Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Enam Lagu PRESS PLAY Menunjukkan Eksplorasi Solo Lisa

Enam Lagu PRESS PLAY Menunjukkan Eksplorasi Solo Lisa
Minat|Penyanyi/Band Pop

Kembali dengan konsep yang menyatukan musik dan film

PRESS PLAY adalah EP solo Lisa berisi enam lagu yang merangkai musik, aksi, dan narasi sinematik untuk menegaskan arah eksplorasinya sebagai artis di luar BLACKPINK. Lisa merilis EP ini pada 23 Oktober 2026, sekitar satu tahun delapan bulan setelah terakhir kembali ke panggung musik solo; proyek ini juga menjadi EP pertamanya sejak album penuh Alter Ego terbit pada Februari 2025. Jarak tersebut membuat rilisan ini terasa lebih dari sekadar kumpulan lagu baru: ia menjadi pernyataan tentang cara Lisa membangun identitas solo melalui suara sekaligus penceritaan visual. Gagasan film menjadi benang merah PRESS PLAY, seolah pendengar menekan tombol putar lalu memasuki sebuah cerita. Pilihan itu memberi EP kerangka yang jelas, alih-alih membiarkan enam lagu berdiri sebagai daftar trek tanpa hubungan.

Enam Lagu PRESS PLAY Menunjukkan Eksplorasi Solo Lisa

“Tarantino” menjadikan aksi sebagai bahasa utama

Sebagai lagu utama, “Tarantino” menjadi pintu masuk paling tegas ke dunia sinematik EP. Video musiknya mengikuti Lisa dalam petualangan menegangkan di sebuah hotel: ia berusaha mengantarkan surat kepada sutradara favoritnya, Quentin Tarantino, sambil berhadapan dengan orang-orang yang menghalangi perjalanan. Adegan aksi dan koreografi pertarungan mengubah konsep film menjadi bagian nyata dari cara lagu ini diperkenalkan. Pendekatan itu terasa cocok bagi Lisa, yang dikenal lewat performa penuh energi; kamera di sini bukan sekadar pelengkap musik, melainkan panggung bagi ekspresi dan geraknya. Dibandingkan citra visual yang hanya mengandalkan kemewahan, “Tarantino” memilih alur dan ketegangan. Pilihan tersebut memberi karakter kuat pada lagu utama, sekaligus memperlihatkan bahwa eksplorasi solo Lisa berlangsung di ranah presentasi, bukan hanya di pemilihan bunyi.

“SaWaDiKa” membawa sisi yang lebih personal

Jika “Tarantino” menonjolkan petualangan bergaya film aksi, lagu SaWaDiKa menawarkan titik kait berbeda lewat hubungan dengan Bangkok, kota asal Lisa. Single prarilis ini keluar pada September 2026, dan video musiknya mengambil lokasi di Bangkok. Kontras itu memperkaya konsep EP: alih-alih mengulang satu suasana, Lisa menempatkan cerita sinematik dan unsur personal berdampingan. Respons awalnya pun kuat. Video “SaWaDiKa” dilaporkan meraih lebih dari 70 juta penayangan di YouTube dalam 24 jam pertama, sementara lagunya debut di posisi ke-69 Billboard Hot 100—debut tertinggi Lisa di tangga lagu tersebut. Angka itu menambah bobot pada pilihan menjadikan lagu ini pengantar sebelum EP, tetapi nilai artistiknya terletak pada cara ia memperluas lanskap PRESS PLAY, bukan sekadar pada capaian tangga lagu.

Enam trek, satu identitas yang sedang dibangun

Selain “Tarantino” dan “SaWaDiKa”, EP Lisa memuat “V12”, “Cobra”, “Cut U Off”, dan “Sweat”. Ragam judul itu mengisyaratkan proyek yang ingin bergerak melalui beberapa warna, sementara konsep sinematik memberi keenam lagu satu bingkai bersama. Materi yang tersedia menyoroti dua trek tadi, jadi kekuatan PRESS PLAY paling jelas terbaca melalui perbedaan pendekatannya: satu menampilkan aksi dan narasi, satu lagi menghubungkan rilisan dengan tempat yang personal bagi Lisa. Kombinasi tersebut lebih menarik daripada upaya memaksakan satu citra tunggal pada seluruh EP. Sebagai solois, Lisa masih membentuk identitas di luar aktivitas grup, dan PRESS PLAY menunjukkan proses itu melalui pilihan musik serta visual yang berani mengambil ruang. Kesimpulannya, EP ini bukan hanya tanda kembalinya Lisa merilis musik; ia juga memperlihatkan bahwa eksplorasi artistiknya kini bergerak lewat cerita, performa, dan ragam suasana.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!