Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Operasi Patuh Serentak: Sasaran, Durasi, dan Tantangan Kabut Asap

Operasi Patuh Serentak: Sasaran, Durasi, dan Tantangan Kabut Asap
Minat|Asia Tenggara

Operasi serentak, tetapi kebutuhan daerah berbeda

Operasi Patuh adalah kegiatan kepolisian di bidang lalu lintas yang menggabungkan edukasi, pencegahan, pelayanan, dan penegakan aturan untuk menekan risiko kecelakaan serta membangun kebiasaan berkendara yang tertib. Di sejumlah wilayah Kalimantan, pelaksanaannya berlangsung pada periode yang sama, tetapi sasaran dan konteks lokalnya tidak seragam. Di Barito Selatan, Polres mengerahkan 33 personel bersama dukungan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk Operasi Patuh Telabang yang berlangsung 26 Oktober hingga 8 November 2026. Sementara itu, Operasi Patuh Intan di Tanah Laut dan Tabalong juga dijadwalkan selama 14 hari, dari 26 Oktober sampai 8 November. Keserentakan memberi pesan bahwa keselamatan jalan menjadi agenda bersama, tetapi ukuran keberhasilan semestinya mengikuti persoalan nyata tiap daerah, bukan banyaknya razia lalu lintas.

Operasi Patuh Serentak: Sasaran, Durasi, dan Tantangan Kabut Asap

Barito Selatan: pengawasan diarahkan ke titik rawan

Di Barito Selatan, alasan operasi terasa mendesak: evaluasi internal menunjukkan kenaikan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Polres mengaitkannya dengan cuaca, kabut asap yang mengurangi jarak pandang, serta kesadaran pengendara. Karena itu, pengawasan dipusatkan pada titik rawan kecelakaan, persimpangan, kawasan sekolah, permukiman, dan lokasi dengan aktivitas tinggi. Pendekatan tersebut lebih masuk akal daripada menempatkan penindakan sebagai tujuan tersendiri. Polres menyebut akan memadukan ETLE dan tilang manual sesuai sarana yang tersedia, sambil mengutamakan edukasi, pencegahan, dan pelayanan. Bagi pengguna jalan, imbauannya konkret: kurangi kecepatan, jaga jarak, nyalakan lampu sesuai ketentuan, dan tingkatkan kewaspadaan. Jika pandangan sangat terbatas, berhenti di tempat aman dan jangan memaksakan perjalanan. Dalam kondisi berkabut, keselamatan harus mengalahkan dorongan untuk segera tiba.

Operasi Patuh Serentak: Sasaran, Durasi, dan Tantangan Kabut Asap

Tanah Laut dan Tabalong: disiplin sebagai ukuran hasil

Di Tanah Laut, Operasi Patuh Intan secara jelas menargetkan peningkatan disiplin, penurunan pelanggaran dan kecelakaan, serta berkurangnya fatalitas korban. Operasi ditandai apel pasukan pada 26 Oktober dan berlangsung hingga 8 November. Di Tabalong, operasi dengan nama yang sama juga berjalan selama 14 hari; petugas diminta menyosialisasikan keselamatan kepada pelajar, komunitas pengendara motor, serta pengemudi angkutan umum dan barang, dengan ETLE sebagai salah satu sarana penindakan. Arah ini patut didukung: kepatuhan tidak akan tumbuh jika masyarakat hanya melihat petugas saat menilang. Pengendara tetap perlu mematuhi aturan, melengkapi surat dan perlengkapan kendaraan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan. Dua wilayah tersebut menegaskan bahwa jumlah pelanggaran yang ditindak bukan tolok ukur utama; perubahan perilaku dan turunnya kecelakaan jauh lebih berarti.

Operasi Patuh Serentak: Sasaran, Durasi, dan Tantangan Kabut Asap

Palangka Raya dan pertanyaan di tengah kabut asap

Di Palangka Raya, pelaksanaan Operasi Patuh Telabang di tengah kabut asap memunculkan pertanyaan dari masyarakat. Keraguan itu layak dijawab dengan penyesuaian nyata di lapangan, bukan semata penjelasan bahwa operasi sudah terjadwal. Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, menegaskan operasi bukan untuk memperbanyak tilang; edukasi, pengaturan, patroli di lokasi rawan, pelayanan, dan penanganan hambatan lalu lintas juga menjadi bagian penting. Penegakan hukum, menurutnya, dilakukan selektif dan penggunaan ETLE lebih diutamakan, sedangkan teguran humanis dapat diberikan untuk pelanggaran yang masih bisa dibina. Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran seperti melawan arus, tidak memakai helm, menerobos lampu merah, menggunakan telepon saat berkendara, atau melampaui batas kecepatan dapat berujung pada kecelakaan. Bila kabut asap membatasi pandangan, respons kemanusiaan dan keselamatan harus mendahului penindakan yang tidak mendesak.

Perbedaan fokus antardaerah menunjukkan operasi serentak tidak semestinya berarti perlakuan seragam. Barito Selatan menghadapi kenaikan kecelakaan dan gangguan jarak pandang; Tanah Laut dan Tabalong menekankan disiplin serta pengurangan pelanggaran dan kecelakaan; Palangka Raya perlu menjawab kekhawatiran warga di tengah kabut asap. Kesimpulannya, keberhasilan operasi bukan terletak pada ramainya razia lalu lintas, melainkan pada apakah pengendara lebih aman, risiko berkurang, dan petugas menyesuaikan tindakan dengan keadaan setempat.

Operasi Patuh Serentak: Sasaran, Durasi, dan Tantangan Kabut Asap

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!