Menghormati pahlawan, menguji makna peringatan
HUT NasDem Sumsel adalah peringatan ulang tahun partai yang memadukan penghormatan kepada para pahlawan dengan kegiatan sosial untuk membantu warga menghadapi persoalan sehari-hari. Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, DPW NasDem Sumatera Selatan menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Ksatria Siguntang, Palembang. Dipimpin Sekretaris DPW H. Nopianto, kegiatan itu diikuti anggota Fraksi NasDem DPRD Sumsel, pengurus, serta unsur sayap dan badan partai. Makna peringatan tidak semestinya berhenti pada seremoni. Ziarah TMP Palembang memberi ruang untuk mengenang pengorbanan para pejuang, tetapi penghormatan paling relevan bagi generasi penerus ialah meneruskan semangat pengabdian melalui tindakan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, rangkaian HUT ini patut dinilai bukan hanya dari simbol yang ditampilkan, melainkan juga dari kepedulian yang menyertainya.
Sebelum ziarah, NasDem Sumsel menjalankan program NasDem Peduli dengan memberikan santunan kepada anak-anak di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas I Palembang dan penghuni Panti Lansia Harapan Kita. Rangkaian tersebut membuat peringatan lebih dekat dengan kelompok yang membutuhkan perhatian. Pesan yang disampaikan Nopianto—agar partai tidak menjadi beban, melainkan meringankan kesulitan dan menawarkan solusi—menjadi tolok ukur yang tepat bagi kegiatan sosial semacam ini. Simbol penghormatan kepada pahlawan akan terasa lebih kuat bila diterjemahkan menjadi kerja yang berkelanjutan, bukan hanya hadir pada hari peringatan.

Bantuan untuk warga yang terdampak kabut asap
Kepedulian dalam HUT ke-15 juga diarahkan kepada warga yang beraktivitas di tengah kualitas udara yang memburuk. NasDem Sumsel membagikan masker dan air mineral kepada warga serta pengguna jalan, lalu meresmikan Posko Kesehatan Gratis di kawasan Kilometer 5 Palembang. Posko itu diinisiasi NasDem dan dijalankan dokter-dokter dari sayap partai, NasDem Rescue, untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Bentuk bantuan ini menjawab kebutuhan langsung: perlindungan bagi orang yang harus berada di luar ruangan dan akses layanan kesehatan. Namun, pembagian perlengkapan dan keberadaan posko tidak menghapus risiko paparan asap. Nilai bantuan korban kabut asap akan lebih besar bila layanan mudah dijangkau dan kepedulian tetap berjalan selama warga masih merasakan dampaknya.
Ada alasan kuat untuk mempertahankan perhatian tersebut. Meski asap dilaporkan mulai menipis, Indeks Standar Pencemar Udara untuk parameter PM 2,5 masih berada pada kategori tidak sehat. Artinya, kabar membaiknya keadaan belum cukup untuk menganggap persoalan selesai. Bantuan praktis dan informasi yang jelas tetap penting, terutama bagi warga yang aktivitasnya tidak dapat dihentikan. Di sinilah rangkaian sosial HUT semestinya melampaui agenda sesaat: kebutuhan masyarakat harus menjadi acuan kapan dukungan dimulai dan kapan perlu diteruskan.
Apresiasi pemerintah perlu disertai kewaspadaan
NasDem Sumsel mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Gubernur Herman Deru, pemerintah pusat, Polda Sumsel, Kodam, BNPB, dan para relawan atas upaya menangani karhutla yang menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah. Apresiasi terhadap kerja lintas pihak layak disampaikan, terlebih ketika penanganan memerlukan koordinasi dan dukungan berbagai unsur. NasDem juga menilai langkah seperti modifikasi cuaca menggunakan teknologi dry ice serta koordinasi langsung gubernur di lapangan turut mendukung upaya pengurangan asap; hujan lebat yang mengguyur Palembang dalam sepekan terakhir ikut menyertai perubahan kondisi. Namun, apresiasi bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Kategori PM 2,5 yang masih tidak sehat mengingatkan bahwa warga tetap membutuhkan perlindungan dan layanan, sekalipun kondisi terlihat membaik.
Pada akhirnya, peringatan ini membawa pesan yang lebih bermakna ketika penghormatan kepada pahlawan berjalan seiring dengan bantuan bagi warga. Ziarah dan tabur bunga mengingatkan pada pengorbanan masa lalu; pembagian masker, air mineral, santunan, dan posko kesehatan mengarahkan perhatian pada kebutuhan hari ini. Ukuran keberhasilan HUT NasDem Sumsel bukan semata-mata ramainya rangkaian acara, melainkan konsistensi hadir saat masyarakat menghadapi kesulitan. Apresiasi kepada pemerintah penting, tetapi komitmen untuk terus membantu warga terdampak kabut asap sama pentingnya.






