Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Trauma Healing di Lokasi Gempa: Kampus dan Korporasi Menyatu di Garis Depan

Trauma Healing di Lokasi Gempa: Kampus dan Korporasi Menyatu di Garis Depan
Minat|Kesehatan Mental

Trauma Healing Bencana: Dari Pinggir ke Pusat Respons Darurat

Trauma healing bencana adalah rangkaian pendampingan psikologis terstruktur, mulai dari Psychological First Aid hingga aktivitas pemulihan emosional, yang diberikan secara langsung kepada penyintas di lokasi bencana untuk menurunkan kecemasan, mencegah gangguan kesehatan mental jangka panjang, dan mengembalikan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dalam gempa NTT, pendekatan ini jelas tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan pilar utama. Tim Semen Padang Peduli, misalnya, menempatkan trauma healing berdampingan dengan bantuan logistik dan layanan kesehatan, bukan sebagai acara tambahan setelah semua kebutuhan fisik terpenuhi. Sikap ini mengirim pesan penting: mengabaikan kesehatan mental pasca-bencana berarti membiarkan dampak gempa berlanjut jauh setelah tanah berhenti bergetar.

Trauma Healing di Lokasi Gempa: Kampus dan Korporasi Menyatu di Garis Depan

UI Peduli: Trauma Healing Anak di Tengah Jalur Terjal dan Rumah Retak

Respons UI Peduli di Nagekeo dan Manggarai memperlihatkan bentuk paling konkret dari dukungan psikososial korban gempa yang menyatu dengan operasi darurat lapangan. Tim berangkat pada 23–25 Agustus dan menjangkau wilayah dengan kerusakan berat: 60 bangunan di Desa Wajomara, 40 rumah di Kelurahan Olakile, 71 bangunan di Desa Kotagana, serta 20 rumah rusak berat di Kampung Nuaseule. Di tengah akses yang terputus longsoran dan jalur menanjak sempit, mereka tetap menyalurkan bahan pangan, air minum, obat-obatan, kebutuhan bayi dan anak, perlengkapan kebersihan, selimut, dan terpal. Namun yang paling menentukan masa depan psikologis penyintas adalah trauma healing bagi anak-anak di Kampung Mendo melalui permainan edukatif dan metode butterfly hug, yang menargetkan rasa takut berulang akibat gempa susulan. Guna memastikan pendampingan berkelanjutan, dosen Fakultas Psikologi membekali enam relawan lokal di Kampung Timung tentang penanganan kelompok rentan.

UNDIP dan Standar Baru: PFA Menyatu dengan Layanan Kesehatan

Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) UNDIP menunjukkan bagaimana pendampingan psikologis bencana bisa dijadikan protokol standar, bukan inisiatif insidental. Tim 2 dengan delapan personel tenaga kesehatan dan psikososial diturunkan ke wilayah terdampak gempa NTT pada 4 September untuk memfokuskan respons pada dua kebutuhan utama: pemulihan kondisi psikologis dan pelayanan kesehatan masyarakat. Di SMPN 1 Cibal, tim psikososial memberikan Psychological First Aid (PFA) kepada siswa untuk mengurangi tekanan psikologis dan mendukung pemulihan awal setelah bencana. Asesmen mereka menemukan siswa dan guru masih dihantui kecemasan mendalam dan terus memikirkan peristiwa gempa—potret jelas kesehatan mental pasca-bencana yang tidak bisa diabaikan. Sementara itu di Dusun Nobo, tim tenaga kesehatan memeriksa dan melayani 52 warga, melakukan dua operasi minor, dan mencatat banyak kasus ISPA serta nyeri akibat trauma. Temuan gizi buruk dan ISPA pada anak dijadikan catatan kebutuhan layanan kesehatan berikutnya, menegaskan bahwa trauma healing bencana harus berbasis data, bukan sekadar aktivitas penghiburan singkat.

Trauma Healing di Lokasi Gempa: Kampus dan Korporasi Menyatu di Garis Depan

Semen Padang: Korporasi Masuk ke Ranah Pemulihan Psikologis

Masuknya Semen Padang melalui Tim Semen Padang Peduli ke wilayah terdampak gempa di Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur, memperluas spektrum aktor yang mengurusi kesehatan mental pasca-bencana. Tim yang dipimpin Marsudi itu membawa rescuer, tenaga medis, dan pengelola logistik, lalu bergerak ke sejumlah lokasi dengan paket lengkap: pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran sembako, dan trauma healing. Di Desa Golomangun, Dusun Way Tua, 122 warga menerima layanan kesehatan yang mengungkap spektrum keluhan dari dyspepsia, myalgia, hipertensi, hingga katarak. "Kita berharap warga terdampak gempa tetap semangat dan segera pulih kembali," ujar Marsudi, menegaskan bahwa pulih yang dimaksud bukan sekadar fisik. Perusahaan melalui pernyataan resmi menyebut misi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang menghadapi situasi sulit dan berharap rangkaian kegiatan memberi manfaat nyata. Ini layak dijadikan standar minimal: setiap paket logistik harus ditemani dukungan psikososial korban gempa.

Menuju Sistem Respons Bencana yang Menyembuhkan, Bukan Hanya Menyelamatkan

Rangkaian aksi UI Peduli, D-DART UNDIP, dan Tim Semen Padang Peduli menunjukkan arah yang tidak boleh lagi ditawar: trauma healing bencana dan dukungan psikososial harus dianggap sama wajibnya dengan tenda dan obat-obatan. Pendekatan terpadu yang menggabungkan PFA dengan layanan kesehatan umum, asesmen kebutuhan lanjutan, serta pelibatan relawan lokal membuka peluang pemulihan yang lebih adil—bagi anak yang takut tidur di rumah, guru dengan double burden sebagai penyintas dan pendidik, hingga warga dewasa yang tubuhnya nyeri namun pikirannya lebih luka. Ke depan, tantangannya bukan apakah kita perlu pendampingan psikologis bencana, melainkan bagaimana menjadikannya protokol tetap di setiap pos darurat, melibatkan universitas, organisasi sosial, dan korporasi secara terkoordinasi. Bencana memang tidak bisa dicegah, tetapi kebijakan buruk yang mengabaikan kesehatan mental pasca-bencana sepenuhnya bisa dihentikan.

Trauma Healing di Lokasi Gempa: Kampus dan Korporasi Menyatu di Garis Depan

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!