Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Telkom AI Center Memberdayakan UMKM Lewat Konten dan Inovasi AI

Telkom AI Center Memberdayakan UMKM Lewat Konten dan Inovasi AI
Minat|Eksplorasi Aplikasi AI

AI untuk UMKM: Dari Buzzword Jadi Alat Kerja Sehari-hari

Telkom AI Center UMKM adalah inisiatif di Makassar yang menghubungkan pelaku usaha kecil dan menengah dengan teknologi kecerdasan buatan agar mereka dapat mempercepat produksi konten Instagram, mengasah keterampilan pemasaran digital, serta mengenal solusi inovasi AI lokal yang relevan dengan kebutuhan bisnis sehari-hari, bukan sekadar konsep abstrak yang jauh dari praktik.

Inti dari langkah ini sederhana sekaligus berani: menjadikan adopsi AI untuk UMKM sebagai agenda praktis, bukan wacana seminar. Telkom AI Center Makassar menggelar "AI Clinic for Business: Ngonten di Instagram Lebih Mudah dengan AI" di AI Center of Excellence Makassar pada Kamis 20 Agustus. Acara ini menghadirkan pelaku UMKM, founder startup, dan mahasiswa untuk mempraktikkan pemanfaatan AI dalam membuat konten promosi Instagram secara lebih cepat dan efisien. Di tengah industri telekomunikasi yang memasuki era baru, Direktur Utama Telkom menegaskan bahwa transformasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi perusahaan. Pertanyaannya kini bergeser: apakah UMKM siap ikut bergerak, atau hanya menonton dari pinggir?

Ngonten Lebih Cepat: Efek Langsung AI ke Meja Kerja UMKM

Dampak paling kasat mata dari program ini muncul di level operasional: cara UMKM memproduksi konten Instagram AI berubah dari proses panjang dan melelahkan menjadi alur kerja yang jauh lebih efisien. Kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta yang membawa perangkat kerja masing-masing untuk sesi praktik langsung. Mereka tidak hanya diajari teori, tetapi diarahkan merancang ide kampanye digital, menyusun pesan promosi (copywriting), hingga menghasilkan materi visual Instagram dengan bantuan AI.

Sesi praktik yang dipandu Akhmad Furqan, Founder & Trainer Skillforcuan, fokus pada eksplorasi penggunaan AI dari tahap ide sampai materi promosi. Proses produksi konten yang sebelumnya memakan banyak waktu kini bisa dilakukan lebih efisien berkat alat-alat berbasis AI. Di sini terlihat nilai strategis adopsi AI untuk UMKM: bukan menggantikan kreativitas manusia, melainkan memotong waktu dan tenaga yang selama ini terkuras pada tugas berulang. Bagi pelaku usaha kecil yang hidup dari arus kas harian, kecepatan ini bukan bonus, melainkan keunggulan kompetitif.

AI Connect Innovation Lab: Laboratorium Inovasi Lokal, Bukan Produk Impor Ide

Jika klinik konten adalah pintu masuk, maka AI Connect Innovation Lab menjadi ruang di mana inovasi AI lokal diperkenalkan langsung ke pelaku usaha. Rangkaian kegiatan AI Clinic diramaikan dengan sesi yang memberi kesempatan kepada tujuh tim untuk mendemonstrasikan inovasi berbasis AI yang dikembangkan: ASPIRA AI, T-Save, AgriVision AI, GrowMate AI, EksporIn, AI Order, dan Fitcheck AI. Beragam solusi ini menandai bahwa inovasi AI lokal tidak berhenti pada chatbot generik, tetapi menyentuh kebutuhan di berbagai bidang, dari pertanian sampai ekspor.

Menurut Executive General Manager Divisi Digital Product Telkom Indonesia, Dr. Komang Budi Aryasa, ruang akselerasi talenta AI seperti Telkom AI Connect Makassar penting karena "AI talent atau orang-orang yang menguasai AI akan menjadi mereka yang paling kuat untuk bertahan dan beradaptasi". Showcase inovasi ini bukan sesi pamer, melainkan ruang bagi peserta untuk memberi apresiasi dan masukan sebagai bahan pengembangan proyek. Di sinilah ekosistem mulai terbentuk: talenta, inovasi, dan kebutuhan bisnis saling bertemu dalam satu ruang pembelajaran. UMKM tidak lagi menjadi penonton teknologi, tetapi mitra yang ikut membentuk arah solusi AI.

Transformasi Digital UMKM: Dari Infrastruktur Cerdas ke Praktik Sehari-hari

Program di Makassar ini terjadi pada saat Telkom Group menjalankan agenda Telkom 30, sebuah perjalanan lima tahun menuju 2030 yang dibangun di atas empat pilar: operational excellence, streamlining, unlocking value, dan perubahan model operasional menuju strategic holding. Transformasi tersebut berlangsung di tengah perubahan besar industri akibat perkembangan kecerdasan buatan. Telkom menempatkan pembangunan infrastruktur data center yang siap mendukung AI sebagai prioritas utama, bersama penguatan infrastruktur domestik dan konektivitas internasional.

Namun transformasi digital UMKM akan mandek jika infrastruktur cerdas tidak diterjemahkan menjadi teknologi yang aplikatif. Pemanfaatan AI dalam AI Clinic for Business secara tegas diarahkan untuk mendukung aktivitas pemasaran digital dan membantu UMKM mengoptimalkan proses kerja. Di tengah perkembangan transformasi digital, kemampuan menggunakan teknologi secara tepat membuka peluang eksplorasi pendekatan baru dalam membangun komunikasi dengan pelanggan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM mengadopsi teknologi secara lebih mandiri serta mendorong tumbuhnya ekosistem bisnis digital lokal yang adaptif dan berdaya saing. Jika agenda transformasi besar ingin bermakna, ukurannya bukan hanya kapasitas data center, tetapi sejauh mana pelaku usaha kecil merasakan dampaknya di lini penjualan.

Kesimpulan: AI Sebagai Bahasa Baru Bisnis Lokal

Telkom AI Center UMKM di Makassar menunjukkan bahwa transformasi digital yang sehat tidak bertumpu pada slogan, tetapi pada praktik yang mengubah cara kerja pelaku usaha. Dengan menghubungkan klinik konten Instagram AI, laboratorium inovasi AI Connect, dan agenda infrastruktur cerdas, program ini menggeser AI dari "teknologi masa depan" menjadi alat kerja hari ini.

Arah ke depan sudah jelas: industri telekomunikasi bergerak dari sekadar konektivitas dan infrastruktur menuju intelligence. Di level akar rumput, UMKM yang sanggup menggunakan AI untuk menyusun kampanye, mengolah ide, dan membaca pasar akan memimpin percakapan dengan pelanggan, sementara yang menolak belajar akan makin tertinggal. Transformasi digital UMKM bukan lagi pertanyaan "perlu atau tidak", melainkan "secepat apa kita mau belajar". Program seperti AI Clinic for Business menjadi tanda bahwa keberpihakan pada inovasi AI lokal bisa dimulai dari hal yang tampak sederhana: satu feed Instagram yang lebih terencana, lebih efisien, dan lebih bernilai bagi pelanggan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!