas dan hiburan dalam satu paket yang menargetkan kebutuhan belajar, bekerja, dan bermain game sehari-hari. XPAD 30 Pro resmi diluncurkan dengan harga mulai Rp3.499.000 untuk varian 4GB/128GB, sementara model 8GB/128GB dibanderol Rp4.599.000. Penjualan perdana dimulai pada 9 September 2026 pukul 00.00 WIB melalui kanal online dan offline resmi. Sejak awal, posisi produk ini jelas: menjadi tablet utama di kelas 3–4 jutaan yang berusaha menggoda pengguna yang sebelumnya merasa tablet di harga ini selalu penuh kompromi. Alih-alih menonjolkan spesifikasi mentah saja, XPAD 30 Pro membawa narasi "Deadline Killer, Game Winner" untuk generasi muda yang hidup di antara tugas kuliah, job desk, dan sesi gaming bersama teman.

Infinix XPAD 30 Pro: Tablet 3 Jutaan untuk Pelajar dan Profesional

Layar 2.5K dan baterai 8.200 mAh: fondasi nilai utama XPAD 30 Pro

Kartu truf terbesar XPAD 30 Pro ada pada kombinasi layar 2.5K dan baterai 8.200 mAh yang jelas menyasar pengguna yang menghabiskan banyak waktu di depan perangkat. Layar 11 inci beresolusi 2.5K dengan rasio layar terhadap bodi 85% dan kecerahan hingga 550 nit membuat konten tetap nyaman dibaca, termasuk saat belajar atau bekerja di luar ruangan. Sertifikasi TÜV Rheinland Hardware-Level Low Blue Light dan Flicker-Free berarti mata tidak terlalu cepat lelah ketika harus menatap materi kuliah atau laporan berjam-jam. Di sisi daya, baterai 8.200 mAh dengan pengisian 18W didesain untuk menemani satu hari produktif penuh tanpa cemas mencari colokan. Untuk pelajar yang sering berpindah kelas atau profesional muda yang mobile, ini lebih penting daripada sekadar skor benchmark. Ditambah DTS 3D surround sound untuk kelas daring, film, dan musik, XPAD 30 Pro terasa seperti layar kedua yang layak, bukan sekadar perangkat tambahan.

Helio G200 Ultimate, 4G, dan fitur gaming: cukup kuat untuk pekerjaan ringan

Di jantung XPAD 30 Pro, Infinix memasang MediaTek Helio G200 Ultimate dengan fabrikasi 6 nm, yang diklaim memberi peningkatan performa hingga 35,6% dibanding pendahulunya XPAD 20 Pro. Dalam konteks tablet murah 3 juta, ini bukan sekadar angka, melainkan penanda bahwa multitasking seperti membuka bahan ajar, video konferensi, dan aplikasi office sekaligus akan terasa lebih lancar. Menurut Tommy Xiong, XPAD 30 Pro dirancang membantu generasi muda menghadapi agenda yang berubah tiba-tiba, dari kejar deadline tugas sampai main bareng squad. Fitur Esports Mode mengoptimalkan respons sentuhan, koneksi jaringan, dan proses latar belakang ketika bermain game, sementara Wet Touch Technology memastikan layar tetap responsif saat tangan atau permukaan basah. Konektivitas 4G lewat slot kartu SIM membuat tablet ini tidak bergantung pada Wi-Fi, penting untuk kelas daring dan kerja jarak jauh. Namun, perlu dicatat bahwa sejumlah fitur gaming dan AI butuh RAM minimal 6GB, sehingga varian 4GB berpotensi terasa lebih terbatas.

Ekosistem XOS, fitur AI, dan aksesori: menguatkan posisi sebagai perangkat produktivitas

Di luar hardware, nilai XPAD 30 Pro untuk pelajar dan profesional muda banyak ditentukan oleh XOS 16 dan lapisan fitur AI serta aksesori resmi. Desktop Expansion membuat tablet ini bisa berperan sebagai layar kedua, sementara Three-Screen Workflow dan Cross-device Collaboration mendukung pemindahan file, shared clipboard, serta drag-and-drop dengan perangkat Infinix yang kompatibel. Ada pula AI Snap for Answers untuk mengenali soal dan memberi solusi bertahap, AI Notes untuk menulis dan mengubah sketsa menjadi visual, Translation Assistant, dan AI Scan to Document. Kombinasi ini menjadikan XPAD 30 Pro menarik sebagai alat belajar dan riset, bukan hanya pemutar video. Pengguna yang memenuhi syarat juga mendapat akses Gemini AI Premium dan Google One 2 TB selama tiga bulan, menambah daya tarik di mata mahasiswa yang butuh ruang penyimpanan cloud. Di sisi aksesori, bonus case pelindung pada varian 4GB dan X Keyboard 11 pada varian 8GB menunjukkan niat Infinix memposisikan tablet ini sebagai perangkat kerja yang siap pakai dari hari pertama.

Apakah XPAD 30 Pro pilihan terbaik di segmen tablet murah 3 juta?

Dengan harga mulai Rp3.499.000 untuk RAM 4GB/128GB dan Rp4.599.000 untuk RAM 8GB/128GB, XPAD 30 Pro menempatkan diri di tengah persaingan tablet layar 2.5K dan tablet baterai tahan lama yang biasanya lebih mahal. Di atas kertas, kombinasi layar tajam, baterai besar, Helio G200 Ultimate, 4G, dan fitur AI menjadikannya paket yang menarik untuk pelajar dan profesional muda yang ingin satu perangkat utama untuk belajar, kerja ringan, dan hiburan. Namun kompromi tetap ada: varian 4GB berisiko kehilangan sebagian fitur gaming dan AI penting, sehingga pengguna yang ingin pengalaman penuh sebaiknya mengincar model 8GB meski harganya naik signifikan. Kesan awal pihak penguji menyebut XPAD 30 Pro sebagai kandidat kuat di kelas 3–4 jutaan, tetapi catatan pemakaian nyata masih menunggu sesi hands-on lebih mendalam. Untuk saat ini, bagi mereka yang mencari tablet murah 3 juta yang tidak terasa "murahan", XPAD 30 Pro pantas masuk daftar pendek.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!